Pendiri Kampung Inggris Pare Kediri Berbagi Ilmu di Makassar | Makassar Today
Connect with us

Komunitas

Pendiri Kampung Inggris Pare Kediri Berbagi Ilmu di Makassar

Published

on

MAKASSAR – Al Fath Foundation bekerjasama Phazolle Training Center (PTC) menggelar Seminar Nasional Bahasa bertemakan ‘Glancingly To English. Bahasamu Batas Duniamu’ bertempat di Ballroom Hotel Grand Asia, Jl Boulevard Panakukang, Makassar, Minggu (19/11/2017).

Seminar ini menghadirkan Pendiri Kampung Bahasa Pare Kediri sekaligus Direktur Utama Basic English Course (BEC), Mr. Kalend Osen, sebagai pembicara utama.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 800 peserta ini, diadakan oleh Al-Fath Foundation dan PTC guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya menguasai keterampilan bahasa Inggris, dan juga sebagai wadah pengenalan bagi Al-Fath Foundation sebagai organisasi yang bergerak di bidang event organizer, dan PTC sebagai lembaga bimbingan belajar di Makassar yang berfokus pada pengembangan keterampilan, khususnya bahasa Inggris.

Mr. Kalend Olsen dalam pemaparan materinya mengungkapkan, tidak ada cara khusus untuk mempelajari dan menguasai keterampilan berbahasa Inggris. Yang harus kita miliki untuk menguasai bahasa tsb hanyalah motivasi dan kemauan keras untuk terus latihan serta membiasakan diri.

“Alasan saya mendirikan lembaga Kampung Pare Kediri, supaya kemampuan bahasa Inggris saya tidak hilang. Maka dari itu saya mendirikan kampung ini, agar kita bisa bersama-sama latihan berbahasa Inggris. Bahasa Inggris bukan hanya milik mahasiswa jurusan bahasa Inggris saja, melainkan milik semua mahasiswa darimana pun asal jurusan mereka,” lanjutnya.

Ia pun mengutarakan harapannya, semoga semua peserta yang hadir bisa meningkatkan bahasa Inggrisnya dengan terus latihan, berjuang, dan tetap semangat menguasai bahasa Inggris.

“Jangan memimpikan kesuksesan tanpa perjuangan, dan jangan memimpikan bisa berbahasa inggris tanpa perjuangan serta semangat,” pungkasnya.

Harianto, Pendiri PTC sekaligus Panitia Penyelenggara mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini agar masyarakat mengetahui pentingnya bahasa Inggris dalam menghadapi persaingan global.

Ia pun berharap kepada semua peserta yang hadir, agar dapat mengaplikasikan ilmu dan wawasan dari Mr. Kalend Olsen, sepulang dari kegiatan seminar ini. (Fachri)


Advertisement
loading...
Comments

Komunitas

Danny Ingin MTC Jadi Contoh Perilaku Tertib Berlalulintas

Published

on

By

Makassartoday.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengajak MTC (Makassar Tiger Club) tour keliling Makassar.

Ajakan itu disampaikan Danny saat mengukuhkan Badan Pengurus MTC Periode 2017-2019 di Baruga Anging Mammiri, Jumat (19/1/2018).

“Kita tour keliling Makassar sekali seminggu atau dua minggu sekali. Ramai – ramai,” ajak Danny.

Tur keliling Makassar dimaksudkan tidak sekedar konvoi mengitari kota. Tour itu juga memberikan edukasi etika berlalulintas di jalan umum. Misalnya, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor berupa SIM dan STNK.

Kelengkapan kendaraan motor lainnya, seperti kaca spion, lampu sign, dan lampu stop juga kelengkapan pengendara seperti helm. Danny berharap, MTC dapat memberikan contoh perilaku tertib lalu – lintas bagi pengguna jalan yang lain.

Tertib lalu lintas kata Danny, harus dibudayakan di tengah – tengah masyarakat, apalagi jumlah pengendara motor baik roda dua ataupun empat terbilang besar di Makassar.

Tak jarang, kemacetan yang panjang juga diakibatkan oleh perilaku pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan lalu lintas. Contoh kecilnya, pengendara kerap menerobos traffic light saat lampu berwarna merah.

Lazim pula dijumpai, pengendara menghentikan kendaraan saat lampu berwarna merah di lajur yang mengharuskan berbelok kiri langsung.

Perilaku seperti inilah yang membutuhkan edukasi sehingga pengendara bisa menyadari sangat penting menghargai hak pengguna jalan yang lain.

“Perilaku tertib lalu lintas akan menghindarkan kita dari resiko kecelakaan di jalan raya,” ingat Danny.

Selain memberikan edukasi tertib lalu – lintas, Danny juga berharap MTC dapat mengisi ruang – ruang kreatifitas di Makassar dengan menggelar berbagai kegiatan positif. (*)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...