Jaring Pemain Muda, PSM Turunkan Tim Talent Scouting ke 5 Kota | Makassar Today
Connect with us

Liga Indonesia

Jaring Pemain Muda, PSM Turunkan Tim Talent Scouting ke 5 Kota

Published

on

MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts membentuk tim talent scouting untuk pencarian bakat pemain muda di beberapa kota yang ada di Indonesia Timur.

Adapun daerah yang menjadi target, antara lain Kupang (Nusa Tenggara Timur), Tulehu (Maluku), Kendari (Sulawesi Tenggara), Mamuju (Sulawesi Barat), dan Makassar (Sulawesi Selatan).

“Pekan ini tim pelatih PSM akan mulai melakukan scouting dibeberapa daerah. Di daerah tempat dilakukannya scouting telah terbentuk panitia lokal yang membantu pekerjaan dari tim pelatih PSM untuk melakukan seleksi terhadap calon pemain muda PSM,” ungkap Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, Rabu (22/11/2017).

Adapun scouting di Kota Tulehu, Kendari, Kupang bersamaan digelar pada tanggal 25-26 November dan tim pelatih dari PSM sudah ada di masing-masing kota pada tanggal 23 November.

“Tim pelatih dari PSM akan menuju kota tujuan sesuai dengan tugas dari pelatih kepala. Untuk seleksi di Tulehu akan digelar di lapangan Stadion Matawaru Tulehu, seleksi di Kendari akan digelar di lapangan Lakidende Kendari, dan seleksi di Kupang akan dilakukan di lapangan Bali United Kristal Kupang dan lapangan Polda Nusa Tenggara Timur,” lanjut Wina.

Wina menambahkan, bagi peserta yang telah mendaftarkan dirinya melalui registrasi online, datanya akan langsung diberikan ke masing-masing panitia lokal untuk dilakukan seleksi berkas sehingga yang akan dipanggil mengikuti seleksi nantinya benar-benar talenta pemain yang potensial dan memiliki bakat yang layak untuk menjadi bagian dari tim muda PSM Makassar. (Tina/Foto:Hajji Taruna)


Advertisement
loading...
Comments

Liga Indonesia

2 Legenda Sepak Bola Tanah Air Pilih Pensiun di Laga Akhir 2017

Published

on

By

MAKASSAR – Dua legenda pesepak bola tanah air, Syamsul Chaeruddin (PSM) dan Ponaryo Astaman (Borneo FC) memilih gantung sepatu pada akhir musim laga tahun 2017 ini.

Kedua mantan pemain Tim Nasional Indonesia ini memiliki alasan berbeda dimana Syamsul Chaeruddin yang selama 15 musim memperkuat tim Juku Eja mundur dengan alasan gagal membawa tim kesayangan tersebut merebut juara.

“Saya sudah 15 musim saya memperkuat PSM. Tapi, tidak sekalipun saya mempersembahkan trofi juara buat klub yang saya cintai ini. Saya akui gagal dan meminta maaf pada suporter yang selama ini setia mendukung PSM,” ujar Syamsul dengan kesedihan pada jumpa media seusai duel PSM vs Madura United di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (12/11/2017).

Pria yang pernah memperkuat Timnas di dua kali laga Piala Asia itu menyatakan, selama memperkuat PSM, dirinya sudah berusaha tampil total setiap kali dipercaya oleh pelatih. “Itu karena saya punya hasrat yang besar untuk membawa PSM juara,” kata Syamsul, yang hanya mampu membawa PSM dua kali jadi runner-up pada Liga Indonesia 2002-2004.

“Suasana tim sangat kondusif. Semua pemain punya motivasi dan keinginan yang besar untuk membawa PSM juara. Sayang, kami gagal menggapai gelar,” kata mantan Kapten PSM Makassar itu.

Sementara Penggawa Borneo FC, Punaryo Astaman  mengucapkan selamat tinggal usai menghadapi Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (11/11/2017).

Ponaryo, yang akrab disapa Popon, membela Pesut Etam sejak turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Dalam kompetisi Liga 12017, dia hanya tampil 19 kali lantaran disibukkan jadwal kursus lisensi pelatih level A AFC yang digelar PSSI.

“Seperti yang saya sampaikan di awal musim, tahun ini adalah tahun terakhir saya di sepak bola profesional. Kenapa tidak kembali, kenapa tidak pulang, karena rumah bukan hanya tempat kita berasal, tapi rumah kadang kala di mana kita menentukan pilihan untuk tinggal,” kata pemain kelahiran Balikpapan tersebut, dilansir Instagram klub.

Ponaryo mengawali karier di sepak bola bersama tim PKT Bontang pada tahun 2000. Dia berkesempatan membela klub-klub besar di Liga Indonesia lainnya seperti Arema, Persija Jakarta, Sriwijaya FC hingga PSM Makassar.

Sementara di level timnas, Ponaryo tercatat mengoleksi 61 caps bersama Skuat Garuda. Dia juga menyumbangkan dua gol untuk Timnas Indonesia, termasuk pada Piala Asia 2004 ke gawang Qatar.

“Terima kasih. Tidak banyak yang bisa saya berikan, tapi terlalu banyak yang bisa saya kenang. Mohon maaf apabila ada kesalahan,” tutup Ponaryo. (BS)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...