Pembobol Toko Elektronik di Jl Urip Sumoharjo Didor... | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Pembobol Toko Elektronik di Jl Urip Sumoharjo Didor…

Published

on

MAKASSAR – Darmawan alias Wawan nampak meringis kesakitan setelah timah panas polisi bersarang di kaki kanannya. Ia terpaksa dilumpuhkan lantaran kabur saat proses pengembangan kasus, Jumat (10/11/2017) dini hari.

Darmawan dibekuk oleh anggota Resmob Panakkukang bersama Resmob Polda Sulsel yang dipimpin Panit 2 Aiptu Yansen Siregar terkait kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan, yakni membobol sebuah toko elektronik di ruas Jl Urip Sumoharjo, Makassar, beberapa waktu lalu.

Polisi yang melakukan penyelidikan berhasil meringkusnya di Jl Rappokaling, tak jauh dari rumahnya. Dalam aksinya, Darmawan berhasil membawa kabur 14 unit laptop berbagai merek, 4 buah handphone dan 1 unit TV Led 32 inch. Darmawan tak sendiri, polisi juga masih mengejar satu rekannya berinisial F alas S yang kini masuk dalam DPO.


“Tersangka ini adalah pelaku curat di sebuah toko elektronik di Jl Urip Sumoharjo. Saat diamankan pelaku tak melakukan perlawanan, namun saat dibawa melakukan pengembangan, tersangka berusaha kabur hingga anggota mengambil langkah tegas dengan melimpahkan tersangka di bagian kaki,” jelas Aiptu Yansen Siregar.

Dihadapan petugas Darmawan mengakui perbuatannya dan telah menjual hasil curiannya tersebut ke sejumlah penadah, salah satunya seorang perempuan bernama Jumania (35) yang berlamat di Jl Rappokalling, Makassar.

“Satu penadah barang curian tersangka ikut kita amankan, yakni seorang perempuan. Satu penadah lain masih kita kembangkan,” sambungnya.

Pria berambut gimbal itu kini tak hanya menderita luka tembak, namun juga akan mengalami penderitaan panjang di dalam bui. Usai dirawat di RS Bhayangkara, Darmawan langsung digelandang ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Syamsul-Askay)

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

3 DPO Curat Modus Pecah Kaca Mobil Diringkus

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Resmob Polda Sulsel bersama Polda Papua Barat berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) modus pecah kaca mobil, Sabtu (21/4/2018).

Ketiga pelaku, yakni Hariyanto alias Anto Teleng (39), penjual karpet, alamat Jl Lure, Setapak, Lr 2, Kota Makassar, Asdar alias Ada (21), pedagang di Kapal, alamat Kampung Parang, Kecamatan, Limbung, Kabupaten Gowa serta Jayadi alias Jaya (40), pedagang di kapal, alamat Jl Darulma’arif, Rappokaling Raya, Kelurahan Tamoa Tallo, Kota Makassar.

Tiga pelaku ini diamankan berdasarkan laporan polisi masing-masing, SP KAP/98/IV/2018/Polda Papua Barat/Resta Sorong, LP/366/IV/2018/Papua Barat/Resort Sorong Kota.13 april 2018 serta Surat Permohonan Kapolda Papua Barat ke Kapolda Sulsel, No. B/337/IV/2018.

“Jadi pelaku sebelumnya berstatus DPO kasus curat modus pecah kaca mobil di wilayah hukum Polda Papua Barat. Hasil koordinasi dilakukan penyelidikan dan ketiganya berhasil diamankan di tempat berbeda,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Dari hasil interogasi para pelaku mengakui melakukan curat modus pecah kaca mobil di daerah sorong dengan caranmelempar pecahan busi motor di kaca dekat sopir dan mengambil tas yang berisikan uang.


“Adapun peran sdr. Haryanto al. Anto teleng adalah kapten. Lelaki Anto sebagai pengatur, penggambar, pelempar. Pemetik uang dalam mobil tersebut. Dglengan kerugian Rp400 juta sekitar April 20018,” sambung Dicky Sondani.

Pelaku Anto juga dalam pengakuannya telah melakukan curat dengan cara membobol rumah di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak tiga kali sekitar tahun 2017. Adapun modus operandi cara bobol indekost dan barang-barang yang di ambil sejenis ponsel dan laptop.

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan curat sekitar Jl Masjid Raya, Kota Sorong, sebesar Rp50 jura pada Februari 2018 yang disimpan korban di dalam mobil.

Sedangkan lelaki Asdar alias Ada, telah mengakui ikut serta dalam tindak pidana curat dengan berperan membonceng lelaki Anto dan bertugas sebagai jaga lawan dalam melaksanakan aksi.

“Hasil dari kejahatan mereka kemudian masing-masing dibagi sesuai tugas dan peran,” kata Dicky.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti, masing-masing, 2 sepeda motor jenis Fino, uang total Rp210 juta, koper berisi pakaian, 1 karung pakaian serta 2 handphone senter jenis nokia.

“Selanjutnya Tim Resmob Polda Sulsel berkordinasi dengan pihak personel Polda Papua Barat guna penyerahan tersangka untuk proses lebih lanjut,” tutup Dicky. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler