Power Bank Diprediksi Masih Laku Hingga 5 Tahun ke Depan | Makassar Today
Connect with us

Tekno

Power Bank Diprediksi Masih Laku Hingga 5 Tahun ke Depan

Published

on

Power bank jadi perangkat wajib bagi pengguna smartphone dengan mobilitas tinggi. Bahkan, hingga lima tahun ke depan, diprediksi power bank akan lebih banyak dijual dibandingkan saat ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh CEO PT SatuPro Global Niaga Heri Hertanto selaku distributor tunggal power bank merek Acmic di Indonesia. Saat ditemui di Jakarta, Selasa (22/8/2017), Heri mengatakan saat ini nilai valuasi power bank secara global mencapai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 80 triliun.

“Bahkan dalam lima tahun ke depan, nilai valuasinya diprediksi meningkat 5 kali lipat,” kata Heri.

Heri mengungkapkan, tingginya penjualan power bank disebabkan karena beberapa hal. Pertama adalah penggunaan smartphone yang makin masif di seluruh dunia.

“Dalam smartphone banyak aplikasi chatting yang membuat smartphone jadi boros baterai,” tuturnya.

Faktor lainnya adalah harga power bank yang kini makin terjangkau. “Lima tahun lalu power bank dengan kapasitas 5.000mAh harganya bisa sampai Rp 300 ribuan. Kalau sekarang lebih murah, jadi orang makin banyak membeli,” ujar Heri.

Melihat kenyataan tersebut, cukup banyak merek power bank yang dijual di Indonesia dan untuk bersaing, merek power bank butuh inovasi yang membuat produknya punya kelebihan dibandingkan merek lainnya.

Meski baru menghadirkan satu produk, Heri percaya bahwa Acmic A10PRO bakal mampu bersaing dengan power bank lain di pasar premium. Hal ini karena menurut Heri, Acmic A10PRO mampu memenuhi keinginan pengguna akan sebuah power bank.

“Konsumen kalau mau cari power bank itu biasanya mempertimbangkan fitur fast charging, desain yang tipis dan bagus, kualitas tinggi, tidak terlalu berat, aman, dan bergaransi resmi,” katanya.

Itu semua memang dimiliki oleh power bank Acmic. Perusahaan menghadirkan fitur pengisian daya cepat Quick Charge 3.0, perlindungan keamanan, garansi 18 bulan, hingga desain tipis 15 mm dengan berat 235 gram untuk kapasitas 10.000mAh.

Acmic sendiri menyasar 10 persen pangsa pasar power bank premium (atau sekitar 50 ribu unit penjualan). Dijual dengan harga Rp 499 ribuan (dengan diskon 40 persen melalui pembelian online), Acmic siap bersaing dengan 5 merek power bank premium lainnya.

Hingga akhir 2017, Heri berupaya memboyong lima tipe power bank Acmic lainnya. Mulai dari yang kapasitasnya 5.000mAh hingga 20.000mAh dan dibekali fitur pengisian daya cepat.


Advertisement
loading...
Comments

Tekno

Supaya Tak Mudah Tertipu Hoaks, Ini Langkahnya

Published

on

By

Makassartoday.com – Semakin banyak masyarakat Indonesia yang bisa mengakses internet. Sayangnya, hal ini tidak dibarengi dengan sikap kritis. Salah satunya saat mereka mendapatkan kabar atau konten di internet yang sedang viral atau ramai dibicarakan.

Dalam beberapa kasus kerap terjadi bahwa berita tersebut rupanya hanya hoax atau berita palsu, lebih parahnya lagi bukan hanya percaya tapi masyarakat di Indonesia juga menyebarkan lagi hoax tersebut.

Dewasa ini kita sudah tahu betapa bahayanya konten hoax terhadap kehidupan sosial. Jadi setiap pengguna internet sebaiknya semakin kritis menanggapi sebuah kabar yang kebenarannya belum diketahui.

Berikut ini dilansir dari Medcom.id rangkuman 4 langkah mudah untuk memastikan sebuah berita atau foto hoax atau tidak.

1. Mengetahui penggunaan kata dalam hoaks

Apabila Anda pernah menemukan berita yang ternyata hoax sebaiknya Anda mengingatnya kembali. Biasanya dalam sebuah berita yang terindikasi hoax akan menggunakan kata seperti ‘sebarkanlah!’ dan sejenisnya.

Dalam penulisannya juga terkesan tidak seusudai dengan kaidah bahasa Indonesia atau penulisan yang layak. Misalnya banyak menggunakan huruf besar, tanda seru, maupun huruf yang dipertebal penulisannya.

Berita yang hoax kerap mencantumkan sumber referensi agar terlihat asli tapi sebagian besar dari pembacanya enggan mengecek sumber yang disebutkan. Biasanya sumber yang disebutkan berasal dari berita atau kejadian lama. Seringkali kejadian tersebut juga tidak mencantumkan tanggal yang jelas.

Apabila berita hoax ini mencantumkan nama sumber berita, saat Anda cari maka Anda tidak akan menemukan berita itu atau kemungkinan besar link atau tautan sumber itu sudah mati atau memang tidak ada. Anda juga harus bisa membedakan mana fakta dan opini pribadi. Pastikan selalu untuk mengacu ke sumber yang berasal dari media resmi.

2. Cari berita serupa di Google

Mesin pencarian Google memungkinkan Anda untuk mencari segala sesuatu yang Anda inginkan. Manfaatkan teknologi tersebut untuk mencari kebenaran tentang sebuah berita. Pertama buka pencarian Google di aplikasi peramban yang terpasang di aplikasi Anda.

Lalu ketikkan salah satu kata kunci dari berita hoax yang ingin Anda cari kebenarannnya. Nanti Anda kana menemukan beragam sumber terkait berita tersebut. Dari seluruh hasil pencarian yang disajikan, sangat diharapkan Anda tidak membuka dan membaca beberapa hasil pencarian tersebeut.

Jadi Anda bisa menilai berita tersebut hoax atau asli. Kembali lagi, pastikan Anda membandingkan referensi yang dibuat oleh media berita resmi.

3. Menggunakan pencarian Google Images untuk foto

Untuk membuktikan sebuah foto hoax atau asli Anda bisa menggunakan pencarian Google khusus foto. Caranya pertama Anda harus menyimpan foto yang diduga hoax di perangkat komputer atau laptop. Lalu buka alamat pencarian Google Images berikut https://images.google.com/

Pada kolom pencarian pilih ikon kamera sehingga muncul pilihan untuk memasukkan foto yang sudah Anda simpan. Unggah foto yang sudah Anda simpan dan kemudian Google akan langsung memproses foto tersebut dan menyajikan tautan atau link artikel dan berita yang berisi foto tersebut.

Jadi, sekali lagi diharapkan Anda tidak malas untuk mengecek dan membaca beberapa hasil pencarian yang disajikan Google tadi.

4. Pakai layanan pendeteksi hoax buatan Indonesia

Di Indonesia ada kelompok mahasiswa perguran tingggi Institut Teknologi Bandung yang menciptakan layanan pencarian seperti Google tapi ditujukan khusus untuk mencari kebenaran sebuah berita.

Layanan tersebut bernama Hoax Analyzer dan layanan tersebut sudah berhasil membawa tim pembuatnya mewakili Indonesia di ajang Imagine Cup tingkat Asia Tenggara tahun lalu yang diadakan oleh Microsoft.

Anda cukup mengklik tautan ini https://hoaxanalyzer.com/#main untuk menggunakan layanan Hoax Analyzer.


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...