Makassar Raih Predikat Kota Layak Pemuda | Makassar Today
Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text

Nasional

Makassar Raih Predikat Kota Layak Pemuda

Published

on

PADANG – Wali kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menerima penghargaan Kota Layak Pemuda yang baru pertama kali dicanangkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menpora RI Imam Nahrawi di Hotel Grand Inna, Padang, Sabtu (28/10/2017).

Tepat di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 ini, terdapat 10 daerah Kabupaten Kota yang mendapatkan penghargaan di antaranya Padang, Bandung, Jakarta Utara, Tangerang, Tangerang Selatan, Ternate, Bantaeng. Selain piala dan penghargaan, Kabupaten/ Kota terpilih juga mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp100 juta dari Kemenpora RI.

Dalam sambutannya, Menpora RI berharap pemberian penghargaan yang perdana diselenggarakan ini menjadi bagian sejarah Indonesia dan mampu meningkatkan partisipasi pemuda pemudi se Nusantara.

“Tantangan menjadi seorang pemuda yaitu mampu memberikan kontribusi kepada negaranya, karena pemuda saat ini akan menjadi pemimpin di masa mendatang” ujar Menpora Imam Nahrawi.

Wali kota Danny dalam victory speechnya juga menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini adalah apresiasi yang luar biasa dan menjadi bagian yang tidak terlepas dari kerja dan semangat para pemuda pemudi di Kota Makassar.

“Semoga penghargaan ini mampu memicu dan memacu para pemuda untuk lebih bekerja nyata di masa mendatang, karena para pemuda adalah pemilik masa depan dan masa depan yang baik ditentukan oleh pemuda hari ini,” ujar Wali kota berlatar Arsitek ini.

Bagi Danny, Pemuda adalah pemilik masa depan. Bersama pemuda masa depan dua kali tambah baik tentunya bisa diwujudkan.

“Sekali lagi, Penghargaan bukanlah yang utama. Namun menjadi pembeda dan penanda bahwa Kota Makassar berjalan “on the right track” and “on the right progress” maka dari itu Jangan Biarkan Makassar Mundur Lagi,” kuncinya. (rls)

BAGIKAN:
Comments

Nasional

Mulai 1 Oktober, Cairan Vape Dikenakan Cukai 57 Persen

Published

on

By

Makassartoday.com – Mulai 1 Oktober 2018, produk likuid vape atau cairan rokok elektrik kena cukai 57 persen. Hal ini tentu berdampak terhadap kenaikan harga likuid. 

Namun, untuk menyiasati itu, pengusaha vape harus memangkas pengeluaran hingga keuntungan.

Ketua Asosiasi Pengusaha e-Liquid Mikro (APeM) Deni S menyampaikan, menekan pengeluaran diperlukan agar harga produk di konsumen tidak naik tinggi akibat dikenakannya cukai 57 persen.

“Nah soal kenaikan 57 persen itu, ya kita produsen mensiasatinya dengan mengurangi beberapa cost-costpengeluaran,” katanya ditemui di Kantor Ditjen Bea Dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Jakarta Timur, Rabu (18/7/2018).

Selain itu margin juga dipangkas, mulai dari produsen, hingga ke pengecer. Kalau tidak dilakukan maka kenaikan harga likuid akan signifikan.

“(Pengurangan margin) dari mulai marginnya produsen, margin distributor, dan margin retailer atau toko,” sebut dia.

Dengan demikian, harapannya harga likuid di konsumen bisa ditekan, dan naiknya hanya berkisar 5-10 persen.

“Sehingga nanti di konsumen itu naiknya hanya sekitar 5-10 persen,” tambahnya. (sumber: detik.com)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Nasional

Mensos Idrus Marham Diperiksa Kasus Suap PLTU Riau-1

Published

on

By

Makassartoday.com – Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham dipanggil KPK terkait kasus suap pembangunan PLTU Riau-1. Perkara itu menjerat anggota DPR Eni Maulani Saragih.

“Direncanakan pemeriksaan saksi Idrus Marham pada Kamis (19/7),” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (18/7/2018).

Dalam perkara ini, Eni selaku Wakil Komisi Komisi VII diduga menerima suap total Rp 4,5 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo untuk memuluskan proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1. Johannes merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Sedangkan keterkaitan Idrus berawal dari undangannya kepada Eni untuk datang ke kediamannya dalam acara ulang tahun anaknya. Saat itulah, Eni ditangkap KPK pada Jumat, 13 Juli, lalu. (sumber: detik.com)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Nasional

Danny Paparkan Kondisi Layanan Publik Makassar ke Juri IAI

Published

on

By

Makassartoday.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkesempatan memaparkan kondisi infrastruktur dan pelayanan publik dihadapan Juri Indonesia Attractiveness Index (IAI) di Gedung Tempo, Jl Palmerah, Jakarta, Rabu (18/7/2018).  

Pemaparan itu disaksikan langsung Juri IAI yang  beranggotakan Bambang Harimurti (Tempo), Handi (Frontier), Faisal Basri (Pengamat Ekonomi), dan Aviliani (Pengamat Ekonomi).

Sekedar diketahui, IAI adalah penghargaan yang diberikan kepada daerah yang memiliki daya tarik di sektor investasi, infrastruktur, layanan publik, dan pariwisata.

“Saya hadir bersama Kepala Inspektorat Zainal Ibrahim. Dihadapan juri, saya sampaikan soal Kota Makassar yang terus tumbuh progresif di berbagai sektor. Salah satunya adalah terkait inovasi kebijakan publik, seperti Pasikola (mobil antar jemput untuk anak sekolah di Kota Makassar), Makassar Home Care, Makassar Smart Card, dan beberapa kebijakan lainnya,” urai Danny.

Danny menegaskan, Pemerintah Kota Makassar berupaya terus memaksimalkan program pembangunan. “Semoga yang saya sampaikan mampu meyakinkan juri. Bagi Danny Pomanto, prestasi adalah bonus dari apa yang telah dilakukan,” ucapnya.  

Menurut Danny, hal terpenting adalah bagaimana program Pemerintah Kota Makassar mampu bermanfaat bagi masyarakat.

“Mohon doanya agar Kota Makassar semakin sejahtera dan mendapatkan pengakuan sebagai kota yang jaya,” imbuh Danny.
(hms)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya