Mengintip Romantisme Raisa dan Hamish Daud di Resepsi Pernikahan | Makassar Today
Connect with us

Selebritis

Mengintip Romantisme Raisa dan Hamish Daud di Resepsi Pernikahan

Published

on

Raisa dan Hamish Daud resmi menjadi pasangan suami istri setelah prosesi akad nikah, di Jakarta, Minggu (3/9/2017).

Kedua pasangan ini kemudian menggelar resepsi di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat. Saat resepsi, pasangan yang sedang berbahagia ini berciuman sebelum naik ke pelaminan.

Mengusung tema internasional, Raisa tampak anggun mengenakan gaun berwarna putih, sementara Hamish mengenakan tuxedo hitam berdasi. Selain berciuman, Hamish pun terus memandangi istrinya.

Ciuman yang dilakukan pasangan ini, selain simbol kemesraan, juga memiliki arti kesempurnaan. Menurut laman Glamour, Senin (4/9/2017), setidaknya ada beberapa hal yang menentukan kesempurnaan saat ciuman di pesta pernikahan.

Meski tidak melingkarkan tangan di leher Hamish, ciuman yang dilakukan keduanya tampak menawan dengan tambahan buket bunga yang dipegang oleh Raisa.

Penyanyi Jatuh Hati ini terlihat cantik dengan riasan dari makeup artist Marlene Hariman.

Dalam pernikahan Raisa-Hamish Daud, Yaya, sapaan akrab Raisa, memakai riasan adat sunda dengan hiasan kembang goyang warna silver. Serta ronce melati yang menutupi sanggulnya.

Jika biasanya pengantin sunda memakai mahkota atau siger besar yang melingkar di kepalanya, Raisa memilih crown kecil seperti mahkota seorang princess.

Hal tersebut banyak disayangkan netizen yang mengharapkan Raisa memakai siger khas Sunda agar terlihat beda atau manglingi.

Mungkin Raisa mempunyai alasan tersendiri dengan pilihannya tidak memakai siger. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Selebritis

Mengaku Jadi Korban Pelecehan, Via Vallen Belum Lapor Polisi

Published

on

By

Makassartoday.com – Pedangdut Via Vallen mengaku dikirimi pesan tak senonoh melalui akun Instagramnya oleh seorang pesepakbola yang dirahasiakan identitasnya. Menanggapi hal tersebut, polisi mengimbau pelantun lagu ‘Sayang’ itu untuk melapor jika merasa dirugikan.

“Bila Via Vallen merasa sebagai korban pelecehan dan meminta keadilan, silahkan laporkan. Polri sesuai dengan tugas dan fungsinya akan melayani, melindungi dan mengayomi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal dilansir detikcom, Kamis (7/6/2018).

Sementara itu Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono menjelaskan jika Via membuat laporan polisi, maka Via akan dimintai keterangan. Setelah itu penyidik juga akan mengumpulkan keterangan lainnya untuk menganalisa ada atau tidaknya unsur pidana.

Baca juga: Soal Marko Simic-Via Vallen, Dirut Persija: Beritanya Jangan Diperpanjang

“Dari situ yang bersangkutan akan dapat memberikan keterangannya. Nanti penyidik akan menganalisa laporan tersebut,” kata Syahar saat dikonfirmasi terpisah.

“Tentu akan ada tindak lanjutnya dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan keterangan. Bila nanti keterangan sudah terkumpul, akan bisa disimpulkan ada atau tidak tindak pidananya,” sambung Syahar.

Pedangdut Via Vallen mengalami hal tak mengenakkan. Dia menerima direct message (DM) dengan isi yang tak etis.

Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual, Via Vallen Jangan Takut Lapor Polisi!

Pesepakbola tersebut meminta Via Vallen untuk datang ke kamarnya dengan mengenakan pakaian seksi. Via Vallen tak diam. Dia unggah screenshot DM yang dikirimkan kepadanya.

“Kalau Komnas Perempuan (menganggap) yang dihadapi Via Vallen ini masuk kategori pelecehan seksual. Ini perlu dilaporkan. Tak apa ke medsos. Tapi sebaiknya ke kepolisian,” kata Komisioner Komnas Perempuan Adriana Venny saat dihubungi, Rabu (6/6/2018). (Sumber: detik.com)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Selebritis

Alat Berat Mulai Diturunkan di Proyek Tol Layang Pettarani

Published

on

By

Makassartoday.com – Proyek Tol Layang di ruas Jl AP Pettarani terus berjalan hingga malam hari. Dari pantauan, Senin (28/5/2018) malam para pekerja masih terlihat standby.

Tak hanya pekerja, sejumlah alat berat pun ikut diturunkan, seperti mobil crane. Sebelumnya, jalur hijau yang berada di tengah Jl AP Pettarani juga mulai disterilkan. Tanaman bunga maupun pohon yang berada di sepanjang jalur hijau sudah ditebang guna kepentingan nega proyek tersebut.

Meski menuai banyak protes dari pemerhati lingkungan dan masyarakat, pembongkaran jalur hijau tetap berjalan hingga hari ini.

Separator yang ssbelumnya membelah ruas Jl AP Py menjadi empat lajur juga satu persatu mulai dibongkar. Sementara tiang lampu penerangan jalan masih berdiri tegak. (Rusdi/Foto: CCTVMKS)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Selebritis

Lucinta Luna Digugat Rp100 Miliar Karena Ini!

Published

on

By

Makassartoday.com – Kontroversi sepertinya tak pernah bisa lepas dari sosok Lucinta Luna. Tak diketahui kiprah kariernya yang menonjol di dunia entertainment, Lucinta justru selalu jadi bahan perbincangan gosip karena tingkah lakunya.

Seperti yang terbaru, Lucinta kembali lagi jadi sorotan warganet karena aksinya yang tengah siaran langsung di Instagram rekannya, Stasya Bwarlele hari Senin (21/5/2018). Dalam video singkat itu, Lucinta rupanya tengah menyindir selebgram asal Manokwari, Levana Varraiza yang kabarnya mirip dengannya.

Begitu percaya diri, Lucinta sesumbar memang banyak orang yang plagiat terhadap apa yang dia lakukan, termasuk Levana yang dianggap Lucinta cuma mau mendompleng ketenaran. Meskipun tak menyebut sosok Levana dengan jelas, Lucinta justru mengucapkan kata-kata vulgar terhadap asal daerah Levana yakni di Manokwari, Papua Barat.

“Itu yang dari non*k apa? Non*kwari ya? Sok-sokan ngikutin muka gue. Yang panjat sosial,” ucap Lucinta di video bermasalah itu. Sekedar informasi, kata non*k sendiri memang memiliki arti yang kurang sopan disebutkan karena bermakna alat kelamin laki-laki. Tak heran kalau aksi Lucinta itu membuat masyarakat meradang hingga sampai ke komunitas warga Manokwari.

Murka karena kota asal mereka disebut dengan kata porno, warga Manokwari melalui akun Instagram @papuabarathitz bahkan bersiap melaporkan Lucinta ke kepolisian. Menuntut agar Lucinta ditangkap dan dipenjara, mereka juga meminta Lucinta diberi hukuman adat masyarakat Manokwari hingga denda sebesar Rp 100 miliar kepada masyarakat Manokwari.

Menyadari tindakan bodohnya, Lucinta pun langsung mengungkapkan penyesalan lewat akun Instagram pribadinya. Sosok yang diyakini sebagai pria transgender dengan nama asli Muhammad Fattah itupun meminta maaf kepada warga Manokwari atas aksinya dan berdalih bahwa ucapannya saat itu adalah sesuatu yang tidak disengaja karena dirinya memang tidak bermaksud melecehkan atau menghina nama Manokwari.

Sayang, ucapan permintaan maaf Lucinta itu justru ditanggapi dingin oleh warganet. Banyak yang balik menghujatnya hingga warga Manokwari yang sepertinya memilih melanjutkan tindakan hukum mereka. Hmm, kira-kira mau bagaimana lagi nih Lucinta? (Sumber: selebupdate)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya