Puluhan Warga Antre Dapatkan Gas Elpiji 3 Kg di Al-Markaz | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Puluhan Warga Antre Dapatkan Gas Elpiji 3 Kg di Al-Markaz

Published

on

MAKASSAR – Kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi di Kota Makassar memaksa pihak PT Pertamina menggelar operasi murah.

Operasi murah gas elpiji 3 kg berlangsung di pelataran parkir Masjid Al Markaz, Jl Sunu, Senin (13/11/2017) siang.

Puluhan warga yang kebanyakan kaum ibu rumah tangga dan anak-anak rela mengantre untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg murah senilai Rp15.500 pertanbung.

Rahma, salah satu warga yang beralamat di Jl Sinassara mengaku sudah tiga hari mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg. Adapun jika menemui gas elpiji 3 kg di pasaran harganya sudah melambung tinggi, bahkan mencapai Rp27 ribu di tingkat pengecer.

“Minggu lalu saya masih dapat harga Rp17 ribu. Kalau sekarang sudah langka, ada tapi harganya sudah Rp27 ribu. Sudah tiga hari gas langka di wilayah kami,” keluh Rahma.

Warga lainnya mengaku merasa terbantu dengan operasi pasar yang digelar pihak Pertamina, namun begitu mereka tetap berharap agar gas elpiji 3 kg di pasaran bisa kembali normal dalam waktu dekat.

“Kami tidak paham kenapa bisa langka. Yang jelas kami harap kondisi ini segera normal agar kami tidak jauh-jauh lagi mengantre,” harap Kandar, salah seorang warga. (Niar)


Advertisement
loading...
Comments

Sulsel

KPU Makassar Lakukan Cara Unik Saat Coklit

Published

on

By

Makassartoday.com – Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Mulai dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Setelah melakukan apel akbar 20 Januari 2018 di Lapangan Karebosi Makassar lalu, petugas PPDP mulai menjalankan tugasnya mendatangi rumah warga untuk melakukan pencoklitan data pemilih, yakni mencocokkan DP4 dengan KK yang miliki oleh warga.

Untuk menarik perhatian warga, petugas PPDP menggunakan pakaian yang dapat menarik perhatian warga, seperti di kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo petugas PPDP mengenakan pakaian yang sengaja mengundang perhatian.

Sementara di kelurahan lainnya, petugas PPDP ada yang menggunakan Baju Bodo khas Sulsel. Sedangkan anggota PPK dan PPS yang ikut mendampingi petugas PPDP dalam melakukan pencoklitan menggunakan pakaian seragam.

Pencocokan dan Penelitian ini dilakukan berbeda dengan Pemilihan-pemilihan sebelumnya yang masih manual. Sekarang berbasis aplikasi, semua petugas PPDP menggunakan Hp android dan mendownlood aplikasi Lion PPDP KPU Makassar.

Yang unik lagi ada petugas PPDP berumur 50 tahun lebih mengenakan seragam sekolah SMP untuk mencoklit data warga. (Rusdi)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...