alterntif text
Sulsel

Danny Silaturrahmi ke Kampung “Budaya” Paropo

MAKASSAR – Wali Kota Makassar kembali mengunjungi Kampung Paropo yang dikenal sebagai Kampung Budaya Bugis-Makassar di Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (14/11/2017).

Meski hujan rintik, tak menyurutkan langkah Danny untuk menemui warga di sana. Danny yang akan kembali maju sebagai calon di Pilwali Makassar 2018 mendatang itu mengaku datang ke Kampung Paropo untuk bersilaturahmi dengan warga setempat.

Danny mengingatkan warganya agar tidak lengah dan terus meningkatkan gerakan-gerakan masyarakat khususnya dalam hal kebersihan lingkungan.

“Di tengah hujan rintik yang menyejukkan, ini sekaligus saya ingin menyampaikan kepada kita semua agar gerakan kita untuk Longgar, Lorong bersih, MTR, itu harus terus kita tingkatkan, kita jangan cepat puas,” sebutnya dihadapan warga.

Pernyataan ini disampaikannya mengingat intesitas hujan beberapa hari terakhir kian meningkat. Wali kota berlatar belakang arsitek ini mengaku tidak akan membiarkan Makassar kembali menjadi langganan banjir seperti sebelum- sebelumnya.

“Marilah kita terus bersemangat untuk membangun kota kita, dan alhamdulillah sudah beberapa hari hujan ini aman- aman saja, yah kalau pun ada genangan cepat surut. Kita patut bersyukur itu berarti drainase kita tetap lancar,” ucapnya.

“Dulu sebelum jadi wali kota, kalau hujan enak mi tidur. Sekarang, semakin deras hujan semakin dak bisaka tidur. Kenapa? Kita menjaga orang kita jaga kota ini agar insya Allah air bisa lancar, semoga tidak terjadi banjir,” sambung Danny.

Walaupun demikian, Danny mengimbau agar tetap waspada. Mengingat beberapa kasus tahun lalu ditemukan tumpukan karung pasir yang disumbatkan ke saluran drainase di berbagai tempat di kota ini.

“Sehingga saya kira kita jangan cepat berpuas. Pak Lurah, RT/ RW, dan LPM agar terus menggalakkan kebersihan untuk terus menjaga kota kita,” kata Danny.

Selain itu, manatan konsultan tata ruang kota ini juga menyampaikan untuk tahun 2018 ini dirinya akan lebih berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur jalan untuk seluruh wilayah Makassar.

Untuk mewujudkan semua itu, Danny percaya kebersamaan birokrasi dan masyarakat adalah kuncinya. Apa yang pemerintah sekarang lakukan, baginya adalah menyempurnakan terus kerja-kerja mereka di birokrasi agar makin hari semakin baik. “Coba kita lihat sendiri Pak Lurah, Pak Sekcam (sampai sekarang) belum pulang itu tandanya ada keikhlasan, ada dedikasi yang tinggi dari birokrasi kota Makassar untuk terus memperbaiki kota ini,” akunya.

Persoalan infrastruktur, drainase dan jalan akan secepatnya diselesaikan. Danny juga membantah jika hal ini merupakan langkah politik, tapi menurutnya, bisanya kalau masyarakat senang, pasti akan mau senang terus dan harus dipahami bahwa masyarakat Makassar itu tidak bisa dibodohi. Masyarakat akan tahu yang mana wali kota berprestasi dan yang mana ‘piti kana-kanai’. (*) 

alterntif text

BAGIKAN:
alterntif text
loading...
Loading...
Comments

Terpopuler

loading...
To Top