Dulu Jubir Sayang, Si Hijab Cantik Ini Sekarang ke IYL-Cakka | Makassar Today
Connect with us

Politik

Dulu Jubir Sayang, Si Hijab Cantik Ini Sekarang ke IYL-Cakka

Published

on

MAKASSAR – Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) semakin menunjukkan keseriusannya untuk melenggang ke arena Pilgub Sulsel Juni 2018 mendatang.

Setelah mulai menyebar atribut peraga sosialisasi berpasangan selama satu bulan terakhir, duet yang dikenal dengan tagline Punggawa Macakka ini, memperkenalkan juru bicaranya yang baru. Siapa dia?

Adalah Henny Handayani yang diamanahkan sebagai juru bicara (jubir) IYL-Cakka. Mantan Ketua Umum Badko HMI Sulselbar ini, bukan orang baru di pentas politik. Di Pilgub Sulsel 2013, Henny juga adalah Jubir Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) Jilid II.

Bukan hanya itu, di Pilkada Makassar 2013 dipercaya sebagai Juru Bicara Pasangan Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah (Noah) sebelum meniti karir sebagai salah satu karyawan di perusahaan swasta.

Henny yang juga alumnus Universitas 45 Makassar, mendapat tanggung jawab sebagai salah satu “corong” dari pasangan yang dikenal komitmen tersebut, terhitung mulai Rabu (11/10/2017).

“Saya terpanggil bersama Punggawa Macakka, karena sejak dulu saya mengaguminya sebagai pemimpin yang konsisten, komitmen dan tegas. Beliau bukan tipikal pemimpin yang lain di mulut, lain tindakan,” kata Henny melalui rilis yang dikirim tim media IYL-Cakka.

Menurut Henny, pasca-ditunjuk menjadi jubir, maka ia bersama tim dan relawan lain akan menjadikan momentum pilgub untuk adu ide, gagasan demi menjadikan Sulsel lebih maju lagi. Sebab, torehan yang dicapai pemerintahan selama ini, harus dipastikan bisa terus berlanjut.

“Memunculkan ide dan gagasan untuk bersama membangun Sulsel, jauh lebih baik dibanding saling memfitnah apalagi saling mencederai. Kami mengajak untuk bersama menjadikan Pilgub ini, sebagai sebuah proses demokrasi yang bermartabat,” tuturnya.

Sebelum IYL menggandeng Cakka, tim pemenangan memperkenalkan Putri Intelegensia Sulsel 2017 Risky Vatmala Passalo sebagai juru bicara. Key, sapaan akrab Risky selama ini banyak menghiasi media massa, baik dalam menyampaikan berbagai perkembangan tentang Ichsan, maupun menjawab dinamika yang berkembang.

Selama satu bulan terakhir, Key yang tercatat sebagai alumni UNM, sedang dalam proses pemulihan kesehatan di kampung halaman setelah terbaring sakit. Sehingga praktis untuk sementara ia tak boleh banyak beraktivitas sampai kondisinya benar-benar fit kembali.

Diberbagai kesempatan, IYL memang sudah menyampaikan ke media jika dalam waktu dekat akan menambah juru bicaranya. Itu dilakukan guna semakin memperlancar komunikasi ke publik, terutama dalam menyampaikan ide dan gagasan. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Loyalis IAS: Cuma Pengkhianat Yang Tak Dukung Appi-Cicu

Published

on

By

Makassartoday.com – Loyalis mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Siradjuddin (IAS) kembali menegaskan posisinya dalam Pilwali Makassar 2018 mendatang.

Mereka menyatu dalam berbagai komunitas pendukung Paslon nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Salah satunya Jhon Hardiyansyah yang kini menjabat sebagai Sekretaris Tim Hukum Appi-Cicu.

Jhon menanggapi adanya klaim pihak yang mengatasnamakan loyalis IAS, namun malah mendukung paslon lain. Ia menegaskan bahwa sejak awal IAS sudah meminta seluruh jaringan dan barisan orang-orang yang dekatnya untuk satu dukungan ke Appi-Cicu.

“Tidak ada loyalis yang tidak ikut perintah. Perintah Pak IAS sangat jelas, tegas, dukung Appi-Cicu. Jadi kalau ada mengaku loyalis tapi tidak mendukung Appi-Cicu, itu loyalis kW2, loyalis tidak tahan lapar lalu tega mengkhianati Pak IAS,” tegasnya, Senin (19/2/2018).

Menurut Jhon, orang-orang yang setia kepada IAS tidak pernah berpikir jabatan, karena kita selalu mengedepankan persaudaraan.

“Bukan karena kepentingan proyek, bukan pula karena ingin dekat dengan penguasa,” tegas Jhon dengan nada nenyindir.

Adapun kelompok yang mengatasnamakan loyalis IAS, tapi tak mendukung Appi-Cicu, kata Jhon hanya sebuah klaim untuk kepentingan pribadi dan tidak punya kaitanya dengan pak IAS. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler