BISNIS

Bapeten Dorong Pemanfaatan Teknologi Nuklir di Sektor Industri

Bapeten Dorong Pemanfaatan Teknologi Nuklir di Sektor Industri

MAKASSAR – Pemanfaatan teknologi nuklir di sektor Industri memiliki potensi yang sangat luas, namun sayangnya belum banyak diaplikasikan manfaatnya di tanah air.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Jazi Eko Istiyanto, saat menjadi pembicara di acara seminar Nasional Cybesecurity untuk keselamatan dan keamanan nuklir, di STIMIK Dipanegara Makassar, Jumat (11/8/2017).

“Pemanfaat tenaga nuklir di sektor Industri tanah air masi berkisar 30 persen. Jika dibidangkan dengan sektor medik sudah 60 persen. Sedangkan selebihnya digunakan untuk tujuan penelitian,” jelasnya.

Padahal, kata dia, tenaga nuklir nyatanya dapat dimanfaatkan sebagai energi listrik yang murah melalui Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).


“Kenapa masi minim, sebab masyarakat banyak yang tidak tahu mengenai manfaat tenaga nuklir sehingga begitu mendengar kata nuklir langsung dianggap suatu hal yang berbahaya,” ujarnya.

Untuk itu, Jazi mengharapkan perlu adanya edukasi terkait pemanfaatan dan pengawasan tenaga nuklir di Indonesia, baik oleh kalangan universitas maupun oleh Bapeten dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang nuklir kepada masyarakat.

“Termasuk menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung perkembangan Industri dibutuhkan pasokan listrik yang sangat besar yang hanya dapat dipenuhi dengan energi nuklir,” kuncinya. (Rangga)

alterntif text
BAGIKAN:

loading...
alterntif text
Comments

Terpopuler

To Top