Pelantikan DPD BMI Sulsel Bakal Dihadiri Megawati | Makassar Today
Connect with us

Politik

Pelantikan DPD BMI Sulsel Bakal Dihadiri Megawati

Published

on

MAKASSAR – Organisasi sayap dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Banteng Muda Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan akan melansungkan pelantikan pengurus pada tanggal 1 hingga 3 Desember 2017 mendatang.

Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BMI Sulsel tersebut, rencananya akan dihadiri lansung oleh, Ketua Umum DPP BMI, Nasaruddin Kiemas, dan akan dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri

“Insya Allah yang lantik nanti Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati, dan disaksikan lansung oleh Ketua Umum BMI Nasaruddin Kiemas. Kemudian SK (Surat Keputusan) nanti dibacakan oleh Sekretaris DPP BMI,” kata Sekretaris DPD BMI Sulsel, Idwar Anwar, Selasa (14/11/2017).

Idwar juga menuturkan jika pelantikan BMI Sulsel nanti rencananya akan bersamaan dengan Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) serta penyerahan langsung SK rekomendasi kepada calon kepala daerah (Cakada) usungan PDIP di 12 kabupaten/kota di Sulsel.

“Untuk jadwal dan tempatnya kami rencana di hotel clarion karena kami mengikut instruksi DPD PDIP Sulsel. Karena rencana bersamaan dengan Rakerdasus untuk penyerahan rekomendasi, Cabup dan Cawalkot dari usungan PDIP,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD BMI Sulsel, Andi Reginald mengatakan bahwa seluruh persiapan pelantikan dan penjemputan oleh ketua umum DPP PDIP sudah rampung. Bahkan, pihaknya siap memeriahkan sejumlah rangkaian rakerdasus partai berlambang moncong putih itu.

“Sebagai sayap Partai dari PDI Perjuangan, kami sudah rampungkan seluruh persiapan mulai dari pengurus hingga penjemputan Ibu Megawati dan Ketum BMI nanti. Apalagi ini kan dirangkaikan dengan konsolidasi partai jadi kami sudah siap,” ujar Andi Reginald. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Politik

Tiga Politisi Parpol Pengusung Appi-Cicu Berbaur di Halal Bihalal Pemkot

Published

on

By

Makassartoday.com – Acara Halal Bihalal Pemkot Makassar tak hanya dihadiri ribuan massa, namun juga elite partai pengusung Appi-Cicu.

Adalah jajaran pengurus DPC PAN Kota Makassar, diantaranya, Hamzah Hamid, Hasanuddin Leo, dan Zainal Dg Beta. 

Mereka tidak menampakkan batang hidung di kampanye terbuka Appi-cicu lapangan Hertasning, sore tadi, karena memilih hadir di acara silaturahmi dan Halal Bihalal Pemkot Makassar yang dihadiri 6.000 RT/RW ribuan penasehat wali kota, pengurus LPM, tokoh masyarakat, dan SKPD se-Kota Makassar.

Ketiga politisi PAN yang dimaksud tersebut, terlihat duduk di shaf terdepan bersama pejabat teras lainnya, duduk sebaris dengan Wali Kota Danny, Sekda, M Yasir, Plt Gubernur atau pejabat yang mewakili gubernur, Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali dan lain sebagainya.

Halal Bihalal ini sendiri merupakan ajang silaturahmi untuk merajut kebersamaan kepada seluruh jajaran Pemkot Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi penyemangat agar ke depan capaian yang baik terus ditorehkan, terjadi peningkatan kinerja dan prestasi di Pemkot Makassar.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, dalam sambutannya, menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin, atas antusias yang tinggi sehingga acara silaturahmi keluarga besar Pemkot Makassar tersebut berjalan sesuai yang diharapkan.

“Alhamdulillah, Halal Bihalal kembali mempertemukan kita semua, setelah sebulan penuh berjuang menjalankan ibadah puasa. Halal bihalal ini merekatkan yang renggang, menjaga fitrah dan kesucian kita setelah lebaran, bagai selembar kertas kosong yang bersih,” ujarnya, Sabtu (23/6/2018). (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Pemkot Imbau RT/RW Fungsikan Android Rekam Kegiatan Pencoblosan di TPS

Published

on

By

Makassartoday.com – RT/RW dan penasehat wali kota akan mengambil peran penting dalam menyongsong Pilkada Makassar yang demokratis, terbuka serta jujur dan adil.

Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar, Iskandar Lewa, menegaskan, sesuai Permendagri tahun 2007, tentang fungsi RT/RW membantu desa/kelurahan untuk tugas-tugas atau urusan di bidang pemerintahan.

Sejalan dengan semangat itu, Pilkada adalah bagian dari kegiatan pemerintah. Olehnya, RT/RW berpartisipasi mensukseskan jalannya pesta demokrasi Makassar yang tinggal hitungan lagi.

“Kami sudah mengimbau RT/RW se-Kota Makassar untuk terlibat langsung memantau jalannya Pilkada Makassar,” ungkap Iskandar, Sabtu (24/6/2018)

Iskandar menambahkan, di aturan lainnya yakni UU Pilkada No.20 /2016. Bahwa semua warga negara maupun organisasi kemasyarakatan lainnya berhak memantau jalannya pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Oleh sebab itu, hajatan demokrasi ini mengharuskan kita untuk berpartisipasi termasuk RT/RW dan perangkat pemerintah lainnya. Secara teknis kita sudah mengimbau kepada seluruh RT/RW untuk berpartisipasi, salah satunya RT/RW diimbau untuk merekam dengan android kegiatan di TPS masing-masing,” jelas Iskandar.

Salah seorang RT, Munafri MB, di Kelurahan Bontoala Tua, RT.02 RW.04 mengaku, siap menjadi pemantau pemilu pada 27 Juni mendatang.

“Pasti kami akan pantau setiap gerak-gerak mencurigakan di TPS nanti supaya terdokumentasu. Tak hanya itu, kami akan mengawal suara rakyat sampai ke KPU Kota Makassar, jadi jangan ada yang coba-coba mau jekkong,” tegasnya.

Senada, Ali Sewang, RT Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar RT.08 RW.02 tersebut mengaku, karena RT/RW adalah bagian dari pemerintah, dibina dan diberdayakan oleh pemerintah maka sepantas RT/RW mendukung setiap program dan acara pemerintah, termasuk Pilkada Kota Makassar.

“Jadi, kita sorot semua aktivitas Pilkada, itulah gunanya kita dibekali android untuk menjadi garda terdepan kegiatan pemerintah. Bukan menjadi bahan gugatan oleh sekelompok orang-orang yang tidak mau Makassar maju,” tegasnya.

Salah satu upaya ini dilakukan untuk mengawasi jalannnya Pilkada Makassar yang hanya akan diikuti satu paslon saja, yakni Appi-Cicu. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

2.670 Petugas Panwaslu Awasi Kecurangan di Pilkada Makassar

Published

on

By

Makassartoday.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar menurunkan 2.670 petugas guna mengawasi jalannya proses pemungutan suara Pilkada Makassar pada Rabu (27/6/2018), pekan depan.

Ketua Panwaslu Makassar, Nursari mengatakan, total petugas yang diturunkan dengan rincian 20 orang di tingkat kota (3 komisioner, 17 staf), 12 orang tingkat kecamatan (3 komisioner, 9 staf), 153 tingkt kelurahan serta panwas TPS masing-masing 1 orang petugas.

“Jumlah keseluruhan 2.670 orang yang akan memantau langsung jalannya Pilkada Makassar 27 Juni nanti dan mendeteksi jika ada kecurigaan di lapangan,” jelas Nursari dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (23/6/2018).

Nursari juga mengamankan agenda pelaksanaan apel siaga petugas Panwaslu Makassar yang akan berlangsung di Lapangan Karebosi pada Minggu (24/6/2018) besok pagi.

“Untuk menandai kesiapan pengawasan kita akan menggelar apel siaga di Lapangan Karebosi besok pagi,” tutup Nursari. (Maman)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya