3 Pelajar Ini Diamankan Karena Diduga Curi Laptop | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

3 Pelajar Ini Diamankan Karena Diduga Curi Laptop

Published

on

MAKASSAR – Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Panakkukang mengamankan tiga oknum pelajar SMP lantaran diduga melakukan aksi pencurian komputer jinjing (laptop) di Jl Borong Raya 2, Kota Makassar, Sabtu (11/11/2017).

Ketiag pelaku masing-masing,
Su (15) Ak (14) dan WI (14). Satu pelkai, yakni Ak diamankan petugas saat menjalani pemeriksaan di ruang SMP Wahyu Makassar, Jl And Dg Sirua. Sementara dua lainnya diamankan di lokasi berbeda.


“Awalnya anggota Babinkamtibmas Paropo Brigpol Siratang datang ke sekolah itu dalam rangka sosialisasi bahaya narkoba. Saat berada di sana, seorang wali kelas menyampaikan ada salah satu siswa yang dilapor mencuri laptop dan sedang diinterogasi di ruang kepala sekolah,” jelas Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Harahap.

Dari keterangan petugas, ketiganya diduga kuat telah melakukan pencucian 1 unit laptop dan 1 unit netbook dari korban bernama Ronny (22) warga Jl Borong Raya Baru 1, Keluarahan Batua, Kecamatan Panakkukang.

Saat ini tiga oknum pelajar beserta barang bukti hasil curian sudah diamankan di Mapolsek Panakkukang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Syamsul Al Timen)

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

3 DPO Curat Modus Pecah Kaca Mobil Diringkus

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Resmob Polda Sulsel bersama Polda Papua Barat berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) modus pecah kaca mobil, Sabtu (21/4/2018).

Ketiga pelaku, yakni Hariyanto alias Anto Teleng (39), penjual karpet, alamat Jl Lure, Setapak, Lr 2, Kota Makassar, Asdar alias Ada (21), pedagang di Kapal, alamat Kampung Parang, Kecamatan, Limbung, Kabupaten Gowa serta Jayadi alias Jaya (40), pedagang di kapal, alamat Jl Darulma’arif, Rappokaling Raya, Kelurahan Tamoa Tallo, Kota Makassar.

Tiga pelaku ini diamankan berdasarkan laporan polisi masing-masing, SP KAP/98/IV/2018/Polda Papua Barat/Resta Sorong, LP/366/IV/2018/Papua Barat/Resort Sorong Kota.13 april 2018 serta Surat Permohonan Kapolda Papua Barat ke Kapolda Sulsel, No. B/337/IV/2018.

“Jadi pelaku sebelumnya berstatus DPO kasus curat modus pecah kaca mobil di wilayah hukum Polda Papua Barat. Hasil koordinasi dilakukan penyelidikan dan ketiganya berhasil diamankan di tempat berbeda,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Dari hasil interogasi para pelaku mengakui melakukan curat modus pecah kaca mobil di daerah sorong dengan caranmelempar pecahan busi motor di kaca dekat sopir dan mengambil tas yang berisikan uang.


“Adapun peran sdr. Haryanto al. Anto teleng adalah kapten. Lelaki Anto sebagai pengatur, penggambar, pelempar. Pemetik uang dalam mobil tersebut. Dglengan kerugian Rp400 juta sekitar April 20018,” sambung Dicky Sondani.

Pelaku Anto juga dalam pengakuannya telah melakukan curat dengan cara membobol rumah di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak tiga kali sekitar tahun 2017. Adapun modus operandi cara bobol indekost dan barang-barang yang di ambil sejenis ponsel dan laptop.

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan curat sekitar Jl Masjid Raya, Kota Sorong, sebesar Rp50 jura pada Februari 2018 yang disimpan korban di dalam mobil.

Sedangkan lelaki Asdar alias Ada, telah mengakui ikut serta dalam tindak pidana curat dengan berperan membonceng lelaki Anto dan bertugas sebagai jaga lawan dalam melaksanakan aksi.

“Hasil dari kejahatan mereka kemudian masing-masing dibagi sesuai tugas dan peran,” kata Dicky.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti, masing-masing, 2 sepeda motor jenis Fino, uang total Rp210 juta, koper berisi pakaian, 1 karung pakaian serta 2 handphone senter jenis nokia.

“Selanjutnya Tim Resmob Polda Sulsel berkordinasi dengan pihak personel Polda Papua Barat guna penyerahan tersangka untuk proses lebih lanjut,” tutup Dicky. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler