Didor Lantaran Kabur Saat Pengembangan, 2 ABG Pelaku Begal Ini Minta Ampun | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Didor Lantaran Kabur Saat Pengembangan, 2 ABG Pelaku Begal Ini Minta Ampun

Published

on

MAKASSSAR – Personil Resmob Polda Sulsel berhasil meringkus dua pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) alias begal yang pernah beraksi di sejumlah wilayah Makassar.

Tak hanya diringkus, dua pelaku begal yang tergolong masih berusia belia itu terpaksa dihadiahi timah panas lantaran disebut melarikan diri saat pengembangan.

Kedua pelaku masing-masing Ahmad Arun Riadi alaias Mading (18), alamat Jl Sepakat, Kota Makassar serta Sofyan alias Cappi (19), alamat BTN Hartako Indah Blok 1 Ai Makassar.

Pelaku dibekuk berdasarkan LP576/K/VIII/2017/Restabes Makassar/ Sek Makassar & LP/799/K/V/2017/ Restabes Makassar/ Sek Panakukang di Jl Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Dihadapan polisi kedua pelaku yang masih berstatus Anak Baru Gede (ABG) itu mengaku terlibat aksi begal di 16 lokasi berbeda.

“Jadi dua-duanya punya lokasi aksi yang berbeda. Keduanya sama-sama pernah 16 kali melakukan aksi begal. Satu pelaku yakni lelaki Sofyan alias Cappi berstatus residivis,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol, Diky Sondani, Kamis (16/11/2017).

Diky menyebabkan, bahwa keduanya dilumpuhkan setelah berusaha kabur dengan cara melompat dari kendaraan petugas.

“Setelah barang bukti diamankan lalu anggota membawa kedua pelaku untuk penunjukan TKP, namun di perjalanan keduanya berontak dan lompat dari kendaraan,” sambung Diky.

Usai dilumpuhkan, kedua pelaku langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pertolongan medis. Di rumah sakit keduanya tak henti-hentinya meringis kesakitan sambil memohon ampun kepada petugas.

Saat ini keduanya sudah berada di Mapolsek Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Askay Khan)


Advertisement
loading...
Comments

Hukum & Kriminal

Dipicu Dendam Lama, 2 Warga Bulukumba Duel Berdarah di Jalan

Published

on

By

Makassartoday.com – Diduga sejak lama menyimpan dendam, dua orang warga di Dusun Batumenteng, Desa Bontobaji, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, terlibat duel berdarah, Selasa.(23/1/2018) malam.

Kedua warga ini diketahui bernama Baso bin Sainuddin (33) serta Rasak bin Battong (40). Keduanya adalah warga Dusun Lembang Kahu, Desa Bontobaji, Kecamatan Kajang, Kabuoaten Bulukumba.

Informasi dihimpun dari pihak kepolisian bahwa keduanya saling serang menggunakan senjata tajam saat bertemu di ruas jalan. Akibat kejadian ini, Rasak tewas dengan luka tikaman di bagian perut. Sementara Baso harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka tikaman juga di bagian perut.

“Menurut keterangan dari saksi bahwa korban dan pelaku berpapasan di jalan sekitar pukul 22.30 WITA, dimana pelaku dan korban mempunyai permasalahan sebelumnya,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani. (Hajji Taruna)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...