Maksud Hati Melerai Pertengkaran Pausrti, Sandi Malah Tewas Ditikam - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Maksud Hati Melerai Pertengkaran Pausrti, Sandi Malah Tewas Ditikam

Published

on

GOWA – Niat hati ingin melerai pertengkaran pasangan suami istri (Pasutri), seorang pemuda bernama Sandi alias Oleng (28) harus meregang nyawa akibat luka tikaman.

Peristiwa berdarah ini terjadi di Kampung Mala’lang, Dusun Galesong, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (25/11/2017).

Pelaku diketahui Andi Dg Timung (30), seorang buruh bangunan. Berawal saat pelaku dan istrinya bernama Asrifaini Ramli terlibat pertengkaran di rumah salah seorang warga bernama Dg Nai, sekitar pukul 20.00 Wita.

“Korban datang ke rumah Dg Nai dan melihat pelaku sedang bertengkar mulut dengan istrinya. Pelaku kemudian mengancam istrinya dengan badik. Saat itulah korban berusaha melerai dan menasehati pelaku, namun pelaku tidak menerima baik sehingga pelaku marah kepada korban,” jelas Kapolsek Parangloe, AKP Abd Majid.

Setelah beberapa saat kemudian korban mengajak pelaku dan istrinya ke rumah imam Dusun Galesong dengan maksud untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan baik. Namun sekitar 500 meter setelah ketiganya keluar dari rumah tersebut, pelaku malah menyerang korban dengan badik.

“Melihat kejadian tersebu saksi yang merupakan istri pelaku langsung lari dan meminta bantuan kepada masyarakat sekitar dan pada saat saksi bersama warga sekitar tiba di lokasi sudah menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa,” sambung Kapolsek.

Sementara informasi yang dihimpun petugas diketahui bahwa antara pelaku dan korban masih memiliki hubungan ipar, dimana istripelaku masih sepupu dua kali dengan korban.

Berdasarkan hasil visum et repertum dari pihak medis Puskesmas Parangloe, menerangkan bahwa korban mengalami tiga luka tusukan, masing-masing pada bagian rusuk sebelah kiri, bagian dada (tulang klafikula) dan pada bagian perut (usus keluar).

Adapun barang bukti yang diamankan saat ini, berupa 1 lembar baju kaos warna hitam, 1 lembar celana jeans warna biru, 1 buah sarung badik warna coklat dan 1 unit sepeda motor merk Honda Revo warna biru Nopol DD 4637 AW.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di mapolsek setempat guna menjalani proses hukum. (Rahman Sijaya)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending