Pastikan Tak Ganti Pasangan, IYL Komitmen Bersama Cakka | Makassar Today
Connect with us

Politik

Pastikan Tak Ganti Pasangan, IYL Komitmen Bersama Cakka

Published

on

MAKASSAR – Tak salah jika Ichsan Yasin Limpo (IYL) dijuluki sebagai “Mister Komitmen”. Bukan sekadar kata semata, tapi lebih dari itu selalu memastikan dalam sikap. Pantang untuk mengingkari komitmen yang terbangun.

Komitmen dan konsistensi kandidat Gubernur Sulsel ini kembali ditujunkkan terhadap keputusannya menetapkan Bupati Luwu Andi Mudzakkar (Cakka) sebagai pasangannya di Pilgub 2018 mendatang.

IYL dikabarkan “dirayu” elit partai politik untuk mengganti pasangannya. Godaan ini demi memuluskan langkah mantan Bupati Gowa dua periode tersebut melenggang ke bursa kontestan Pilgub Sulsel.

Rayuan itu disebut-sebut bukan tanpa alasan. Posisi IYL yang partai pengusungnya mulai “dibegal”, menjadi celah pihak tertentu untuk menawarkan figur lain demi mengamankan tiket dukungan partai lain.

Tetapi, bukan IYL namanya jika gampang untuk dipengaruhi. Itu sebabnya, saat dikonfirmasi terkait kabar rayuan tersebut, Punggawa, julukan yang dilekatkan ke IYL, justru menegaskan sikapnya tak akan mungkin meninggalkan Cakka.

“Tak ada ruang negosiasi untuk itu (ganti pasangan). Saya sudah tegaskan dan komitmen bersama Pak Cakka untuk membangun Sulsel. Tak mungkin kami khianati. Maaf,” tegas IYL via selular saat dikonfirmasi tentang kabar yang beredar mengenai rayuan mengganti pasangan, Kamis (12/10/2017).

IYL yang saat ini masih berada di Finlandia untuk studi komparasi tentang pendidikan dasar, selama ini memang dikenal tak suka bicara dua kali. Jika sudah mantap pada keputusannya, maka pantang baginya untuk menghianati atau menarik ulang. Itu sebabnya, mantan Bupati ini memastikan tak akan mengganti pasangannya.

Kendati tak akan lagi meninjau ulang soal pendamping, IYL yang juga dikenal ahli strategi politik, sangat yakin bisa tetap melenggang ke arena pilgub, sekali pun ada upaya yang berusaha untuk menjegalnya agar tidak maju.

“Sekali lagi, atas izin Allah, IYL-Cakka akan masuk ke arena Pilgub Sulsel 2018. Dan kami sangat yakin,” tambah IYL yang pekan ini dijadwalkan kembali tiba di tanah air setelah sepekan lebih melakukan penelitian di Eropa.

Sebelummya, Ichsan mengakui, jika ada upaya yang sedang berusaha untuk menjegalnya agar tidak maju bersama Cakka di Pilgub. Itu nampak dari rentetan skenario yang berjalan dengan berusaha menutupkan pintu parpol, termasuk di jalur independent.

Meski demikian, upaya itu tak menyurutkan semangatnya untuk maju mengabdikan diri. Malah dijadikan pelecut, sekaligus pegangan, bahwa manajemen manusia boleh menyusun langkah menghalangi, tapi manajemen Tuhan tetap menjadi penentu.

“Memang kami tak punya kemampuan mengarahkan parpol mengalihkan dukungan. Kami memang tak punya kekuasaan menentukan kemana arah dukungan parpol. Tapi mereka lupa, bahwa kami adalah petarung sejati,” tandas IYL kepada relawannya di Pangkep, belum lama ini. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Politik

IYL-Cakka Satukan Pentolan Kotak Kosong di Enrekang

Published

on

By

Makassartoday.com – Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) semakin membuktikan diri jika koalisi rakyat menyatu dibarisan pemenangannya.

Maju melalui dukungan KTP rakyat, membuat pasangan nomor urut 4 ini bisa diterima berbagai lapisan. Tak terkecuali tim maupun pendukung yang berseberangan di Pilkada kabupaten/kota mereka menyatu di pilgub.

Bukti terbaru jika pasangan ini memang diterima berbagai elemen, tercermin saat Andi Mudzakkar melakukan silaturahmi di Kabupaten Enrekang, Rabu (20/6/2018). Dua kekuatan yang berbeda sikap di Pilkada Enrekang justru bahu-membahu di pasangan IYL-Cakka.

Masing- masing Tim Pemenangan Kotak Kosong dan tim Muslimin Bando- Asman ( MB- Asman). Saat silaturahmi di Enrekang, pentolan atau pendukung dua tim tersebut menyatakan tekad untuk memenangkan pasangan Ichsan Yasin Limpo- Andi Mudzakkar.

Ketua Demokrat Enrekang, Emil Salim P Kulle yang juga tim pemenangan MB- Asman, menegaskan komitmennya itu saat silaturahmi masyarakat Desa Tallungura, Kecamatan Curio.

” Selain karena perintah partai, kami yakin hanya IYL- Cakka, yang bisa membangun Sulsel,” kata Emil. Ichsan maupun Cakka, kata Emiel adalah sosok yang bersih.

Sementara itu, Komandan Kotak Kosong
Desa Bangkan, Kecamatan Buntu Batu, Karamak, juga mengungkapkan hal yang sama. Dia mengaku terkesan dengan kedatangan Cakka ke desanya.

Untuk menuju ke Desa Bangkan, akses jalan cukup sulit. Apalagi, hujan mengguyur desa tersebut. Cakka terpaksa jalan kaki. ” Terima kasih atas kedatangan Opu. Jauh- jauh datang ke desa kami untuk silaturahmi,” katanya.

Karamak mengatakan, kunjungan Cakka ke desanya adalah satu kehormatan besar. ” Insya Allah, kami takkan mengecewakan IYL- Cakka di sini,” janjinya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

NH: Jangan Pilih Cagub Yang Tolak Pemekaran Luwu Raya

Published

on

By

Makassartoday.com – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menghadiri kampanye akbar di Stadion Lagaligo kota Palopo, Rabu (20/6/2018). Pada kesempatan tersebut, pemekaran Luwu Raya menjadi isu sentral.

Gabungan tokoh masyarakat dan pimpinan Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Palopo, menandatangani deklarasi percepatan pembentukan provinsi Luwu Raya. Sebaliknya, NH-Aziz menyatakan kesiapan menjalankan amanah perjuangan provinsi.

NH mengatakan, jelang Pilgub, ada calon gubernur yang menyatakan tidak setuju pemekaran Luwu Raya. Alasannya, daerah ini tidak layak membentuk provinsi baru. Bagi NH, ini merupakan pelecehan terhadap masyarakat Luwu Raya.

“Masyarakat Luwu Raya harus bersatu, menunjukkan tekadnya mendukung kemandirian daerahnya. Jadi kalau ada calon yang tidak setuju, jangan dipilih,” kata NH di sambut tepuk tangan puluhan ribu masyarakat di stadion Lagaligo.

NH menyebut upaya pemekaran Luwu Raya bukan sekadar janji kampanye. Program ini untuk kepentingan masyarakat. Selama ini, sebagian orang terutama di pelosok, belum mendapatkan kesejahteraan maupun akses layanan pemerintah yang merata.

“Pemekaran bukan untuk memisahkan persaudaraan Luwu dengan Sulsel. Ini hanya perpisahan administrasi, agar perhatian pemerintah pusat lebih besar untuk daerah ini,” ujar NH.

“NH-Aziz tidak akan biarkan masih ada jalan rusak di Luwu Raya. Tidak akan biarkan ada masyarakat yang belum nikmati listrik dan air bersih, atau anak yang tidak sekolah. Semangat pemekaran adalah semangat pemerataan, sesuai konsep Membangun di Kampung,” NH melanjutkan. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Cicu Ajak Warga Kumala ke TPS 27 Juni

Published

on

By

Makassartoday.com – Mendekati hari Pilawali Makassar 2018, Andi Rachmatika Dewi intens temui warga.

Calon wakil dari pasangan Munafri Arifuddin ini mengunjungi daerah Kumala, Rabu (26/6/2018). Kunjungannya ke wilayah tersebut untuk bersilaturahmi dengan warga serta mensosialisasikan program dan visi-misinya bersama Munafri Arifuddin.

“Hanya bersilaturahmi dengan warga sekaligus kembali mengingatkan untuk datang ke TPS memilih tanggal 27 Juni nanti,” terang Cicu, begitu ia akrab disapa.

Di hadapan warga, dokter gigi yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini juga menguraikan beberapa programnya. Hal tersebut ia lakukan agar warga lebih selektif memilih pemimpin.

“Program kami jelas, apa yang kami lakukan juga semata-mata berjuang untuk rakyat. Mudah-mudahan masyarakat Makassar lebih realistis juga dalam memilih,” jelasnya.

Di akhir acara, politisi cantik ini menyempatkan untuk berfoto bersama warga. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya