Facebook Uji Coba Konsep Pemisahan News Feed | Makassar Today
Connect with us

Internet

Facebook Uji Coba Konsep Pemisahan News Feed

Published

on

Facebook baru-baru ini sedang melakukan uji coba konsep pemisahan News Feed menjadi dua bagian untuk meningkatkan bisnis iklan di layanan tersebut. Nantinya, kedua News Feed akan memiliki fungsi berbeda, yang masing-masing akan berisi unggahan komersial dan personal.

Saat ini, News Feed di Facebook bisa dikatakan cukup ramai dengan berbagai unggahan seperti foto dari teman-teman, pembaruan dari anggota keluarga, iklan dan berbagai materi lain dari selebritas dan Page yang disukai pengguna. Melalui proses pengujian ini, Facebook ingin membuat News Feed lebih rapi.

Proses pengujian saat ini sedang dilakukan di enam negar, yaitu Bolivia, Kamboja, Guatemala, Serbia, Slovakia dan Sri Lanka. Menurut eksekutif Facebook yang menangani News Feed, Adam Mosseri, pengujian ini akan berlangsung selama beberapa bulan.

Sejumlah pengguna di enam negara tersebut akan melihat dua News Feed berbeda. Bagian pertama akan fokus pada teman- teman dan keluarga, sedangkan yang kedua didedikasikan untuk Page yang disukai oleh pengguna.

Konsep baru ini akan menjadi sumber uang baru bagi Facebook. Pasalnya, pemilik Page seperti media, musisi dan tim olahraga, harus membayar untuk membuat iklan agar konten mereka bisa dilihat di News Feed pertama.

Mosseri mengatakan, Facebook saat ini tidak memiliki rencana untuk menguji coba konsep baru ini ke seluruh pengguna. Selain itu, ia menegaskan jejaring sosial terbesar itu tidak berencana memaksa Page komersial mengeluarkan uang untuk semua konten yang dibuat.

Facebook sering menguji coba perubahan kecil dan besar untuk memaksimalkan pengalaman para penggunannya. Kadang perubahan tersebut menjadi permanen dan kadang tidak.

Konsep pemisahan News Feed ini pun kemungkinan bisa menjadi fitur permanen, tapi bisa juga hanya sekadar bahan uji coba saja. Demikian seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/10/2017). (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Internet

IM3 Ooredoo Luncurkan Paket Bulanan UNLIMITED

Published

on

By

JAKARTA – IM3 Ooredoo kembali membuat gebrakan terbaru dengan memberikan kebebasan lebih untuk internetan kepada para pelanggannya. Setelah meluncurkan Yellow, paket internet paling praktis dengan harga terbaik, IM3 Ooredoo meluncurkan paket bulanan UNLIMITED yang dirancang khusus bagi pelanggan yang menginginkan internetan tanpa rasa khawatir, bahkan kebebasan nelpon ke semua operator dengan satu harga pasti.

IM3 Ooredoo memahami banyak pelanggan yang tidak puas karena terpaksa membayar mahal untuk aktivitas internetan sehari-hari seperti chatting, beraktivitas di media sosial, transportasi, mengirim pesan hingga streaming. Sejumlah aktivitas yang sering dilakukan pelanggan ini bisa menghabiskan kuota utama dengan sangat cepat dan membuat mereka harus membayar lebih dengan biaya tambahan yang mahal.

Dengan manfaat UNLIMITED Apps, pelanggan dapat melakukan lebih banyak hal untuk menikmati aplikasi harian secara terus menerus, tanpa batasan, sepanjang hari. Ini adalah Unlimited yang sebenarnya. UNLIMITED Apps mencakup semua aplikasi populer seperti Facebook, Whatsapp, LINE, Path, Facebook Messenger, BBM, Spotify, dan iflix. Manfaat terbaik dari semuanya? Perkenalkan UNLIMITED YouTube! Dapatkan akses YouTube sepuasnya tanpa menghabiskan kuota internet utama Anda, manfaat tambahan yang ada di dalam paket UNLIMITED 7GB ke atas. Pelanggan hanya perlu membayar dengan satu harga dan tidak lebih.

Paket UNLIMITED hadir dalam berbagai pilihan dengan kuota utama yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Harga mulai dari yang termurah Rp35.000 untuk Paket 2GB, Rp70.000 untuk 7GB, hingga Rp165.000 untuk UNLIMITED Jumbo. Paket UNLIMITED Jumbo ini bahkan hadir dengan manfaat kebebasan nelpon dan SMS tanpa batas ke semua operator, seharian. Ini baru keuntungan yang sesungguhnya.

Andreas Gregori, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo mengatakan, bagi pihaknya, UNLIMITED berarti tanpa batasan, tanpa limit, dan tanpa hambatan. Hanya ada keseruan untuk internetan.

“Jadi Anda dapat menikmati aplikasi populer sehari-hari, aplikasi streaming seperti Spotify & iflix sepuasnya. Bahkan YouTube-an benar-benar tak terbatas. Ini merupakan cara terbaik untuk menikmati video streaming tanpa rasa khawatir. Setiap hari, kapan saja sebanyak yang Anda inginkan, tanpa adanya penurunan kecepatan. Pelanggan mendapatkan paket internet dengan pengalaman yang berbeda dan memberikan kebebasan lebih banyak, tidak seperti operator lainnya. Untuk internetan tanpa rasa khawatir, UNLIMITED adalah pilihan cerdas,” kata Andreas melalui rilisnya, Selasa (19/12/2017).

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengakses informasi melalui im3ooredoo.com/unlimited. Bagi pelanggan yang ingin berlangganan Paket UNLIMITED, dapat mengunjungi outlet Indosat Ooredoo terdekat, tekan *123#, atau akses Aplikasi myIM3 dari smartphone Anda. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Internet

Apa Makna Tampilan Google Hari Ini?

Published

on

By

MAKASSAR – Tampilan halaman muka Google hari ini, Rabu (22/11/2017), dihiasi oleh berbagai macam sayuran dan bumbu bahan masakan membentuk sebuah doodle menarik dan berwarna.

Berdasarkan keterangan pada doodle, perusahaan mesin pencari tersebut turut memperingati Kimchi Day atau Perayaan Kimchi di Korea tepat pada hari ini.

Saat doodle tersebut diklik, kamu akan ditampilkan berbagai macam informasi dan hasil pencarian tentang Kimchi.

Lalu apa yang menjadi alasan tanggal 22 November dipilih sebagai Perayaan Kimchi? Berdasarkan tradisi di Korea, Kimchi yang digarami pada hari ini akan memiliki rasa yang luar biasa ketimbang pada tanggal-tanggal di bulan lainnya.

Laman Wikipedia menyebut, Kimchi merupakan sejenis asinan sayur hasil fermentasi di dalam pot tanah liat bernama Onggi. Setelah digarami, kubis langsung dicampur dengan bumbu mulai dari udang krill, kecap ikan, tepung beras, garam, jahe, bawang putih, lobak, dan bubuk cabai merah.

Kimchi pertama kali muncul di Korea sekitar 2.600-3.000 tahun yang lalu. Baru pada abad ke-18, Kimchi untuk pertama kalinya difermentasi dengan menggunakan bumbu pedas.

Karena resep tradisional, tiap-tiap daerah di Korea memiliki resep dan jenis Kimchi mereka masing-masing. Bahkan, beberapa warga Korea memiliki kulkas khusus untuk menyimpan Kimchi.

Hidangan ini paling sering dibuat dalam jumlah besar pada bulan November dan Desember. Pada saat kimjang (proses fermentasi) berlangsung, kubis yang sudah dipotong-potong menjadi lebih kecil, akan direndam di dalam air garam semalaman.

Setelah itu, lobak akan dilapisi oleh bubuk cabai (yangnyum) dicampur dengan berbagai bumbu-bumbu lainnya dan disimpan untuk difermentasi hingga akhirnya siap dimakan.

Sepanjang proses kimjang inilah, anggota keluarga dan tetangga disekitar rumah berkumpul di dapur masing-masing untuk memasak bersama, bertukar resep, dan berbagai cerita.

Momen kedekatan dengan keluarga dan lingkungan sekitar ini juga yang akhirnya membuat Kimchi masuk ke dalam daftar warisan budaya tak benda di UNESCO. (bs)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Internet

Google Uji Coba Aplikasi Search Versi Ringan

Published

on

By

JAKARTA – Google kian serius menggarap pasar negara berkembang. Hal itu ditunjukkan dari laporan terbaru yang menyebut perusahaan tengah melakukan uji coba aplikasi terbaru untuk perangkat Android.

Aplikasi anyar yang dimaksud adalah Google Search versi ringan (Lite). Maksudnya, aplikasi ini mampu menghemat konsumsi data, baik dari sisi kuota internet maupun penyimpanan di perangkat.

Meski memiliki performa yang lebih ringan, aplikasi ini tetap mampu menjalankan sejumlah fungsi umum yang hadir pada versi standar. Beberapa fungsi yang tersedia di aplikasi ini adalah weather, translate, dan news. Aplikasi ini juga telah mendukung perintah suara.

Sama seperti aplikasi Google Search versi biasa, aplikasi ini juga memiliki peramban yang dapat digunakan untuk membuka situs eksternal. Mengingat hadir sebagai aplikasi yang ramah data, hampir dapat dipastikan seluruh fungsi itu tak akan menghabiskan banyak kuota internet.

Sayangnya, Google enggan memberi tanggapan terkait keberadaan aplikasi. Kendati demikian, laporan Android Police menyebut sejumlah pengguna yang terdaftar di Indonesia sudah dapat mencoba aplikasi ini.

Sebagai informasi, Google memang tengah menggeber pasar negara berkembang dengan aplikasi ramah konsumsi data. Hal ini dilakukan mengingat akses internet di beberapa wilayah tersebut belum stabil dan cepat.

Sebelumnya, raksasa mesin pencari itu meluncurkan aplikasi YouTube Go untuk pengguna di India. Saat gelaran Google I/O 2017, Google juga memperkenalkan Android Go.

Menurut Sameer Samat, VP Product Management Android, Android Go adalah versi ‘ringan’ dari Android O yang dikhususkan beroperasi pada perangkat Android dengan harga terjangkau. Konsep ini mirip dengan Android One yang telah diperkenalkan lebih dulu.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya