Drainase Mampet, Ruas Jl Perintis Digenangi Air Hujan | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Drainase Mampet, Ruas Jl Perintis Digenangi Air Hujan

Published

on

MAKASSAR – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak sore tadi mengakibatkan genangan di sejumlah ruas jalan. Salah satunya yang terpantau di ruas Jl Perintis Kemerdekaan Km 15, Keluarahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea.

Adapun genangan muncul di ruas jalan arah bandara menuju pusat kota. Meski bersifat inisidentil, namun cukup menimbulkan gangguan bagi akses kendaraan lalu lintas.

Selain diakibatkan oleh permukaan tanah yang rendah, genangan juga terjadi akibat mampetnya saluran air ke drainase induk.

“Sering sekali mi itu banjir, apa lagi klu hujan deras jalan itu kayak danau. Sudah kami sampaikan ke Pak Lurah tapi tidak pernah ada respon,” beber salah seorang warga yang membuka usaha di sekitar ruas jalan yang tergenang air.


Warga hanya bisa berharap pihak terkiat, khususnya Balai Besar Jalan dan Jembatan bisa melakukan pembenahan drainase di sepanjang ruas Jl Perintis Kemerdekaan yang selama ini tidak terintegrasi ke Sungai Tello. (Rusdi)

Lihat Videonya:

Advertisement
Comments

Sulsel

Ikut Bopong Jenazah Nenek Nurung, Kapolres Gowa Tuai Pujian

Published

on

By

Makassartoday.com – Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga ikut terlihat membopong jenazah nenek Dg Nurung dari RSUD Syekh Yusuf, tempatnya dirawat menuju rumah duka, Kamis (19/04/2018) pukul 16.00 Wita.

Almarhuma Dg Nurung, istri dari Dg Ramang, sosok pasangan lansia yang viral di media sosial. Dg Burung usia diumur 90 tahun setelah sejak lama hidup bersama suami dalam kondisi yang memperihatinkan.

Nenek Nurung bersama suaminya selama
ini menetap di sebuah rumah tak layak huni di wilayah Manggarupi, Kelurahan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Tanpa waktu yang lama, Kapolres Gowa memerintahkan personelnya untuk melakukan pengawalan mobil jenazah ke rumah duka dan juga ikut membantu mengangkat jenazah.

“Saya sangat prihatin dengan pasangan Kakek dan Nenek ini yang mana di masa tuanya hanya berdua dengan hidup yang begitu memprihatinkan. Namun saya juga sangat terharu, bahkan sampai ajal menjemput Nenek Nurung, Daeng Ramang sang suami masih tetap setia mendampingi istrinya,” tandas AKBP Shinto Silitonga.

Sebelumnya, Kapolres Gowa juga menyempatkan menjenguk Nenek Nurung di rumah sakit sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Kapolres juga mengaku salut dengan Dg Ramang yang terlihat setia menemani isteri tercinta selama dirawat di rumah sakit.


Diketahui, sepasang lansia ini tidak memiliki tanda pengenal, KTP, dan tidak memiliki KIS ataupun BPJS Kesehatan.

Usai menjenguk, Kapolres Gowa menjelaskan perihal penyebab nenek Nurung dibawa ke RS Syekh Yusuf 

“Menurut keterangan yang saya dapat di dalam nenek hendak mengambil beras, tapi kemudian terjatuh, dan si kakek yang mendengar kabar istrinya terjatuh langsung ke TKP menjemput nenek dengan naik bentor, dan kondisi nenek Nurung tampak belum stabil, ada lebam di mata kanannya,” jelas Kapolres.

Ia pun mengatakan Dg Ramang juga sedang dalam pemulihan, karena ada sedikit masalah pada penglihatannya.

Sebelum meninggalkan Rumah Sakit, Kapolres Gowa memberikan bantuan untuk meringankan beban sang kakek dan nenek yang sedang mengalami kesusahan.

Sejumlah warga yang menyaksikan pengawalan personel Polres Gowa atas jenazah nenek malang itu mendapat reaksi positif dari warga setempat.

“Jarang-jarang ada perwira polisi mau turun langsung angkat jenazah warga miskin. Bagus memang ini Kapolres ta’,” ujar salah seorang warga. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler