Travel Fair 2017 Taget 5.000 Pengunjung | Makassar Today
Connect with us

Food - Travel

Travel Fair 2017 Taget 5.000 Pengunjung

Published

on

MAKASSAR – Guna meningkatkan kunjungan wisatawan baik manca negara maupun domestik di Kota Makassar dan wilayah lain di Sulawesi Selatan, Association of the Indonesia Tours dan Travel Agencies (Asita) Sulsel akan menggelar travel fair 2017 pada tanggal 21 Juli 2017 mendatang.


Ketua Panitia Penyelenggara Travel Fair 2017 dan Makassar Travel Fair, Leo Ricky Leo mengatakan, Travel Fair 2017 adalah kali ketiga setelah sukses sebelumnya digelar pada tahun 2015 dan 2016. Adapun target yang ditetapkan pihaknya, yakni mencapai 5.000 pengunjung.

“Kita target 5.000 pengunjung di Trvael fair dan Wonderful Makassar Beyond, dengan 30 stand yang ramaikan travel fair 2017 tersebut,” jelasnya di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Senin (11/7/2017). (Rangga)

Advertisement
Comments

Food - Travel

Kolaborasi Teh Campur Keju, Bagaimana Rasanya?

Published

on

By

Makassartoday.com – Kota Bandung terkenal dengan berbagai destinasi wisata seru dan tempat nongkrong anak muda yang kekinian. Salah satunya adalah sebuah kafe berlokasi di Jalan Trunojoyo Kota Bandung, yakni “Mimi Teh” yang menyuguhkan berbagai macam teh bagi penikmat teh di Kota Bandung.

Mimi Teh menyuguhkan berbagai jenis rasa teh dan salah satu menu teh yang menjadi favorit pengunjung adalah teh dari daun asli yang dikolaborasikan dengan keju yang telah diproses menjadi foam.

“Tehnya sendiri diimpor langsung dari Taiwan,” kata salah seorang peracik teh di Mimi Teh Wandi, di Bandung, Jumat.

Wandi mengatakan bahwa pembuatan teh di sini melalui beberapa proses, walaupun prosesnya lebih mudah dari pada pembuatan kopi, tetapi teh juga memiliki tahapan tertentu dan alat-alat khusus.


Pembuatannya enggak terlalu rumit sih dibanding kopi, cuma teh ini juga tetep pake alat-alat khusus salah satunya Teapresso,” kata Wandi.

Untuk harga, harga setiap menu dari teh di kafe ini bervariasi dan tidak begitu mahal sehingga membuat para remaja di Bandung banyak mengunjungi tempat nge-teh ini.

Konsep minimalis yang disuguhkan cafe ini juga menjadi alasan pengunjung remaja sering menghabiskan waktunya di sana.

“Kalau aku memang suka teh banget terus susah kan cari tempat buat nge-teh beda sama kopi, dan akhirnya ada terus harganya pas di dompet jadi seneng aja gitu,” kata salah seorang pengunjung Mimi Teh, Caca (19 tahun). (*)

 

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler