Wow! 2 Siswi SMA di Gowa Lumpuhkan Pelaku Jambret | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Wow! 2 Siswi SMA di Gowa Lumpuhkan Pelaku Jambret

Published

on

SUNGGUMINASA – Sunarti serta Dwi Anggreini bisa dibilang bukan wanita biasa. Meski masih berstatus pelajar, namun keduanya bikin banyak orang geleng-geleng kepala.

Semua berawal saat keduanya menjadi korban aksi jambret di depan BTN Gowa Lestari, Jl Yusuf Beauty, Jumat (10/11/2017) sekitar pukul 23.00 Wita.

Keduanya yang melintas berboncengan sepeda motor tiba-tiba dipepet oleh dua pelaku jambret yang juga mengendarai sepeda motor dari arah belakang.

Satu unit ponsel merk Oppo yang disimpan diantara tumpukan buku di tangan korban Dwi Anggraeni yang duduk di belakang berhasil dirampas oleh pelaku. Melihat kejadian tersebut, korban bukannya pasrah namun sebaliknya malah nekat mengejar kedua pelaku.

Setelah mengejar hingga ke pertigaan Jl Yusuf Beauty dan Jl Malino, salah satu korban melompat dari sepeda motor dan berhasil menarik salah satu baju pelaku hingga sepeda motor yang dikendarai pelaku terjatuh.

Apes bagi kedua pelaku jambret, lantaran terjatuh di tengah kerumunan orang banyak. Akibatnya, pelaku menjadi bulan-bulanan massa.


Unit Reskrim Polsek Somba Opu yang menerima informasi langsung terjun ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku yang terlanjur babak belur dipukuli massa.

Adapun kedua pelaku teridentifikasi atas nama Yusril (18) serta Muhammad Refki (23) alamat Jl Kumala, Kota Makassar. Pelaku Yusril diketahui sebagai eksekutor merampas ponsel korban dan Muhammad Refki sebagai joki.

“Kedua pelaku saat ini sudah mendekam di sel Mapolsek Somba Opu berikut barang bukti 1 buah ponsel merk Oppo milik korban serta sepeda motor Honda Beath warna putih DD 4379 RS yang digunakan pelaku,” jelas Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan. (Rahman Sijaya)

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

3 DPO Curat Modus Pecah Kaca Mobil Diringkus

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Resmob Polda Sulsel bersama Polda Papua Barat berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) modus pecah kaca mobil, Sabtu (21/4/2018).

Ketiga pelaku, yakni Hariyanto alias Anto Teleng (39), penjual karpet, alamat Jl Lure, Setapak, Lr 2, Kota Makassar, Asdar alias Ada (21), pedagang di Kapal, alamat Kampung Parang, Kecamatan, Limbung, Kabupaten Gowa serta Jayadi alias Jaya (40), pedagang di kapal, alamat Jl Darulma’arif, Rappokaling Raya, Kelurahan Tamoa Tallo, Kota Makassar.

Tiga pelaku ini diamankan berdasarkan laporan polisi masing-masing, SP KAP/98/IV/2018/Polda Papua Barat/Resta Sorong, LP/366/IV/2018/Papua Barat/Resort Sorong Kota.13 april 2018 serta Surat Permohonan Kapolda Papua Barat ke Kapolda Sulsel, No. B/337/IV/2018.

“Jadi pelaku sebelumnya berstatus DPO kasus curat modus pecah kaca mobil di wilayah hukum Polda Papua Barat. Hasil koordinasi dilakukan penyelidikan dan ketiganya berhasil diamankan di tempat berbeda,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Dari hasil interogasi para pelaku mengakui melakukan curat modus pecah kaca mobil di daerah sorong dengan caranmelempar pecahan busi motor di kaca dekat sopir dan mengambil tas yang berisikan uang.


“Adapun peran sdr. Haryanto al. Anto teleng adalah kapten. Lelaki Anto sebagai pengatur, penggambar, pelempar. Pemetik uang dalam mobil tersebut. Dglengan kerugian Rp400 juta sekitar April 20018,” sambung Dicky Sondani.

Pelaku Anto juga dalam pengakuannya telah melakukan curat dengan cara membobol rumah di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak tiga kali sekitar tahun 2017. Adapun modus operandi cara bobol indekost dan barang-barang yang di ambil sejenis ponsel dan laptop.

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan curat sekitar Jl Masjid Raya, Kota Sorong, sebesar Rp50 jura pada Februari 2018 yang disimpan korban di dalam mobil.

Sedangkan lelaki Asdar alias Ada, telah mengakui ikut serta dalam tindak pidana curat dengan berperan membonceng lelaki Anto dan bertugas sebagai jaga lawan dalam melaksanakan aksi.

“Hasil dari kejahatan mereka kemudian masing-masing dibagi sesuai tugas dan peran,” kata Dicky.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti, masing-masing, 2 sepeda motor jenis Fino, uang total Rp210 juta, koper berisi pakaian, 1 karung pakaian serta 2 handphone senter jenis nokia.

“Selanjutnya Tim Resmob Polda Sulsel berkordinasi dengan pihak personel Polda Papua Barat guna penyerahan tersangka untuk proses lebih lanjut,” tutup Dicky. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler