Ketua KTNA Sinjai Bilang Program Yusran Sofyan Paling Realistis | Makassar Today
Connect with us

Politik

Ketua KTNA Sinjai Bilang Program Yusran Sofyan Paling Realistis

Published

on

MAKASSAR – Sosialisasi bakal calon Bupati Sinjai, Yusran Sofyan mulai mendapat respon positif dari sejumlah organisasi dan masyarakat.

Salah satunya datang dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sinjai. Diketahui bahwa Yusran mengusung tageline “Masaku”, singkatan dari Mandiri Sinjaiku, Ekonominya Maju.

Tageline tersebut adalah representasi program-program yang ditawarkan Yusran Sofya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sinjai yang berlandaskan kemandirian.

Ketua KTNA Sinjai, Arifin mengatakan, konsep yang ditawarkan Yusran paling realistis dengan kondisi masyarakat Sinjai saat ini. Konsep tersebut, kata dia, membuktikan jika Yusran Sofyan sangat paham dengan geografis dan potensi ekonomi masyarakat Sinjai.

“Konsep yang ditawarkan Pak Yusran sangat realistis dengan kondisi masyarakat Sinjai saat ini. Beberapa program yang ia tawarkan adalah bentuk solusi konkrit untuk kemajuan ekonomi masyarakat Sinjai, khususnya masyarakat petani dan nelayan,” ucap Arifin, Jumat (12/10/2017).

Tak hanya itu, sosok Yusran sebagai politisi muda dan syarat dengan pengalaman sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel, menjadikan Yusran Sofyan menjadi salah satu figur yang diharapkan bisa memimpin Sinjai pada masa mendatang.

“Dengan kapasitas beliau (Yusran) sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel tentunya tidak diragukan lagi. Dia cerdas dan masih muda. Figur seperti inilah yang kami harap bisa memimpin di Kabupaten Sinjai,” sambungnya.

Arifin juga menanggapi kandidat lainnya yang juga intens bersosialisasi. Meski demikian, ia melihat sosialisasi kandidat di luar Yusran belum mengarah pada substansi permasalahan sosial dan ekonomi yang tengah dihadapi masyarakat Sinjai.

“Saya tidak bilang yang lain tidak bagus, tapi sejauh ini mereka yang datang masih dalam model euforia, teori dan ada yang mengklaim dirinya sebagai tokoh. Sementara Pak Yusran menawarkan solusi melalui program-program yang realistis itu,” kuncinya. (Farel)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Politik

Ambulance Alphard NasDem Antar Jenazah Warga Desa

Published

on

By

Makassartoday.com – Bantuan mobil ambulans gratis DPW Partai NasDem Sulsel untuk PAMMASE mendapat apresiasi dari warga desa di Kabupaten Sidrap.
Mereka mengaku sangat terbantu dengan hadirnya mobil ambulance gratis berjenis Alphard tersebut.

“Baru kali ini ada mobil ambulans mewah dan gratis yang masuk di kampungku, dan baru kali ini juga saya lihat ada mobil Alphard dijadikan ambulans. Sungguh Partai NasDem ini luar biasa, Terima Kasih RMS,” kata warga desa, Ambo Tang lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (17/6/2018).

Hal ini diungkapkannya saat ambulance NasDem mengantar Keluarga Ambo Tang ke lokasi pemakaman.

“Luar biasa memang Nasdem, RMS mantap, mobil Jenis ini biasa saya lihat di pakai kandidat calon Bupati Wajo, NasDem memberi mobil alpard untuk di gunakan antar jenazah” ungkap Ambo Tang.

Ambo sapaan akrabnya pun berterima kasih atas bantuan mobil ambulans gratis Partai NasDem itu. Menurutnya, bantuan mobil ambulans gratis bagi masyarakat adalah bentuk perhatian dan kepedulian Partai NasDem.

“Kami bangga dengan partai NasDem, apalagi dengan sosok Rusdi Masse yang telah banyak bekerja untuk rakyat dan harga mati bagi kami semua untuk menangkan usungan nasdem yakni Amran Mahmud dan H Amran SE (PAMMASE),” tambahnya.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Syahar Kumpul Bareng Kerabat Tim SAR di Sidrap

Published

on

By

Makassartoday.com – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrief menggelar acara Halal Bihalal dengan masyarakat Kabupaten Sidrap  sekaligus juga menggelar kumpul bersama kerabat Tim SAR, Minggu (17/6/2018).

Agenda tahunan tersebut di gelar di rumah kediamannya yang bertempat di Jalan Andi Makassau kelurahan pangkajene Kecamatan Maritengngae, pagi tadi.

Acara dihadiri tokoh masyarakat, agama, pemuda dan sejumlah petinggi partai politik pengusung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sidrap nomor urut 1 Hj. Fatmawati Rusdi dan H. Abdul Majid.

Dalam sambutannya, Syahar, sapan akrabnya, terlebih dahulu menyampaikan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh yang berhadir pada acara ini.

“Ini merupakan agenda yang saya lakukan setiap tahun. Saya harap ajang halal bil halal ini sebagai wadah mempererat tali silahturahmi sesama terutama menjaga persaudaraan jelang Pilkada Sidrap ini,” pesannya.

Kemudian Syahar yang juga Sekertaris DPW NasDem Sulsel ini juga menjelaskan bahwa kegiatan sebagai wujud persembahan kepada masyarakat Sidrap yang telah memberikan amanah kepada sebagai wakil rakyat dan mengimbau kepada sahabat SAR agar mengawal penuh dukungan ke Fatma hingga masa pemungutan suara 27 Juni 2018 mendatang.

“Untuk itu, saya menginstruksikan kepada seluruh anggota dan Kerabat SAR agar mengawal dan mengajak seluruh lapisan masyarakat Sidrap untuk memenangkan pasangan nomor urut 1,” ungkapnya.

Menurutnya, pemungutan suara yang tinggal beberapa hari ini rentan dimanfaatkan kecurangan yang bisa merugikan pasangan Fatmawati Rusdi dan Abdul Majid (FATMA).

“Untuk itu, saya menghimbau masyarakat terutama pendukung FATMA melalui jaringan sahabat SAR agar mengawal dan memenangkannya. Kemenangan Fatmawati-Majid sebagai Bupati-Wakil Bupati terpilih adalah harga mati,” tandasnya. (Farel)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Skuadron Bantah Danny Pomanto “Buang Handuk”

Published

on

By

Makassartoday.com – Kehadiran Wali Kota Makassar di acara open house di kediaman Wapres JK, Jl Haji Bau, Sabtu (17/6/2018) menjadi perbincangan hangat kalangan politisi.

Open house yang menjadi ajang silaturahmi itu mulai digiring ke arah politik, terlebih saat Danny dipertemukan dengan calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) yang tak lain adalah ponakan JK.

Foto ketiganya saling berjabat tangan langsung beredar luas di jagad Maya. Sebagian pihak menilai jika kedatangan Danny ke kediaman JK sebagai isyarat bahwa dirinya telah mengangkat “bendera putih” di Pilkada Makassar.

Kabar tersebut pun ditanggapi oleh Panglima Skuadron DIAmi, Maqbul Halim. Menurutnya, kehadiran Danny ke rumah JK bukan sebagai bentuk menyatakan kalah dalam perhelatan politik, melainkan sebagai sikap tawadhu terhadap JK yang dianggap sebagai Orangtua.

“Pak Danny telah memperlihatkan sikap tawadhu yang luar biasa, dan sebagai anak tentu harus menghargai orang tua namun sikap ini terkadang diplintir plintir hingga membuat gaduh lagi, pak Danny tidak buang handuk kok,” tegas Maqbul.

Adapun foto Danny dan Appi berjabat tangan seolah disebut sebagai bentuk perdamaian antara keduanya oleh Maqbul dianggap sebagai kekeliruan.

“Appi itu bukan lawan pak Danny, harusnya pak JK mendamaikan Pak Danny dengan KPU Makassar sementara Appi itu lawannya Kolom Kosong”, tandas Maqbul Halim. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya