Tokoh Masyarakat Sambut Ichsan di HUT Gowa | Makassar Today
Connect with us

Politik

Tokoh Masyarakat Sambut Ichsan di HUT Gowa

Published

on

GOWA – Ichsan Yasin Limpo (IYL) boleh saja tidak lagi menjabat Bupati Gowa. Tapi berbagai terobosan yang dilakukannya dalam membangun sumber daya manusia (SDM), sepanjang masa akan dikenang.

Itu sebabnya di hari jadi Gowa ke 697, 17 November 2017, IYL yang dikenal sebagai pelopor pertama pendidikan gratis di Indonesia ini, mendapat sambutan hangat sejumlah tokoh masyarakat dan warga di Lapangan Syek Yusuf.

Punggawa, julukan yang disematkan ke pemimpin yang selalu memegang komitmennya ini, tiba lebih awal sebelum Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan datang di lokasi pusat peringatan hari jadi kabupaten bersejarah ini.

Saat menuju ke panggung tempat para tamu undangan, teriakan Punggawa menggema. Apalagi saat MC melalui pengeras suara menyampaikan selamat datang ke pemimpin yang membanggakan warga Gowa itu.

Seperti biasa, IYL membalas sambutan sejumlah tamu dan warga itu dengan salam punggawa atau salam yang berisi makna menebar energi dan pikiran-pikiran positif di setiap sendi kehidupan.

Sambil menunggu kegiatan dimulai, IYL menyempatkan mengalami sejumlah tamu undangan. Dan di momen inilah, para tamu, pejabat, tokoh masyarakat, pemuka agama, dan berbagai OKP memanfaatkan untuk berfoto bersama.

Tidak sedikit di antaranya mengajak IYL untuk melalukan Salam Punggawa, atau salam yang diindentikkan Ichsan Yasin Limpo selama ini. Tak hanya itu, mereka juga bercengkrama penuh keakraban.

Sementara saat kegiatan dimulai, baik Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, maupun Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, secara khusus melayangkan pujian atas berbagai konstribusi yang ditorehkan Ichsan saat menjadi bupati.

Menurutnya, konstribusi dan terobosan itu harus dilanjutkan untuk semakin memajukan Gowa, sekaligus menjadikan kabupaten tetangga Makassar ini sebagai kabupaten pendidikan pertama di Sulsel.

“Terima kasih kepada Bapak Ichsan Yasin Limpo atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini,” kata Adnan di sela-sela HUT Gowa, Jumat (17/11/2017) sore.

Selamat diketahui, saat masih menjabat bupati dua periode, IYL memang dikenal lebih fokus dalam membangun sumber daya manusia. Seperti menerapkan Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) yang pertama dilakukan di Indonesia.

Khusus di bidang Pendidikan, Gowa kini bisa menjadi kiblat pendidikan di Indonesia. Tak heran jika di kepemimpinan Adnan saat ini, berbagai prestasi dan apresiasi terus mengalir. (*)

BAGIKAN:
Comments

Politik

Belum Puas, Bawaslu Masih Ingin Minta Klarifikasi Ketua KPU Makassar

Published

on

By

Makassartoday.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, La Ode Arumahi mengatakan, pihaknya akan memanggil kembali Ketua KPU Makassar, Syarief Amir dan satu komisioner, Rahma Sayyed pada Selasa (22/5/2018), besok untuk dimintai klarifikasi. 

Pasalnya dalam undangan hari ini, hanya tiga Komisoner KPU Makassar yang hadir. Sementara dua Komisioner lainnya, khususnya Ketua KPU Makassar, Syarief Amir yang berhalangan hadir dengan alasan sedang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta.

“Ketua KPU dan satu komisiner lain, ibu Rahma Saiyed tidak hadir, artinya haknya dia dimintai keterangan juga perlu didengarkan,” kata La Ode Arumahi kepada wartawan.

Sementara kaitan dengan laporan yang masuk, akan diperiksa oleh Gakumdu hingga 5 hari, terhitung sejak masuknya laporan di Bawaslu RI pada Jumat 18 Mei 2018 lalu hingga Rabu 23 Mei 2018. 

“Prosesnya cuma 5 hari, setelah itu kita lihat apakah akan diteruskan ke penyidik atau tidak,” ujarnya.

Terpisah Komisiner KPU Makassar Bidang SDM, Andi Syaifuddin yang diminta tanggapan soal rencana Bawaslu mengaku bahwa hal tersebut tergantung dari pihak Bawaslu itu sendiri.

“Tergantung Bawaslu, kalau mau mengundang kembali,” tutupnya. (Rusdi)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Garnita NasDem Makassar Turun Ke Jalan Sosialisasikan Appi-Cicu

Published

on

By

Makassartoday.com – Pesta Demokrasi Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Makassar tinggal menghitung hari. Berbagai aksi dilakukan tim Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 1 tersebut.

Garnita Malahayati Partai NasDem Makassar contohnya. Salah satu sayap partai besutan Surya Paloh ini turun ke jalan untuk mensosialisasikan pasangan yang karib disapa Appi-Cicu tersebut.

Tak sekedar turun bersosialisasi, aksi perempuan-perempuan hebat yang pimpin langsung oleh Wakil Bendahara DPW Garnita Malahayati NasDem Sulsel, Riska Mulfiati Redindo tersebut juga berbagi takjil dengan pengguna jalan disepanjang Jalan Kakatua dan Pantai Losari.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Garnita Makassar bisa berbagi dengan saudara-saudara kita untuk berbuka. Mengingat ini momentum ramadhan sekaligus kami juga mensosialisasikan Pak Appi dan Ibu Cicu sebagai calon walikota dan wakil walikota dari partai kami,” jelas politisi muda yang akrab disapa Rambo itu.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa ia bersama Garnita dan seluruh jajaran Partai NasDem akan terus bergerak untuk memenangkan pasangan Appi-Cicu.

“Insya Allah Partai NasDem dan terkhusus Garnita akan terus bergerak memenangkan Pak Appi dan Ibu Cicu tanggal 27 Juni mendatang,” tegasnya. (Maman)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Jawaban KPU Makassar Usai Dimintai Klarifikasi Bawaslu

Published

on

By

Makassartoday.com – Tiga Komisioner KPU Makassar memenuhi undangan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Senin (21/5/2018).

Adapun undangan Bawaslu guna meminta klarifikasi pihak KPU Makassar yang tidak menjalankan putusan Panwaslu Makassar yang meminta KPU mengakomodir kembali pasangan Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) sebagai pasangan calon di Pilwali Makassar 2018.

Komisioner KPU Makassar Bidang SDM, Andi Shaifuddin yang dikonfirmasi usai menghadiri undangan Bawaslu menegaskan jika pihaknya tetap mengacu pada keputusan awal, yakni menetapkan satu pasangan calon saja, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) di Pilwali Makassar, sesuai hasil putusan PTTUN yang dikuatkan putusan Mahkamah Agung (MA).

Shaifuddin bersama dua rekannya, yakni Abdullah Mansyur, Wahid Hasyim menjelaskan, sikap KPU Makassar sudah sesuai dengan hasil konsultasi dengan pihak KPU Sulsel dan KPU RI.

“Hanya klarifikasi saja krnapa KPU mengambil sikap berbeda dengan Putusan Panwas. Kita jawab bahwa sikap KPU sesuai dengan hasil konsultasi kami ke KPU Provinsi dan diperkuat oleh KPU RI,” tegasnya. (Rusdi)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya