Staf PBB Ditarik dari Malawi Karena Rumor Vampir? | Makassar Today
Connect with us

Internasional

Staf PBB Ditarik dari Malawi Karena Rumor Vampir?

Published

on

MALAWI – Beberapa staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ditarik keluar dari Malawi setelah kekerasan massal melanda. Kekerasan itu dipicu rumor tentang orang-orang yang berubah menjadi vampir atau makhluk pengisap darah.

Penarikan para staf PBB itu demi keselamatan. Selama bulan lalu, sebanyak lima orang tewas akibat kekerasan massal. Kelima orang itu dituduh menjadi vampir. Merebaknya rumor vampir itu tak lepas dari kondisi wilayah selatan Afrika yang masih marak praktik sihir.

Departemen Keselamatan dan Keamanan PBB (UNDSS) dalam sebuah laporan keamanan yang dilihat Reuters membenarkan merebaknya rumor vampir sebagai pemicu kekerasan massal di Malawi.

”Distrik-distrik ini sangat terpengaruh oleh cerita tentang pengisapan darah dan kemungkinan adanya vampir,” bunyi laporan UNDSS.

Menurut laporan UNDSS, rumor tentang vampir telah dimulai di negara tetangga, Mozambik, meskipun tidak jelas awal ceritanya.

“(Dengan) ini merekomendasikan penghentian sementara kegiatan PBB di daerah tersebut hingga situasinya dinormalisasi,” lanjut laporan UNDSS, yang dilansir Selasa (10/10/2017).

Koordinator residen PBB, Florence Rolle, mengatakan beberapa staf telah pindah, sementara yang lain tinggal di distrik-distrik tergantung di mana operasi mereka berlangsung.

”UNDSS terus memantau situasi ini dengan ketat untuk memastikan semua staf PBB yang terkena dampak kembali ke lapangan sesegera mungkin,” kata Rolle kepada Reuters.

Presiden Malawi Arthur Peter Mutharika mengatakan bahwa laporan tersebut ”menyedihkan dan menyiksa”. ”Perkembangan ini sangat memprihatinkan Presiden dan seluruh pemerintahan,” kata kantor Presiden Malawi dalam sebuah pernyataan. (bs)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Internasional

Azan Berkumandang, Wasit Ternama Ini Langsung Hentikan Permainan

Published

on

By

Mantan wasit ternama Premier League, Mark Clattenburg, mendapatkan sorotan lagi setelah bekerja di Arab Saudi. Ketika sedang memimpin pertandingan, Clattenburg menghentikan laga sejenak karena azan berkumandang.

Hal ini terjadi pada laga Kings Cup, atau Piala Liga Arab Saudi, antara Al-Feiha melawan Al-Fateh di Stadion King Salman Sports City, Rabu (24/1/2018).

Dilansir dari detik.com, ketika skor masih sama kuat 1-1, di mana laga memasuki menit ke-94, azan berkumandang dan Clattenburg langsung meniup peluit meminta laga untuk dihentikan sementara.

Azan berkumandang cukup keras, hal itu terdengar jelas pada video yang viral. Diperkirakan ada masjid di dekat stadion King Salman Sports City.

Laga setidaknya berhenti selama tiga menit sebelum Clattenburg kembali melanjutkan pertandingan. Pada akhirnya, Al Feiha berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-118 melalui Sami Al Khaibari.

Mark Clattenburg Stop the Matches during Adzan #markclattenburg #respect

A post shared by Alwi (@bian19hafiz) on

Al Feiha pun dipastikan melaju ke perempat final Kings Cup.

Clattenburg memang sudah tak memimpin Premier League sejak Februari 2017 dan menjadi kepala perwasitan di Federasi Sepakbola Arab Saudi. Tak ayal namanya sempat hilang dari peredaran, hingga video dia menghentikan laga karena azan ini viral. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler