Lagi, 3 ABG Terciduk Polisi Isap Lem di Warnet | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Lagi, 3 ABG Terciduk Polisi Isap Lem di Warnet

Published

on

SUNGGUMINASA – Jajaran Polres Gowa makin gencar melakukan pembersihan penggunaan narkoba di kalangan remaja.

Setelah sebelumnya mengamankan tiga murid sekolah dasar lantaran mabuk lem, kini tiga Anak Baru Gede (ABG) terciduk mengirup lem di sebuah warung Internet (Warnet) di Jl Wahidin Sudirohusodo, Selasa (13/11/2017) dini hari tadi.

Ketiganya diamankan Unit Patmor Polres Gowa yang menerima informasi bahwa warnet tersebut sering dijadikan lokasi pesta lem oleh para ABG.

“Kami tidak akan biarkan generasi muda terjerumus pada penggunaan narkoba termasuk penggunaan lem sebagai bahan yang mereka gunakan untuk mabuk-mabukan. Ini sangat berbahaya dan perlu dilakukan pembinaan,” jelas Kasat Sabhara Polres Gowa, AKP Alhabsyi.

Menurutnya, dalam melakukan pencegahan penggunaan narkoba serta uap lem berbahaya mengatakan tidak dapat selesai jika hanya mengandalkan pihak kepolisian saja, namun dibutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya bagi orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap anak mereka.

Ketiga ABG yang diamankan selanjutnya digelandang ke Mapolres Gowa untuk dilakukan pembinaan dengan memanggil pihak keluarga masing-masing. (Rahman Sijaya)


Advertisement
loading...
Comments

Hukum & Kriminal

Toko Furniture Jl Veteran Selatan Dibobol Maling

Published

on

By

Makassartoday.com – Toko Clarissa Furniture di Jl Veteran No 203, Kota Makassar, Sulsel, Minggu (22/1/2018) dini hari tadi.

Diduga pelaku masuk ke dalam toko dengan cara membuka gembok pagar besi. Saat berada di halaman toko pemaku memecahkan kaca toko diduga dengan menggunakan besi panjang yang berbentuk siku.

Kedua pegawai toko, Maliang dan Dg Tutu yang tiba sekitar pukul 09.00 WITA, mengaku menemukan toko dalam kondisi terbuka dan sejumlah barang berhamburan. Salah satu dari mereka kemudian menghubungi pihak administrasi toko bernama Erni, perihal kekaderan itu.

“Mereka menelpon saya, katanya toko dibobol maling. Saya langsung ke toko. Sepertinya pelaku mengincar uang, tapi kami tidak pernah menyimpan uang di toko ini karena rata-rata transaksi dilakukan via kartu gesek,” jelas Erni.

Meski tak ditemukan barang yang hilang, namun pihak toko tetap melayangkan laporan ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan. (Hajji Taruna)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...