Dituding Rebutan Lahan Parkir, Kepala Bapenda: Ngaco Itu | Makassar Today
Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text

Sulsel

Dituding Rebutan Lahan Parkir, Kepala Bapenda: Ngaco Itu

Published

on

MAKASSAR – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan Adnan membantah adanya pemberitaan yang menyebut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan PD Parkir Makassar Raya saling rebutan lahan.

Kerena menurutnya baik Bapenda maupun PD Parkir sama-sama bagian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang yang harus saling bersinergi utamanya dalam hal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Irwan pun dengan tegas mengatakan apa yang diberitakan itu tidak benar adanya.

“Ngaco itu, jadi tidak ada istilah-istilah begitu (rebutan lahan parkir), yang ada kita mengefektifkan dan mengoptimalisasi pendapatan dari sektor parkir. Pajak parkir bagus, jasa parkir yang dikelola PD Parkir juga bagus, jadi semua tatanannya kita atur,” ucap Irwan di sela- sela pertemuan dengan jajaran Direksi dan Badan Pengawas PD Parkir Makassar Raya di Toarco Toraja Coffee Shop, Jl Gunung Latimojong, Jumat (21/7/2017) malam.

Menurut Irwan, sebagai Kepala Bapenda secara otomatis juga adalah koordinator pendapatan Pemkot Makassar. Olehnya itu, pihaknya harus mengetahui berbagai potensi pendapatan di kota ini, termasuk perparkiran.

Tak heran jika beberapa waktu terakhir, mantan Asisten 2 Makassar ini tengah berkosentrasi mendata tempat, kondisi, dan berbagai model potensi pendapatan yang dimaksud.

“Sebagai kordinator pendapatan semua harus saya tahu seperti apa pendapatannya, di mana, bagimana potensinya. Jadi semua kita mulai tata semua,” terangnya.

“Tidak ada istilah lahan- lahan parkir, yang namanya pajak parkir yah pajak parkir, pasti beda dong dengan yang lain. Tidak ada juga istilah pengambilalihan tidak ada itu, stop di situ,” paparnya lagi.

Ada pun pertemuan malam tersebut kata Irwan guna mensingkronkan data yang dimiliki PD Parkir dan melakukan verifikasi untuk melihat yang mana data-data yang sudah bagus sehingga perlu ditingkatkan ke depan.

Terkait kewenangan penarikan pendapatan Bapenda-PD Parkir ini Irwan menilai sangat jelas bahwa kedua instasi tersebut memiliki kewenangan dan tupoksi masing- masing.

Jika hal itu menyangkut penarikan pajak maka wewenangnya ada di instansi pajak yaitu Bapenda. Sedangkan terkait pengelolaan parkir dan penarikan jasa parkir tetap di bawah kendali PD Parkir dengan titik- titik parkir yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya Muh. Irianto Ahmad membantah perusahaan daerah atau BUMD yang dipimpinnya tengah rebutan lahan parkir dengan pihak Bapenda Makassar.

Menurut Irianto memang pihaknya pernah melakukan pertemuan dengan Bapenda tanggal 18 Juli 2017 lalu, namun hanya rapat koordinasi.

“Pertemuan PD Parkir dengan Sekretaris Bapenda membahas tentang tim yg diturunkan oleh Bapenda untuk mengklarifikasi badan usaha,” jelas Irianto via aplikasi ponsel kemarin.

Irianto pun menjelaskan, instansinya dan Bapenda memiliki tupoksi masing-masing. “Bapenda-PD Parkir sifatnya hanya menyatukan persepsi agar tetap sama-sama memberi kontribusi maksimal bagi peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) kota Makassar,” terangnya.

Cukup jelas, kata Irianto, jika menyangkut objek pajak parkir menjadi kewenangan dari Bapenda. Sementara di PD Parkir terkait jasa parkir. (id)

BAGIKAN:
Comments

Sulsel

Bus Bintang Prima Seruduk Pagar PO di Jl Perintis Kemerdekaan

Published

on

By

Makassartoday.com – Kecalakaan tunggal terjadi di PO Bus Bintang Prima, Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulsel, Kamis (19/7/2018).

Salah satu bus dengan plat nomor polisi DD 7255 RP yang memuat seorang kernet bernama Alam (21), hilang kendali dan menabrak pagar area parkir PO, sekitar pukul 12.00 WITA.

‎Dalam keterangannya, Alam mengaku mltelah menghidupkan mesin mobil saat tengah membersihkan bagian kursi depan.

Namun tanpa sengaja, Alam menyentuh persenelan dan gas secara bersamaan saat akan mengambil ponselnya yang terjatuh, sehingga mobil bergerak dan menabrak pagar area parkir hingga badan bus tembus ke ruas jalan yang ada di bagian belakang PO.

“Hape ku jatuh pas di bawa pedal gas. Saya mau ambil tapi tidak sengaja sentuh persenelan dengan gas,” akunya.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namaun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta. Dari catatan pihak kepolisan disebutkan bahwa Alam tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). (Askay Khan)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Sulsel

Ini Empat Wakil Rektor Unhas Baru Dilantik

Published

on

By

Makassartoday.com – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, melantik empat Wakil Rektor (WR) baru Unhas.

Pelantikan yang dihadiri ratusan tamu berlangsung di lantai dasar gedung rektorat Universitas Hasanuddin, Kamis (19/7/2018).

Mereka yang dilantik adalah WR 1, Prof Muhammad Restu MP, WR 2 Prof Sumbangan Baja, WR 3 Prof Arsunan dan WR 4 Prof Nasrun Massi.

Dalam pelantikan ini turut hadir Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI. Tampak ia datang dengan mengenakan pakaian batik warna kuning putih dan bermotif tulisan lontara.

Kedatangan Ketua PMI Makassar ini untuk menyampaikan langsung ucapan atas pelantikan ke empat wakil rektor baru Universitas Hasanuddin Makassar.

“Selamat atas pelantikannya,” ujar Deng Ical sambil menjabat tangan WR III Prof Arsunan.

Tak hanya itu, alumnus sospol unhas ini juga tak mau melewatkan momen tersebut dengan berfoto bersama dengan ke empat wakil rektor baru itu.

Dia berharap kedepan Unhas bisa lebih baik dan semakin maju dengan prestasi membanggakan untuk peradabaan yang unggul bagi Sulawesi Selatan dan juga Indonesia. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Sulsel

Dishub Gembosi 4 Unit Sepeda Motor di Jl Adiyaksa Baru

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Penertiban Parkir dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar kembali mengambil tindakan tegas terhadap kendaraan yang memarkir menggunakan baju jalan.

Kali ini petugas Dishub Makassar menyasar sejumlah kendaraan yang berada di tiga ruas jalan, yakni Jl Boulevard, Jl Pengayoman dan Jl Adiyaksa Baru, Kamis (19/7/2018). Tiga ruas jalan ini juga masuk dalam areal bebas parkir.

“Hari ini kita menertibkan kendaraan di depan RM Avon, Mall Panakkukang dan di depan Carrefoure,” jelas Gunawan, petugas Dishub Makassar.

Dari hasil penertiban, Dishub Makassar menggembok 12 unit roda empat yang ditemukan terparkir di bahu jalan. Tak hanya itu, empat unit kendaraan roda dua yang diparkir di areal bebas parkir juga ikut digembosi.

“Tadi kita gembok 12 unit mobil. Semebtara yang sepeda motor dikempis karena memarkir di bahu Jl Adiyaksa Baru, tereongan dengan Carrefour,” sambungnya.

Pihaknya berharap, upaya penertiban ini menimbulkan kesadaran pengendara agar tidak menarik kendaran mereka di sembarang tempat.

“Karena kita juga menerima aduan dari masyarakat soal dampak kemacetan akibat banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan,” imbuhnya. (Tina)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya