FPTI Sulsel Mulai Bekerja, Langsung Pendataan Potensi Atlit Panjat Tebing | Makassar Today
Connect with us

Komunitas

FPTI Sulsel Mulai Bekerja, Langsung Pendataan Potensi Atlit Panjat Tebing

Published

on

MAKASSAR – Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Selatan periode 2017 – 2021 yang baru terbentuk, mulai bekerja untuk melakukan pendataan potensi atlit panjat tebing yang ada di provinsi beribukota Makassar ini.

Pendataan potensi atlit ini dimaksudkan untuk kelengkapan database atlit panjat tebing Sulawesi Selatan digelar di Lapangan Hasanuddin Makassar, Jumat, 3 November 2017.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Umum FPTI Sulsel, Imam Subekti, rencananya akan berlangsung hingga Sabtu, 4 November 2017. Adapun kategori yang digelar yakni kategori Boulder dan Speed.

Dalam sambutannya Imam Subekti berharap agar seluruh atlit panjat tebing Sulsel terus meningkatkan kemampuan hingga mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di even nasional maupun internasional.

“Kegiatan ini pun kami rangkaikan dengan penjaringan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional FPTI ke 16 di Yogyakarta tanggal 20 hingga 25 November mendatang,” terangnya.

Sementara itu, even yang diikuti 34 atlit yang terdiri dari 21 atlit putra dan 13 atlit putri dari 6 pengcab ini selanjutnya akan dilanjutkan di kampus STAIN Pare-Pare dalam rangkaian Event MISPALA Climbing Competition pada tanggal 8 hingga 11 November mendatang.

Diketahui, Pengurus FPTI Sulawesi Selatan periode 2017 – 2021 terbentuk pada Juli lalu dalam Musyawarah Provinsi FPTI Sulsel.


Advertisement
loading...
Comments

Komunitas

Danny Ingin MTC Jadi Contoh Perilaku Tertib Berlalulintas

Published

on

By

Makassartoday.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengajak MTC (Makassar Tiger Club) tour keliling Makassar.

Ajakan itu disampaikan Danny saat mengukuhkan Badan Pengurus MTC Periode 2017-2019 di Baruga Anging Mammiri, Jumat (19/1/2018).

“Kita tour keliling Makassar sekali seminggu atau dua minggu sekali. Ramai – ramai,” ajak Danny.

Tur keliling Makassar dimaksudkan tidak sekedar konvoi mengitari kota. Tour itu juga memberikan edukasi etika berlalulintas di jalan umum. Misalnya, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor berupa SIM dan STNK.

Kelengkapan kendaraan motor lainnya, seperti kaca spion, lampu sign, dan lampu stop juga kelengkapan pengendara seperti helm. Danny berharap, MTC dapat memberikan contoh perilaku tertib lalu – lintas bagi pengguna jalan yang lain.

Tertib lalu lintas kata Danny, harus dibudayakan di tengah – tengah masyarakat, apalagi jumlah pengendara motor baik roda dua ataupun empat terbilang besar di Makassar.

Tak jarang, kemacetan yang panjang juga diakibatkan oleh perilaku pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan lalu lintas. Contoh kecilnya, pengendara kerap menerobos traffic light saat lampu berwarna merah.

Lazim pula dijumpai, pengendara menghentikan kendaraan saat lampu berwarna merah di lajur yang mengharuskan berbelok kiri langsung.

Perilaku seperti inilah yang membutuhkan edukasi sehingga pengendara bisa menyadari sangat penting menghargai hak pengguna jalan yang lain.

“Perilaku tertib lalu lintas akan menghindarkan kita dari resiko kecelakaan di jalan raya,” ingat Danny.

Selain memberikan edukasi tertib lalu – lintas, Danny juga berharap MTC dapat mengisi ruang – ruang kreatifitas di Makassar dengan menggelar berbagai kegiatan positif. (*)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...