Kebakaran di Selayar, 1 Orang Tewas Terpanggang | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Kebakaran di Selayar, 1 Orang Tewas Terpanggang

Published

on

SELAYAR – Kebakaran melanda sejumlah rumah warga di JlnSyarif Al Qadri, Kuarahan Benteng Selatan, Kecmatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu (12/11/2017) sekira pukul 10.30 WITA.

Dalam laporan polisi disebutkan bahwa apa diduga pertama kali berasal dari rumah warga bernama Andi Raja Pincam Karaeng Bonto yang kemudian menjalar ke rumah warga lain bernama Sitti Nusrah (mantan Anggota KPU) serta satu rumah lain milik anggota Polri bernama Irwan.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 12.00 Wita, setelahb3 unit mobil pemadam kebakaran dibantu masyarakat tiba di lokasi kejadian.

Dalam peristiwa ini, 1 orang dilaporkan meninggal dan 1 orang korban luka, serta kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

Sumber Polres Kepulauan Selayar menyebut identitaa korban seorang perempuan berusia 60 tahun bernama Andi Rahmatia alias Tiknong. Sementara koran luka, yakni seorang pelajar bernama Andi Nur Fikria Patina alias Fia (18).

Sejauh ini, Satuan Reskrim Polres Selayar telah melakukan identifikasi dan memasang garis police Li di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan saksi pihak keluarga menyebabkan bahwa saat kejadian korban tak mampu menyelamatkan diri lantaran menderita penyakit asam urat/reumatik.

Korban meninggal dunia sudah dibawah ke Rumah Sakit Hayyung untuk dilakukan Otopsi. Hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan. (Askay Khan)


Advertisement
loading...
Comments

Sulsel

KPU Makassar Lakukan Cara Unik Saat Coklit

Published

on

By

Makassartoday.com – Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Mulai dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Setelah melakukan apel akbar 20 Januari 2018 di Lapangan Karebosi Makassar lalu, petugas PPDP mulai menjalankan tugasnya mendatangi rumah warga untuk melakukan pencoklitan data pemilih, yakni mencocokkan DP4 dengan KK yang miliki oleh warga.

Untuk menarik perhatian warga, petugas PPDP menggunakan pakaian yang dapat menarik perhatian warga, seperti di kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo petugas PPDP mengenakan pakaian yang sengaja mengundang perhatian.

Sementara di kelurahan lainnya, petugas PPDP ada yang menggunakan Baju Bodo khas Sulsel. Sedangkan anggota PPK dan PPS yang ikut mendampingi petugas PPDP dalam melakukan pencoklitan menggunakan pakaian seragam.

Pencocokan dan Penelitian ini dilakukan berbeda dengan Pemilihan-pemilihan sebelumnya yang masih manual. Sekarang berbasis aplikasi, semua petugas PPDP menggunakan Hp android dan mendownlood aplikasi Lion PPDP KPU Makassar.

Yang unik lagi ada petugas PPDP berumur 50 tahun lebih mengenakan seragam sekolah SMP untuk mencoklit data warga. (Rusdi)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...