Dewan Sahkan Gaji Honorer Pemkot Rp1 Juta Tahun Ini | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Dewan Sahkan Gaji Honorer Pemkot Rp1 Juta Tahun Ini

Published

on

MAKASSAR – Lembaga DPRD Makassar akhirnya mengesahkan kenaikan gaji honorer lingkup Pemkot Makassar sebesar Rp1 juta pada Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2017 ini.

Penetapan tersebut berlangsung melalui rapat paripurna yang digelar pada Senin (13/11/2017) siang yang dihadiri langsung Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI.

Adapun gaji honorer sebelumnya hanya Rp550 ribu akan naik menjadi Rp1 juta perbulan.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto setelah paripurna mengungkapkan bahwa anggaran kenaikan gaji honorer sebelumnya telah diusulkan pihaknya dan disepakati melalui Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).  

“Adapun anggarannya menggunakan Dana Insentif Daerah (DID),” imbuh  Wali Kota Makassar peraih penghargaan Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha di hari Pahlawan ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta mengatakan, semua yang telah dibahas pada rapat badan anggaran adalah persetujuan bersama antara legislatif dan eksekutif yang ditandai dengan pengambilan keputusan pada sidang paripurna ini.

Setelah rapat paripurna tentang pendapat akhir Wali Kota Makassar terhadap Rancangan Peraturan Daerah Mengenai Perubahan Anggaran Pendapatan Daerah Kota Makassar Tahun Anggaran 2017, langsung dilanjutkan rapat Paripurna Penjelasan Walikota Makassar sebagai Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018. (Adhit)


Advertisement
loading...
Comments

Sulsel

KPU Makassar Lakukan Cara Unik Saat Coklit

Published

on

By

Makassartoday.com – Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Mulai dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Setelah melakukan apel akbar 20 Januari 2018 di Lapangan Karebosi Makassar lalu, petugas PPDP mulai menjalankan tugasnya mendatangi rumah warga untuk melakukan pencoklitan data pemilih, yakni mencocokkan DP4 dengan KK yang miliki oleh warga.

Untuk menarik perhatian warga, petugas PPDP menggunakan pakaian yang dapat menarik perhatian warga, seperti di kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo petugas PPDP mengenakan pakaian yang sengaja mengundang perhatian.

Sementara di kelurahan lainnya, petugas PPDP ada yang menggunakan Baju Bodo khas Sulsel. Sedangkan anggota PPK dan PPS yang ikut mendampingi petugas PPDP dalam melakukan pencoklitan menggunakan pakaian seragam.

Pencocokan dan Penelitian ini dilakukan berbeda dengan Pemilihan-pemilihan sebelumnya yang masih manual. Sekarang berbasis aplikasi, semua petugas PPDP menggunakan Hp android dan mendownlood aplikasi Lion PPDP KPU Makassar.

Yang unik lagi ada petugas PPDP berumur 50 tahun lebih mengenakan seragam sekolah SMP untuk mencoklit data warga. (Rusdi)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...