Lolos Verifikasi Administrasi, KPU Segera Verifikasi Faktual Berkas Independen IYL-Cakka | Makassar Today
Connect with us

Politik

Lolos Verifikasi Administrasi, KPU Segera Verifikasi Faktual Berkas Independen IYL-Cakka

Published

on

MAKASSAR -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan akhirnya menyelesaikan tahapan verifikasi administrasi berkas dukungan perseorangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), Rabu (06/12/2017) dinihari.

Sesuai hasil verifikasi administrasi yang digelar selama sepekan, berkas duet Mr Komitmen ini dinyatakan memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahapan verifikasi faktual sesuai sebaran dukungan di 24 kabupaten/kota.

“Hasilnya kita sudah peroleh. Dan dari hasil verifikasi administrasi, maka kita putuskan untuk dilanjutkan ke verifikasi faktual,” kata Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief, kepada wartawan di Hotel Grand Asia Makassar, Rabu (6/12/2017) dinihari.

Menurut dia, jumlah hasil verifikasi administrasi untuk dilanjutkan ke faktual akan disampaikan langsung ke tim pasangan Punggawa Macakka yang disaksikan Bawaslu pada saat penyerahan Surat Keputusan (SK), dan berita acara hasil verifikasi administrasi.

Iqbal menuturkan, tim verifikator masih terus melakukan penginputan data hasil verifikasi administrasi ke Sipol KPU. “Verifikasi administrasinya sudah selesai, tinggal pengimputan jumlahnya,” papar dia.

Dijelaskan pula, berita acara hasil verifikasi administrasi akan diserahkan ke pasangan IYL-Cakka. Hanya memang, lanjut dia, tidak diatur jika berita acara harus diserahkan secara seketika. Meski demikian, berkas pasangan ini sudah dipastikan akan dilanjutkan pada verifikasi faktual.

Sekadar diketahui, IYL-Cakka tercatat sebagai satu-satunya pasangan di Pilgub Sulsel yang memutuskan maju melalui jalur perseorangan atau independen. Pasangan yang sama-sama punya pengalaman pemerintahan sebagai Bupati dua periode, memasukkan 1 juta berkas dukungan dari total dukungan yang diterima sekira 1,5 juta.

Dari 1 juta dukungan KTP yang diserahkan ke KPU, tercatat ada sekitar 700 lebih yang diteliti penyelenggara. Sisanya sekira 250 ribu berkas dukungan, dinyatakan tidak dapat diproses karena menggunakan format lama.

Kendati tidak diproses, namun pihak IYL-Cakka siap melengkapi atau memperbaharui dengan menggunakan format baru seperti yang tertuang di PKPU. Langkah itu dilakukan jika nantinya sewaktu-waktu dibutuhkan, atau antisipasi bila ada verifikasi tahap kedua. (*)

BAGIKAN:
Comments

Politik

Syukur Bijak Harap Warga Luwu di Makassar Pilih Appi-Cicu

Published

on

By

Makassartoday.com – Jelang pemilihan walikota dan wakil walikota Makassar, dukungan terus mengalir untuk pasangan calon nomor urut 1, Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Tak hanya dari masyarakat kota Makassar, calon Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak turut memberi dukungan untuk pasangan yang akrab disapa Appi-Cicu tersebut. Meski bukan sebagai pemilih di Makassar, Syukur berharap masyarakat Luwu yang bermukim di kota Daeng memilih Munafri dan Rachmatika di tanggal 27 Juni mendatang.

“Secara pribadi tentu saya akan mendukung Appi-Cicu dan tentu saya berharap masyarakat Luwu yang ada di Makassar akan memilih beliau di tanggal 27 Juni mendatan,” ujarnya saat ditemui di acara buka puasa bersama keluarga besar M. Arief Sirajuddin di Jalan Maipa, Minggu (20/5/2018).

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pasangan Appi-Cicu adalah pemimpin muda yang memiliki potensi yang bisa mengubah Makassar ke arah yang lebih baik.

“Beliau berdua saya pikir adalah sosok pemimpin muda yang sangat paham tentang apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Makassar, sehingga tidak ada alasan untuk tidak memilih Appi-Cicu,” terangnya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Sejumlah Tokoh Hadiri Acara Buka Puasa Keluarga Besar Sirajuddin

Published

on

By

Makassartoday.com – Keluarga besar almarhum, M. Arief Sirajuddin menggelar acara buka puasa bersama, Minggu (20/5/2018).

Acara yang berlangsung di Jalan Maipa, kediaman mantan bupati Gowa tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh. Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD PDI-P Sulsel, Ridwan Wittiri, Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, dan sejumlah anggota DPRD Makassar.

Tak hanya dari kalangan tokoh, ratusan orang dari keluarga dan sahabat juga turut hadir. Menurut Rachmatika Dewi (Cicu), acara tersebut rutin dilaksanakan keluarga besarnya setiap Ramadan.

“Alhamdulillah, banyak keluarga dan sahabat yang hadir. Acara buka puasa bersama seperti ini memang rutik kami laksanakan tiap tahun di sini,” ujar Cicu.

Lebih lanjut Cicu berharap acara tersebut akan terus berlanjut di ramadhan-ramadhan berikutnya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Appi-Cicu Ajukan Keberatan, Begini Tanggapan Panwaslu

Published

on

By

Makassartoday.com – Panwaslu Kota Makassar menanggapi dingin laporan tim kuasa hukum Appi-cicu ke aparat berwenang.

“Yang ditujukan kepada pimpinan kami (Nursari, Ketua KPU, red), tentu kami menghargai hak setiap orang untuk melaporkan itu. Hanya kami tegaskan, bahwa kami telah bekerja sesuai dengan tupoksi kami, meneggakkan keadilan pemilu,” ungkap Maulana, Humas Panwaslu Kota Makassar, Minggu (20/5/2018).

Menurutnya, sikap keberatan tim hukum paslon 1 tersebut terhadap tindakan Panwaslu dinilai sarat muatan politis untuk melemahkan Panwaslu yang sedang berjuang menegakkan marwah lembaga menuju Pemilu yang demokratis, terbuka, jujur dan adil.

“Jadi tentu itu keberatan yang mengada-ada. Perintah untuk melaksanaan Putusan kami adalah perintah undang-undang. Dan panwaslu dalam konteks kewenangannya tentu harus memastikan KPU melaksanakan perintah undang-undang dan panwas juga memiliki kewenangan melakukan penindakan terhadap pembangkangan perintah undang-undang,” tegasnya.

Maulana pun menganggap laporan tersebut, tidak akan menyurutkan langkah Panwaslu untuk meneggakkan aturan kepemiluan. Hingga empat komisioner ‘bandel’ KPU tersebut, mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

“Mau kami dirugikan atau tidak atas sikapnya KPU yang tidak melaksanakan putusannya kami bukan itu masalahnya. Ini tentang penegakkan hukum, dan kami bagian integral penegakan hukum pemilu,” kuncinya. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya