Politik

NasDem Sulsel Mulai Sikapi Kader Membelot di Pilwali

MAKASSAR – Deklarasi pasangan calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti (Danny-Indira) tinggal menghitung hari, undangan deklarasi yang diputuskan jatuh pada 22 November 2017 ini pun sudah mulai disebarkan.

Diketahui sebelumnya, Indira yang merupakan kader Partai NasDem telah mendapati teguran keras karena telah menyalahi keputusan partai yang telah lebih dahulu merekomendasikan calon Wali Kota Makassar, A Rachmatika Dewi sebagai satu-satunya yang diusung pada Pilwalkot Makassar 2018 mendatang.

Indira kemudian memilih jalan sendiri dan memutuskan akan mendampingi petahana Danny meski harus menyalahi aturan partainya, lalu seperti apa keputusan partai yang sebelumnya tegas mengatakan akan mengambil sikap atas kadernya yang melawan keputusan partai.

Juru Bicara NasDem Sulsel, M Rajab mengatakan, saat ini pihaknya juga sudah dapat foto undangan deklarasi paket DIAmi (Danny-Indira).

“Saat ini kami terus melakukan updating informasi terkait itu,” kata Rajab, Minggu (19/11/2017).

Lebih lanjut, Rajab menjelaskan, sebagai langkah awal, DPW NasDem Sulsel akan menyerahkan ke DPD Kota Makassar untuk melakukan proses awal, mengumpulkan bukti-bukti kepastiannya, lalu melakukan rapat pengurus harian untuk menentukan nasib Indira selanjutnya.

“Saya melihat ada beberapa poin antara Indira dan Nasdem yakni, Indira sebagai kader, Indira sebagai Ketua Garnita Nasdem Makassar, Indira sebagai Bendahara DPD Nasdem Makassar, Indira sebagai anggota DPRD Kota Makassar dan Indira sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Makassar.

Olehnya, kami menyarankan ke DPD Kota Makassar untuk melakukan rapat pada kesempatan pertama setelah Deklarasi DIAMi dilakukan,” jelas Anggota DPRD Sulsel itu. (*) 

alterntif text

BAGIKAN:
alterntif text
loading...
Comments

Terpopuler

loading...
To Top