Sulsel

Dewan Usul Perda Sertifikasi Halal Untuk Rumah Makan, Caffe dan Restoran

MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mulai mewacanakan lahirnya payung hukum perlindungan konsumen dan pengunjung rumah makan, caffe dan restoran.

Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan, Abdi Asmara menjelaskan, saat ini pertumbuhan sektor usaha bisnis makanan dan minuman di Kota Makassar cukup signifikan. Namun dari segi pengawasan hidangan yang disajikan belum terlihat maksimal.

Untuk itu pihaknya akan mendorong lahirnya peraturan daerah (perda) yang mewajibkan pengusaha rumah makan, caffe dan restoran untuk mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Upaya ini dipandang perlu mengingat Kota Makassar daerah yang berkembang pesat termasuk geliat sektor produk makanan dan minuman tersebut. Jadi perlu dilakukan pengawasan dan perlindungan bagi konsumen,” tegas legislator Partai Demokrat itu.

Ditambah lagi penduduk Kota Makassar yang sangat heterogen dengan didominasi Muslim. Disamping itu juga saat ini sudah memasuki era pasar bebas MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), jadi, menurutnya, perlu kepastian hukum bagi konsumen dan pelaku usaha makanan dan minuman.

“Secepatnya kita akan bahas dan kita berharap agar segera dimasukkan dalam Prolegda 2018. Kami juga banyak menerima aduan terkiat standar bahan makanan dan minuman yang digunakan termasuk sterilisasi pengelolahannya,” kunci Abdi Asmara. (*) 

alterntif text

BAGIKAN:
alterntif text
loading...
Comments

Terpopuler

loading...
To Top