Pertemuan "Rahasia" Jokowi dan Prabowo Usai Pelantikan Anis-Sandi | Makassar Today
Connect with us

Nasional

Pertemuan “Rahasia” Jokowi dan Prabowo Usai Pelantikan Anis-Sandi

Published

on

JAKARTA – Seusai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, suasana Istana Negara masih ramai. Dari ruang oval terdengar suara tertahan khas Presiden Joko Widodo. Suara lain yang juga dominan adalah tawa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Mengintip lebih jauh ke ruang itu, ternyata mereka tidak tertawa sendiri. Ada banyak pejabat lain yang ikut tertawa. Di sayap kanan Jokowi, ada Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang. Adapun di sayap kiri, Prabowo duduk ditemani Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Uniknya, Anies dan Sandi malah absen dari ruangan tersebut. Walau sempat digiring ke sana oleh protokoler di tengah sesi salaman, keduanya hanya sempat berbincang singkat dengan Jokowi dan tetamunya.

“Ya, namanya juga kenal lama. Jadinya kami bercanda macam-macam. Guyon-guyon tentang prosesi yang kita jalani,” ujar Anies ketika dicegat awak media.

Tidak ada yang tahu apa yang dibicarakan para pemimpin itu. Saat mencoba mendekat untuk menguping pembicaraan, protokoler Istana Kepresidenan langsung memberi isyarat untuk menjauh. Tandanya, isi pertemuan itu rahasia.

Kerahasiaan pertemuan yang terdengar penuh tawa itu pun diamini Prabowo. Ia tidak ingin membeberkan satu hal pun mengenai perbincangannya dengan Jokowi yang memakan waktu lebih-kurang 15 menit itu.

“Mau tahu saja, sih. Masak, saya cerita sama kamu?” ucap Prabowo. Saat dibujuk-bujuk, ia memilih menjawab diplomatis. “Semua baik-baik saja,” tuturnya. (bs)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Nasional

Pemilu 2019, Demokrat Target 15 Persen Suara

Published

on

By

Makassartoday.com – Ketua Komando Satuan Kerja Bersama (Kogasma) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan, partai bintang mercy menargetkan 15 persen suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Artinya, naik lima persen dibanding “pesta demokrasi” 2014.

“Kita berharap bisa terjadi peningkatan signifikan. Paling tidak 15 persen. Lebih tinggi, lebih bagus lagi tentunya,” ujarnya dilasir dari rilis.id, Minggu (18/2/2018).

Jebolan Akademi Militer (Akmil) 2000 ini menambahkan, perlu kerja keras semua kader untuk merealisasikan target tersebut.

“Kita akan fokus pada upaya meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat, dan semua tokoh-tokoh serta figur-figur yang ada di partai kita,” tandas AHY.

Demorkat menjadi satu dari 14 partai politik peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Pada pengundian nomor urut, partai besutan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mendapatkan nomor urut 14. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler