PI Sulsel Desak Pemda Percepat Proses Perizinan | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

PI Sulsel Desak Pemda Percepat Proses Perizinan

Published

on

PAREPARE – DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulsel mendesak pemda mempercepat dan memudahkan proses perizinan, khususnya dalam bisnis properti. Ketua DPD PI Sulsel Yasser Latief meyakini, kemudahan perizinan bakal membuat perekonomian daerah bergairah.

“Perbankan sudah luar biasa mendukung pengembang supaya tetap berproduksi. Antara lain dengan diskon bunga dan membuat event-event seperti pameran perumahan. Yang kita tunggu adalah peran Pemda se-Sulsel untuk memudahkan dan mempercepat perijinan,” urai Yasser, disela acara BNI Griya Expo di Parepare, Selasa (14/11/2017).

Yasser menguraikan, jika perizinan mudah dan cepat, maka bisnis properti pasti bergairah.

Dampaknya bagi kota, antara lain toko-toko bahan bangunan akan ramai, leveransir (penyedia bahan bangunan) hidup, tukang punya pekerjaan , dan tentunya pemasukan bagi PAD daerah dari IMB dan pajak BPHTB.


“Pokoknya ada multiplier effect yang luar biasa jika mudah dan cepat. Tetapi sebaliknya, kalau urusan perijinan saja butuh waktu berbulan-bulan, maka akan banyak orang yang akan terdampak,” jelasnya.

YL mengibaratkan, peran pemerintah seperti teori ayam dan telur. Ayamnya diberi makan biar gemuk dan menghasilkan telur. Telur-telurnya inilah yg dipanen. Jangan ayamnya yang dipotong lalu dimakan. Biar bisa dinikmati banyak orang dan waktunya lama.

Ayam ini adalah personifikasi usaha. Telur itu adalah hasil berupa tenaga kerja, perputaran ekonomi dan pajak-pajak yang memberikan pemasukan bagi daerah. “Tapi kalau ayam dipotong atau perizinan dihambat, apa yg bisa ditunggu?” tegasnya. (*)

Advertisement
Comments

Sulsel

Deng Ical Lantik 116 Pejabat Pemkot Makassar

Published

on

By

Makassartoday.com – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, melantik 116 pejabat lingkup Pemerintah kota (Pemkot) Makassar di Ruang Sipakatau, Kantor Balaikota Makassar, Jumat (20/4/2018).

Pelantikan didasarkan pada SK Wali Kota Makassar Nomor 821.23.22 – 2018 tertanggal 20 April 2018, dan disaksikan sejumlah pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan camat, diantaranya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Daerah (BKPSDMD) Andi Baso Amiruddin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Andi Hadijah Iriani, Kepala Dinas Perhubungan Mario Said, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rahman Bando, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Nielma Palamba, dan Kepala Inspektorat Zainal Ibrahim. 

Dari 116 pejabat yang dilantik, 30 diantaranya menempati jabatan eselon IV a, 47 pejabat eselon IV b, 8 menduduki jabatan eselon III, 4 lurah, 13 kepala sekolah, dan 5 Dinas Dukcapil. Mereka mengisi posisi jabatan administrasi, pengawas, dan lurah.

Selain melantik pejabat lingkup pemerintahan, Deng Ical juga melantik pejabat fungsional guru atau pamong belajar sebagai kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) yang berbentuk satuan pendidikan sebanyak 9 orang.

Pelantikan hari ini dilakukan setelah berkonsultasi dan mengantongi izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri untuk melakukan pengisian jabatan lowong yang tujuannya mengantisipasi potensi terjadinya stagnasi dalam tubuh birokrasi di pemerintahan kota Makassar.


“Pelantikan ini memiliki makna simbolik yang menandakan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar telah diamanahkan kepada pejabat yang dilantik,” kata Deng Ical sapaan Plt Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal. 

Harapannya, lanjut Deng Ical, pejabat yang dilantik dapat menunjukkan kinerja dan prestasi sebagai pelayan masyarakat. Mereka yang dilantik hari ini telah melalui serangkaian proses panjang dan memenuhi aspek kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan rekam jejak yang baik berdasarkan rekomendasi dari Tim Penilai Kinerja yang diketuai oleh penjabat sekertaris daerah untuk mengisi jabatan yang lowong. 

Saat pelantikan, Deng Ical menyampaikan apresiasi khusus kepada Kepala BKPSDMD Andi Baso Amiruddin beserta seluruh jajarannya yang telah mempersiapkan pelantikan hari ini hingga berjalan sukses.

Deng Ical juga menekankan pelantikan hari ini lepas dari unsur politik dan semata – mata didasarkan pada pertimbangan profesional.

“Semua proses pelantikan ini tidak ada kaitannya dengan politik, karena tujuan utama pelantikan ini adalah bagaimana agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dalam proses pelantikan ini pasti ada yang senang dan tidak senang,” tuturnya. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler