Waduh, Baliho NH-Aziz Berubah Jadi IYL-Cakka di Gowa | Makassar Today
Connect with us

Politik

Waduh, Baliho NH-Aziz Berubah Jadi IYL-Cakka di Gowa

Published

on

GOWA – Baliho pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) disabotase oleh oknum tidak bertanggungjawab di Kabupaten Gowa. Ironisnya, baliho pasangan nasionalis-religius tersebut berganti menjadi alat peraga pasangan calon gubernur lainnya.

Ketua Relawan Barambang NH-Aziz, Malga Sahtar, mengatakan baliho yang disabotase itu berada di persimpangan empat di dekat kuburan Dato Pagentungan, Kabupaten Gowa. Disayangkannya tindakan oknum yang tidak bertanggungjawab itu lantaran sama saja mencederai proses demokrasi di Sulsel.

“Baliho besar NH-Aziz di Gowa, tepatnya di simpang empat kuburan Datu Pagentungan ada yang sabotase. Mendadak baliho itu hilang dan terganti dengan baliho pasangan calon gubernur lainnya,” kata Malga, saat dihubungi Minggu (12/11/2017).

Malga menduga aksi sabotase baliho NH-Aziz terjadi pada Sabtu, 11 November, dini hari. Musababnya, pada Jumat malam, para relawan masih melihat baliho NH-Aziz terpasang. Baru pada Sabtu pagi, pihaknya mengetahui baliho tersebut hilang dan diganti dengan alat peraga kandidat lain.

Malga menegaskan pihaknya tidak ingin berandai-andai, apalagi menuduh pihak lain tanpa ada bukti. Diakui dia, meski sempat kesal, pihaknya sudah menenangkan para relawan. Tim NH-Aziz, sambung dia, memilih positif thinking dan melanjutkan perjuangan pemenangan.

“Saya sudah imbau relawan dan pendukung NH-Aziz untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Intinya, kita semua bekerja saja untuk memenangkan NH-Aziz demi mewujudkan Sulsel Baru yang lebih makmur dan sejahtera.”

“Tidak masalah, kalau satu baliho NH-Aziz dirusak atau disabotase, maka akan muncul 1.000 baliho NH-Aziz,” sambung Malga.

Diketahui, aksi perusakan baliho NH-Aziz sudah berulangkali terjadi. Tidak hanya di Gowa, tapi juga di sejumlah daerah lain di Sulsel, semisal di Kota Makassar dan Kabupaten Takalar. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Loyalis IAS: Cuma Pengkhianat Yang Tak Dukung Appi-Cicu

Published

on

By

Makassartoday.com – Loyalis mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Siradjuddin (IAS) kembali menegaskan posisinya dalam Pilwali Makassar 2018 mendatang.

Mereka menyatu dalam berbagai komunitas pendukung Paslon nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Salah satunya Jhon Hardiyansyah yang kini menjabat sebagai Sekretaris Tim Hukum Appi-Cicu.

Jhon menanggapi adanya klaim pihak yang mengatasnamakan loyalis IAS, namun malah mendukung paslon lain. Ia menegaskan bahwa sejak awal IAS sudah meminta seluruh jaringan dan barisan orang-orang yang dekatnya untuk satu dukungan ke Appi-Cicu.

“Tidak ada loyalis yang tidak ikut perintah. Perintah Pak IAS sangat jelas, tegas, dukung Appi-Cicu. Jadi kalau ada mengaku loyalis tapi tidak mendukung Appi-Cicu, itu loyalis kW2, loyalis tidak tahan lapar lalu tega mengkhianati Pak IAS,” tegasnya, Senin (19/2/2018).

Menurut Jhon, orang-orang yang setia kepada IAS tidak pernah berpikir jabatan, karena kita selalu mengedepankan persaudaraan.

“Bukan karena kepentingan proyek, bukan pula karena ingin dekat dengan penguasa,” tegas Jhon dengan nada nenyindir.

Adapun kelompok yang mengatasnamakan loyalis IAS, tapi tak mendukung Appi-Cicu, kata Jhon hanya sebuah klaim untuk kepentingan pribadi dan tidak punya kaitanya dengan pak IAS. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler