Usai Jenguk Tora Sudiro, Aktor Lukman Sardi Bilang Ini! | Makassar Today
Connect with us

Selebritis

Usai Jenguk Tora Sudiro, Aktor Lukman Sardi Bilang Ini!

Published

on

JAKARTA – Aktor Lukman Sardi menyambangi Polres Jakarta Selatan untuk mengunjungi rekan seprofesinya, Tora Sudiro. Tora baru saja ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan kepemilikan zat psikotropika merek Dumolid.

“Gue kan datang ke sini sebagai sahabat teman satu profesi yang temannya sedang mengalami musibah,” katanya saat ditemui seusai kunjungan, Jumat, 4 Agustus 2017.

Lukman datang sendiri. Di dalam, ia mengaku sempat berbincang dengan Tora dan mengatakan kondisi temannya itu baik. Bahkan, kata dia, Tora Sudiro juga masih bisa bercanda.

“Dia masih ketawa-ketawa, masih ngobrol enak dan bukan cuma ngobrolin itu (kasusnya) saja, tapi yang lain juga,” kata pemain film Sang Pemimpi itu.

Lukman mengatakan ia dan teman-teman aktor lain berharap agar keadaan Tora bisa membaik. Tora diketahui positif mengkonsumsi Dumolid. Hal ini diketahui dari urinenya yang mengandung benzodiazepine. Istri Tora, Mieke Amalia, juga dinyatakan positif mengkonsumsi Dumolid.

Kepada polisi, Tora dan Mieke mengaku mengkonsumsi zat psikotropika itu karena alasan aktivitas yang tinggi dan kesulitan beristirahat. “Saat TS merasa kesulitan tidur, ia mengkonsumsi satu butir agar pikirannya tenang dan bisa tidur,” kata Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan Komisaris Vivick Tjangkung dalam konferensi pers.

Vivick mengatakan setidaknya sudah setahun Tora mengkonsumsi Dumolid. Meski begitu, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta menyatakan Tora dan Mieke masih tergolong pemakai dengan ketergantungan rendah.

Lukman, yang juga seorang aktor, mengatakan tingkat stres pekerjaan dunia seni memang terkadang tinggi. “Gue saja kadang kalau lagi sibuk udah mikirin ini, karakter, besok pagi apa yang harus gue buat, kadang-kadang pun tak bisa tidur,” ujarnya.

Namun Lukman menilai hal tersebut bisa dibenahi dengan melakukan berbagai kegiatan positif. Karena itu, Lukman berharap Tora dan Mieke dapat mendapatkan fasilitas rehabilitasi. “Kalau gue berharap kita memberikan ruang kesempatan bisa rehab,” ucapnya.

Tora ditangkap Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan di rumahnya di Bali View, Ciputat, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Agustus 2017. Dari rumahnya, polisi menemukan tiga strip Dumolid berisi 30 butir. Tora dijerat dengan Pasal 62 Undang-Undang Psikotropika Tahun 1997.

Tora Sudiro terancam penjara lima tahun dan hukuman maksimal Rp 100 juta. Sedangkan Mieke ditetapkan hanya sebagai pemakai dan rencananya akan segera dibebaskan. (bs)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Selebritis

Mengaku Jadi Korban Pelecehan, Via Vallen Belum Lapor Polisi

Published

on

By

Makassartoday.com – Pedangdut Via Vallen mengaku dikirimi pesan tak senonoh melalui akun Instagramnya oleh seorang pesepakbola yang dirahasiakan identitasnya. Menanggapi hal tersebut, polisi mengimbau pelantun lagu ‘Sayang’ itu untuk melapor jika merasa dirugikan.

“Bila Via Vallen merasa sebagai korban pelecehan dan meminta keadilan, silahkan laporkan. Polri sesuai dengan tugas dan fungsinya akan melayani, melindungi dan mengayomi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal dilansir detikcom, Kamis (7/6/2018).

Sementara itu Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono menjelaskan jika Via membuat laporan polisi, maka Via akan dimintai keterangan. Setelah itu penyidik juga akan mengumpulkan keterangan lainnya untuk menganalisa ada atau tidaknya unsur pidana.

Baca juga: Soal Marko Simic-Via Vallen, Dirut Persija: Beritanya Jangan Diperpanjang

“Dari situ yang bersangkutan akan dapat memberikan keterangannya. Nanti penyidik akan menganalisa laporan tersebut,” kata Syahar saat dikonfirmasi terpisah.

“Tentu akan ada tindak lanjutnya dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan keterangan. Bila nanti keterangan sudah terkumpul, akan bisa disimpulkan ada atau tidak tindak pidananya,” sambung Syahar.

Pedangdut Via Vallen mengalami hal tak mengenakkan. Dia menerima direct message (DM) dengan isi yang tak etis.

Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual, Via Vallen Jangan Takut Lapor Polisi!

Pesepakbola tersebut meminta Via Vallen untuk datang ke kamarnya dengan mengenakan pakaian seksi. Via Vallen tak diam. Dia unggah screenshot DM yang dikirimkan kepadanya.

“Kalau Komnas Perempuan (menganggap) yang dihadapi Via Vallen ini masuk kategori pelecehan seksual. Ini perlu dilaporkan. Tak apa ke medsos. Tapi sebaiknya ke kepolisian,” kata Komisioner Komnas Perempuan Adriana Venny saat dihubungi, Rabu (6/6/2018). (Sumber: detik.com)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Selebritis

Alat Berat Mulai Diturunkan di Proyek Tol Layang Pettarani

Published

on

By

Makassartoday.com – Proyek Tol Layang di ruas Jl AP Pettarani terus berjalan hingga malam hari. Dari pantauan, Senin (28/5/2018) malam para pekerja masih terlihat standby.

Tak hanya pekerja, sejumlah alat berat pun ikut diturunkan, seperti mobil crane. Sebelumnya, jalur hijau yang berada di tengah Jl AP Pettarani juga mulai disterilkan. Tanaman bunga maupun pohon yang berada di sepanjang jalur hijau sudah ditebang guna kepentingan nega proyek tersebut.

Meski menuai banyak protes dari pemerhati lingkungan dan masyarakat, pembongkaran jalur hijau tetap berjalan hingga hari ini.

Separator yang ssbelumnya membelah ruas Jl AP Py menjadi empat lajur juga satu persatu mulai dibongkar. Sementara tiang lampu penerangan jalan masih berdiri tegak. (Rusdi/Foto: CCTVMKS)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Selebritis

Lucinta Luna Digugat Rp100 Miliar Karena Ini!

Published

on

By

Makassartoday.com – Kontroversi sepertinya tak pernah bisa lepas dari sosok Lucinta Luna. Tak diketahui kiprah kariernya yang menonjol di dunia entertainment, Lucinta justru selalu jadi bahan perbincangan gosip karena tingkah lakunya.

Seperti yang terbaru, Lucinta kembali lagi jadi sorotan warganet karena aksinya yang tengah siaran langsung di Instagram rekannya, Stasya Bwarlele hari Senin (21/5/2018). Dalam video singkat itu, Lucinta rupanya tengah menyindir selebgram asal Manokwari, Levana Varraiza yang kabarnya mirip dengannya.

Begitu percaya diri, Lucinta sesumbar memang banyak orang yang plagiat terhadap apa yang dia lakukan, termasuk Levana yang dianggap Lucinta cuma mau mendompleng ketenaran. Meskipun tak menyebut sosok Levana dengan jelas, Lucinta justru mengucapkan kata-kata vulgar terhadap asal daerah Levana yakni di Manokwari, Papua Barat.

“Itu yang dari non*k apa? Non*kwari ya? Sok-sokan ngikutin muka gue. Yang panjat sosial,” ucap Lucinta di video bermasalah itu. Sekedar informasi, kata non*k sendiri memang memiliki arti yang kurang sopan disebutkan karena bermakna alat kelamin laki-laki. Tak heran kalau aksi Lucinta itu membuat masyarakat meradang hingga sampai ke komunitas warga Manokwari.

Murka karena kota asal mereka disebut dengan kata porno, warga Manokwari melalui akun Instagram @papuabarathitz bahkan bersiap melaporkan Lucinta ke kepolisian. Menuntut agar Lucinta ditangkap dan dipenjara, mereka juga meminta Lucinta diberi hukuman adat masyarakat Manokwari hingga denda sebesar Rp 100 miliar kepada masyarakat Manokwari.

Menyadari tindakan bodohnya, Lucinta pun langsung mengungkapkan penyesalan lewat akun Instagram pribadinya. Sosok yang diyakini sebagai pria transgender dengan nama asli Muhammad Fattah itupun meminta maaf kepada warga Manokwari atas aksinya dan berdalih bahwa ucapannya saat itu adalah sesuatu yang tidak disengaja karena dirinya memang tidak bermaksud melecehkan atau menghina nama Manokwari.

Sayang, ucapan permintaan maaf Lucinta itu justru ditanggapi dingin oleh warganet. Banyak yang balik menghujatnya hingga warga Manokwari yang sepertinya memilih melanjutkan tindakan hukum mereka. Hmm, kira-kira mau bagaimana lagi nih Lucinta? (Sumber: selebupdate)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya