Makassar Tuan Rumah Pameran Outdoor Terbesar di Indonesia Timur | Makassar Today
Connect with us

BISNIS

Makassar Tuan Rumah Pameran Outdoor Terbesar di Indonesia Timur

Published

on

MAKASSAR – Pameran peralatan dan perlengkapan aktivitas outdoor, ‘International Outdoor Festival (Outfest) 2017’ akan digelar untuk pertama kalinya di Kota Makassar. Pemeran perlengkapan outdoor terbesar di kawasan Indonesia Timur ini akan dihelat tanggal 23-26 November di Celebes Covention Center (CCC) Makassar.

Hal tsb ditegaskan oleh Project Director Outfest Makassar, M Ruslan Zulkarnaen saat sesi konfrensi pers yang berlangsung di Kampung Popsa, Jl Penghibur, Makassar, Senin (13/11/2017).

Ruslan Zulkarnaen menambahkan, Outfest 2017 Makassar akan menghadirkan 30 brand perlengkapan outdoor, baik brand nasional maupun internasional. Event ini persiapannya sudah 90% dan sudah pasti akan dilaksanakan di tanggal 23-26 November 2017 mendatang.

“Event Outfest Makassar lebih mengarah ke edukasi tentang bagaimana dampak lingkungan bagi masyarakat. Dengan sisi edukasi ini, kami menargetkan pengunjung tidak hanya dari kalangan dewasa saja melainkan juga anak-anak. Oleh karena itu, nantinya kami juga akan melibatkan 23 asosiasi untuk memberikan edukasi alam kepada semua pengunjung,” lanjutnya.

Dalam sesi Konfrensi Pers turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadispbudpar) Sulsel, Musaffar Syah, dan Pendiri Internasional Outfest, Ronie Ibrahim.


Kadisbudpar Sulsel, Musaffar Syah mengungkapkan, pemerintah provinsi Sulsel dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sangat mendukung penyelenggaran Outfest 2017 di Kota Makassar. Sebagai bentuk dukungan, Disbudpar Sulsel memberikan rekomendasi kepada panitia penyelenggara untuk melaksanakan kegiatan ini.

“Pegiat alam bebas tidak salah memilih kota Makassar sebagai tempat penyelenggaraan Outfest 2017. Pemkot Makassar saat ini sedang berupaya meningkatkan infrastruktur pariwisata seperti memperluas bandara 2 kali lipat termasuk pelabuhan. Apalagi sektor pariwisata merupakan sektor unggulan kedua yang mendatangkan devisa terbesar secara nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Pendiri Outfest, Ronie Ibrahim menjelaskan, panitia penyelenggara menargetkan pengunjung Outfest Makassar nantinya yakni sekitar 20-25 ribu orang selama 4 hari pelaksanaan.

Target tsb tidak terlepas dari pertimbangan pihak Outfest yang sudah 2 kali menyelenggarakan event serupa di Jakarta pada bulan Maret hingga April lalu, dimana pengunjungnya tidak kurang dari 50 ribu orang.

“Jadi insya Allah dengan pertimbangan kami melaksanakan event ini di Jakarta, angka 25 ribu dapat terwujud untuk Kota Makassar. Kami juga menargetkan transaksi ekonomi dari pengunjung di Outfest Makassar nantinya berada dikisaran 4-10 Miliar Rupiah,” pungkasnya. (Fachri)

Advertisement
Comments

BISNIS

Four Points Hotel Tawarkan Konsep Nikah Mewah Tak Harus Mahal!

Published

on

By

Makassartoday.com – Manahaemen Four Points kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan yang bertema “The Art Wedding Gallery” di ball room Forum Points by Sheraton Hotel, Jl Landak Baru, Makassar, Jumat (9/3/2018).

Acara yang diadakan setiap tahun tersebut, kali ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Makassar, ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali.

Ditemui di lokasi, Nandang Suhendar selaku Direktor Akses Marketing menjelaskan, beberapa faktor diadakannya kegiatan ini, salah satunya besarnya animo masyarakat Makassar yang memilih hotel sebagai lokasi resepsi pernikahan.

“Orang berkewajiban menikah. Hotel adalah salah satu tempat untuk menjadi bagian kesuksesan dari orang-orang yang nikah. Hotel adalah salah satu tempat yang mampu mewujudkan kenangan baik untuk mempelai,” jelas Nandang.

Nandang juga menjelaskan bahwa event ini sengaja diadakan tidak terlalu besar karena banyaknya event di bulan Maret.


“Kebetulan ini memang tidak terlalu besar diadakan karena bersamaan event di bulan maret. Ini Luar biasa banyak sehingga kita lebih memaksimalkan kepada fendor yang bisa menciptakan seni konsep The art Wedding Gallery,” tambahnya lagi.

Menurut Nandang, kegiatan ini dilaksanakan agar orang-orang tahu bahwa pernikahan yang megah tidak harus dengan biaya yang mahal.

Penawaran dalam The art Wedding Galley ini dibuka dari harga 50 juta dengan kapasitas 500/pack.

“Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik wisatawan dengan konsepnya yang mengambil culture budaya” ujar Nandang.

Sementara untuk job pernikahan, Nandang mengharapkan tahun ini kegiatan wedding tersebut bisa mencapai target 200 pernikahan melihat tahun lalu total pernikahan keseluruhan dalam setahun mencapai 120. (Hajji Taruna- Windha)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler