IYL Dekati Keluarga Besar As’adiyah | Makassar Today
Connect with us

Politik

IYL Dekati Keluarga Besar As’adiyah

Published

on

MAKASSAR- Kandidat Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL) turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Muktamar As’adiyah ke XIV di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, 11-13 November 2017.

Pelopor perda pendidikan gratis pertama di Indonesia ini, mengaku turut merasakan konstribusi besar Pondok Pesantren As’adiyah yang berpusat di Kabupaten Wajo dalam menjalankan syiar Islam di Sulsel selama puluhan tahun.

Berkat, As’adiyah dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya, berbagai perubahan besar di masyarakat bisa dirasakan, khsusunya bagi ummat Islam. Untuk itu, keberadaan pesantren ini harus terus dijaga, sekaligus didorong untuk membangun karakter generasi, terutama dalam bidang keagamaan.

“Kita tidak boleh menutup mata dan membiarkan pengaruh dan ancama modernitas yang bisa merusak moral para generasi. Olehnya itu, Pesantren As’adiyah harus menjadi salah satu benteng untuk menjaga para generasi kita. Kita menaruh harapan besar untuk itu,” kata Ichsan.

Menurut dia, As’adiyah yang kini memiliki cabang di hampir semua daerah di Sulsel, termasuk di provinsi lainnya, harus menjadi lokomotif lahirnya generasi-generasi relegius, termasuk mencetak para dai dan ulama. Apalagi selama ini, banyak ulama besar di Sulsel lahir dari “rahim” As’adiyah.

“Kita patut berterima kasih kepada As’adiyah atas konstribusi besarnya selama ini. Selamat bermuktamar dan merajut ukhuwah kembali. Semoga hasil terbaik diputuskan di muktamar untuk terus menjalankan syiar keagamaan,” pesan Ichsan yang tak lain ketua PMI Sulsel.

Selain menyampaikan ucapan terima kasih, IYL secara khusus mengirim karangan bunga yang berisi ucapan selamat atas pelaksanaan Muktamar As’adiyah di Asrama Haji, Balikpapan. (Farel)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Politik

IYL-Cakka Satukan Pentolan Kotak Kosong di Enrekang

Published

on

By

Makassartoday.com – Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) semakin membuktikan diri jika koalisi rakyat menyatu dibarisan pemenangannya.

Maju melalui dukungan KTP rakyat, membuat pasangan nomor urut 4 ini bisa diterima berbagai lapisan. Tak terkecuali tim maupun pendukung yang berseberangan di Pilkada kabupaten/kota mereka menyatu di pilgub.

Bukti terbaru jika pasangan ini memang diterima berbagai elemen, tercermin saat Andi Mudzakkar melakukan silaturahmi di Kabupaten Enrekang, Rabu (20/6/2018). Dua kekuatan yang berbeda sikap di Pilkada Enrekang justru bahu-membahu di pasangan IYL-Cakka.

Masing- masing Tim Pemenangan Kotak Kosong dan tim Muslimin Bando- Asman ( MB- Asman). Saat silaturahmi di Enrekang, pentolan atau pendukung dua tim tersebut menyatakan tekad untuk memenangkan pasangan Ichsan Yasin Limpo- Andi Mudzakkar.

Ketua Demokrat Enrekang, Emil Salim P Kulle yang juga tim pemenangan MB- Asman, menegaskan komitmennya itu saat silaturahmi masyarakat Desa Tallungura, Kecamatan Curio.

” Selain karena perintah partai, kami yakin hanya IYL- Cakka, yang bisa membangun Sulsel,” kata Emil. Ichsan maupun Cakka, kata Emiel adalah sosok yang bersih.

Sementara itu, Komandan Kotak Kosong
Desa Bangkan, Kecamatan Buntu Batu, Karamak, juga mengungkapkan hal yang sama. Dia mengaku terkesan dengan kedatangan Cakka ke desanya.

Untuk menuju ke Desa Bangkan, akses jalan cukup sulit. Apalagi, hujan mengguyur desa tersebut. Cakka terpaksa jalan kaki. ” Terima kasih atas kedatangan Opu. Jauh- jauh datang ke desa kami untuk silaturahmi,” katanya.

Karamak mengatakan, kunjungan Cakka ke desanya adalah satu kehormatan besar. ” Insya Allah, kami takkan mengecewakan IYL- Cakka di sini,” janjinya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

NH: Jangan Pilih Cagub Yang Tolak Pemekaran Luwu Raya

Published

on

By

Makassartoday.com – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menghadiri kampanye akbar di Stadion Lagaligo kota Palopo, Rabu (20/6/2018). Pada kesempatan tersebut, pemekaran Luwu Raya menjadi isu sentral.

Gabungan tokoh masyarakat dan pimpinan Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Palopo, menandatangani deklarasi percepatan pembentukan provinsi Luwu Raya. Sebaliknya, NH-Aziz menyatakan kesiapan menjalankan amanah perjuangan provinsi.

NH mengatakan, jelang Pilgub, ada calon gubernur yang menyatakan tidak setuju pemekaran Luwu Raya. Alasannya, daerah ini tidak layak membentuk provinsi baru. Bagi NH, ini merupakan pelecehan terhadap masyarakat Luwu Raya.

“Masyarakat Luwu Raya harus bersatu, menunjukkan tekadnya mendukung kemandirian daerahnya. Jadi kalau ada calon yang tidak setuju, jangan dipilih,” kata NH di sambut tepuk tangan puluhan ribu masyarakat di stadion Lagaligo.

NH menyebut upaya pemekaran Luwu Raya bukan sekadar janji kampanye. Program ini untuk kepentingan masyarakat. Selama ini, sebagian orang terutama di pelosok, belum mendapatkan kesejahteraan maupun akses layanan pemerintah yang merata.

“Pemekaran bukan untuk memisahkan persaudaraan Luwu dengan Sulsel. Ini hanya perpisahan administrasi, agar perhatian pemerintah pusat lebih besar untuk daerah ini,” ujar NH.

“NH-Aziz tidak akan biarkan masih ada jalan rusak di Luwu Raya. Tidak akan biarkan ada masyarakat yang belum nikmati listrik dan air bersih, atau anak yang tidak sekolah. Semangat pemekaran adalah semangat pemerataan, sesuai konsep Membangun di Kampung,” NH melanjutkan. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Cicu Ajak Warga Kumala ke TPS 27 Juni

Published

on

By

Makassartoday.com – Mendekati hari Pilawali Makassar 2018, Andi Rachmatika Dewi intens temui warga.

Calon wakil dari pasangan Munafri Arifuddin ini mengunjungi daerah Kumala, Rabu (26/6/2018). Kunjungannya ke wilayah tersebut untuk bersilaturahmi dengan warga serta mensosialisasikan program dan visi-misinya bersama Munafri Arifuddin.

“Hanya bersilaturahmi dengan warga sekaligus kembali mengingatkan untuk datang ke TPS memilih tanggal 27 Juni nanti,” terang Cicu, begitu ia akrab disapa.

Di hadapan warga, dokter gigi yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini juga menguraikan beberapa programnya. Hal tersebut ia lakukan agar warga lebih selektif memilih pemimpin.

“Program kami jelas, apa yang kami lakukan juga semata-mata berjuang untuk rakyat. Mudah-mudahan masyarakat Makassar lebih realistis juga dalam memilih,” jelasnya.

Di akhir acara, politisi cantik ini menyempatkan untuk berfoto bersama warga. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya