Danny: Lulus Pimpin Makassar, Bisa Memimpin Semua Daerah di Indonesia! | Makassar Today
Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text

Sulsel

Danny: Lulus Pimpin Makassar, Bisa Memimpin Semua Daerah di Indonesia!

Published

on

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memberikan pengarahan kepada prajurit dan persit batalyon Kavaleri 10/Serbu di Aula Batalyon Kavaleri, Jl Perintis kemerdekaan, Jumat (13/10/2017).

Pengarahan tersebut dalam rangka pisah sambut Komandan Batalyon Letkol Kavaleri Budi Medina S.H kepada Letkol Kav Arief Cahyo. Komandan Batalyon Letkol Kavaleri sudah bertugas di Kota Makassar selama satu tahun. Saat ini akan dimutasi ke Kabupaten Pangkep.

“Saya kenal beliau belum lama dan beliau ini pemimpin yang baik dan memberikan saya daya ingat mengenai kebaikan-kebaikannya selama ini,” ucap Danny dalam sambutannya.

Mutasi ini, kata Danny dapat memberikan pengalaman tugas yang beragam kepada para perwira yang dinilai memiliki prestasi dan dedikasi serta loyalitas.

Tujuannya agar dapat mengembangkan pemikiran secara bertahap, sehingga pengalaman tugas tersebut dapat menjadi bekal untuk memecahkan setiap permasalahan pada tugas-tugas berikutnya.

Danny menegaskan jika pemimpin yang telah bertugas di Makassar adalah para pemimpin yang telah teruji kualitasnya.

“Kalau sudah lulus memimpin di Makassar berarti sudah bisa memimpin di semua daerah di Indonesia,” ujar Dannya.

Hal itu disampaikan karena Kota Makassar memiliki laboratorium yang lengkap untuk menguji para pemimpin dari segi ketelatenannya mengatasi berbagai persoalan. Olehnya itu, Danny mendoakan keberhasilan Letkol Kavaleri Budi Medina di tempat yang baru agar selalu amanah dan memimpin dengan tegas tapi merakyat.

Danny juga tak lupa mengucapkan selamat datang di Kota Makassar kepada Batalyon yang baru yakni Letkol Kavaleri Arief Cahyo dimana sebelumnya bertugas di Kota Ambon.

“Selamat datang pak, mari sama-sama membangun Kota Makassar menjadi dua kali tambah baik. Ini suatu sinergi yang baik karena Batalyon ini selalu menjaga perdamaian di Kota Makassar,” tegasnya.

Komandan Batalyon Letkol Kavaleri Budi Medina S. H juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Danny Pomanto yang dinilai tak banyak janji namun langsung dibuktikan tanpa basa-basi.

“Contohnya Pak Danny ini langsung memasukkan anggaran APBD untuk perbaikan jalan di area Batalyon senilai Rp 917 juta. Dia tidak pernah bilang mau mengaspal jalanan disini tapi sekarang sudah terbukti jalan sekarang mulus dan lancar,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Jajaran staf beserta persit Batalyon. (rls)

BAGIKAN:
Comments

Sulsel

Pagar Sekolah Disegel, Puluhan Murid di Takalar Batal Belajar di Hari Pertama

Published

on

By

Makassartoday.com – Hari pertama masuk sekolah sedianya menjadi momentum yang paling ditunggu bagi murid baru, tapi berbeda yang dialami puluhan murid di SD Nomor 99, Kampung Beru, Desa Pa’la’lakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

Para murid di sekolah ini kaget sekaligus kecawa setelah tiba dan menemukan kondisi pintu pagar sekolah mereka disegel, Senin (16/7/2018).

“Kami kaget melihat pintu sekolah tersegel, padahal ini hari pertama kita masuk sekolah setelah libur panjang” jelas Rasul, salah seorang murid.

Rasul juga mengaku kecewa lantaran di hari pertama masuk sekolah justru mendapat sambutan yang tidak menyenangkan. Terlihat pintu sekolah tersegel menggunakan ranting bambu dan tumpukan bangku.

“Saya semangat ke sekolah, tapi pas di tiba di depan pintu sekolah justru yang saya dapati pintu sekolah seperti ini,” ucap Rasul dengan nada sedih.

Kepala SD Nomor 99, Kampung Beru, Hj. Siti Hasma yang juga tiba di sekolah mengaku kaget lantaran mendapati pintu sekolah dalam kondisi disegel.

Kepsek baru menjabat ini mengaku tak tahu menahu soal pemicu aksi penyegelan pintu pagar sekolah.

“Saya tidak tau apa masalahnya, Saya juga pertama kali menginjakkan kaki di sekolah ini,” tuturnya.

Infomasi yang dihimpun menyebutkan, aksi penyegalan diduga buntut sengketa lahan sekolah yang digugat oleh warga bernama Banting bin Motta yang mengklaim sebagai ahli waris.

“Ini tanah milik nenek saya, makanya saya menyegelnya karena pemerintah tidak pernah mau ganti rugi. Padahal statusnya hanya hak pijam pakai saja,” tegas Cole.

Mereka juga mengaku kecewa karena adanya pergantian jabatan kepsek di sekolah tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Takalar, Sudirman Nwamg menuturkan bahwa tanah tersebut telah terdaftar di bagian aset Pemda Takalar dengan alas hak sertifikat.

Dengan bukti tersebut, maka aksi penyegalan tidak dibenarkan tanpa didukung alat bukti kepemilikan lahan.

“Tanah tersebut telah terdaftar di bagian aset Pemda dengan alas hak sertifikat, maka adanya bukti alas hak yang dimiliki pemerintah daerah, pihak yang menyegel tidak boleh melakukan tindakan tanpa di dukung alat bukti kepemilikan, kalau tetap memaksa saya akan melapor ke polisi,” tegas Sudirman Nawang. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Sulsel

Pemerintah Kenalkan Sistem Aduan Berbasis Aplikasi LAPOR dan SODARATA’

Published

on

By

Makassartoday.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RAB) melaunching Gerakan Serempak Nasional Sadar Lapor, Minggu (15/7/2018) di Anjungan City of Makassar.

Menurut Analis Kebijakan Publik Menpan RB RI, Suwardi, tujuan kegiatan ini untuk mempromosikan, mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat bahwa pemerintah saat ini telah hadir lebih dekat.

Melalui sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional dengan aplikasi LAPOR.

“Setelah masyarakat mengenal LAPOR, diharapkan juga memanfaatkan kanal ini untuk melakukan pengaduan,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang sama, SODARATA’ juga turut disosialisasikan dalam acara pagi ini. Kabag Humas Pemkot Makassar, Firman Hamid Paggara menambahkan, program SODARATA’ ini lahir karna kebutuhan masyarakat untuk memberikan aduan masyarakat kepada pelayan publik yang ada di Kota Makassar.

Sejauh ini, kata Firman, program aduan yang sudah terlaksana setiap harinya melalui media cetak, media online dan pengaduan langsung.

“Tujuan dari Sodarata’ untuk lebih meningkatkan pelayanan publik sebagai sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial yang dijalankan dengan prinsip mudah, terpadu, dan tuntas,” ungkap Firman.

Baca Juga : PANRB Sosialisasi SPAN dan LAPOR di Makassar

Selain itu masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan pengaduan dengan melalui mobile apps SODARATA’ (Sombere’ Pengaduan Masyarakatta’), laporan yang masuk akan segera diteruskan dan ditindak lanjuti oleh SKPD terkait.

Selain Kota Makassar, kegiatan sadar lapor ini juga telah disosialisasikan di beberapa kota seperti Jakarta, Cirebon, Bandung, Palembang dan Banjarmasin, (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Sulsel

Donor Darah Lebih Dari 100 Kali, 10 Relawan PMI Makassar Terima Award

Published

on

By

Makassartoday.com – Ketua PMi Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, menyerahkan 10 cincin emas kepada 10 relawan pendonor terbanyak yang telah mencapai lebih dari 100 kali, saat menggelar Halalbihalal di Hotel Aston, Sabtu (14/7/2018).

“Hal ini sebagai wujud apresiasi kepada para relawan kemanusiaan, yang telah mendonor lebih dari 100 kali,” ujar Deng Ical. 

Masing-masing relawan yang mendapatkan yakni Takwayunus MM, Sultan SE, Kasim MM, Askari, Rahmat Rahin, Syahirani, Syafirullah, Ikhsan Sainuddin, Alimuddin Jailani, dan Abd Gafur. 

Halal bihalal yang dihadiri oleh para relawan, staf dan pengurus PMI kota Makassar, tersebut, Deng Ical menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas pencapaian yang diberikan oleh PMI Kota Makassar selama ini.

Menurut Deng Ical, halal bilhalal ini bukan sekedar ajang bertemu dan bersilaturahmi tapi juga sebagai wadah bertukar fikiran sesama pengurus PMI dan pendonor darah sukarelawan. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya