Sopir Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Tipu Wajib Pajak Reklame | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Sopir Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Tipu Wajib Pajak Reklame

Published

on

MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar akhirnya berhasil mengidentifikasi salah seorang oknum pelaku penipuan wajib pajak reklame.

Pelaku adalah RZ yang tak lain adalah pegawai kontrak sekaligus sopir Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Makassar.

Pelaku berhasil teridentifikasi setelah salah seorang wajib pajak menghubungi pihak Bapenda saat kedatangan pelaku dengan maksud menagih pembayaran pajak reklame.

“Jadi kami tadi dapat info dari wajib pajak yang tinggal sekitar BTP, kalau si RZ datang melakukan penagihan pajak mengatasnamakan petugas Bapenda. Tapi si wajib pajak ini tahu kalau pembayaran pajak harus disetorkan langsung di bank, tanpa perantara,” ungkap Kepala Bidang Kasubid Reklame, Parkir dan Retribusi Daerah Bapenda Makassar, Adiyanto Said, Rabu (6/12/2017) malam.

Saat pelaku melakukan penagihan, wajib pajak tersebut langsung mengabadikan wajah pelaku menggunakan kamera ponsel serta bukti pembayaran palsu yang dibawa pelaku.

“Kami sudah lama cari, cuma ini baru ada bukti. Mereka ini sepertinya pemain lama, suka berpindah-pindah. Pemkot Makassar tentunya mengalami kerugian yang cukup besar bagi pendapatan asli daerah,” ujarnya.

Adiyanto Said mengatakan, RZ dalam aksinya biasa ditemani rekannya yang juga pegawai kontrak di DPKP Makassar berinisial AR. Keduanya bahkan diduga telah lama melakukan aksi penipuan dan mengakibatkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami rutin melakukan sosialisasi ke wajib pajak, bahwa pembayaran pajak disetorkan langsung oleh wajib pajak ke bank. Saat sosialisasi inilah, kami banyak menerima laporan mengenai kejadian seperti ini,” lanjut Adiyanto Said.

Atas kejadian ini pihaknya akan menempuh jalur hukum. Pasalnya tindakan mereka sudah tergolong pidana penipuan, mencuri uang rakyat, mencoreng nama Bapenda dan Pemerintah Kota Makassar.

Sementara itu, Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan mengutuk keras tindakan tidak terpuji tersebut. Selain akan menempuh jalur hukum, Bapenda juga akan melapor ke BKPSDMD Makassar agar segera dilakukan pemecatan.

“Harus segera dilakukan pemecatan kalau dia pegawai, perbuatannya harus dipertanggungjawabkan karena ini merugikan pendapatan asli daerah. Banyak sekalimi pegawai yang sudah saya keluarkan gara-gara persoalan seperti ini ,” tegas Irwan Adnan. (Rusdi)

BAGIKAN:
Comments

Hukum & Kriminal

Astaga, Baru 18 Tahun Tapi Kelakuannya Minta Ampun!

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Resmob Polsek Panakkukaang menggulung seorang remaja berusia 18 tahun lantaran diduga sebagai pelaku pemalakan di areal parkir Masjid Nur Ichsan, Jl Toddopuli Raya, Minggu (20/5/2018) subuh tadi.

Remaja pengangguran berinisal WK, warga Jl Batua Raya, Kota Makassar itu, diciduk setelah petugas menerima banyaknya laporan dari masyarakat setempat.

“Masyarakat setempat melaporkan bahwa ada seorang remaja di areal parkir Masjid sering memalak jemaah yang pulang salat subuh. Di lokasi itu juga sering dijadikan tempat mabuk lem oleh pelaku,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi.

Setelah menerima laporan warga, Tim Resmob Panakkukang yang dipimpin Ipda Robert Harianto siga langsung mendatangi TKP dan melakukan penggeledahan terhadap pelaku serta menemukan satu buah lem fox yang dibungkus plastik putih serta mendapatkan 1 buah anak busur beserta ketapel di saku celana sebelah kanan milik pelaku.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolsek Panakkukang guna dilakukan introgasi dan penyidikan.

Dari hasil Interogasinya, pelaku mengakui mengisap lem. Namun pelaku membantah sering memalak jemaah. Adapun nak panah jenis busur dan ketapel yang dibawa tersebut, diakui pelaku hanya sebatas digunakan menjaga diri.

“Yang bersangkutan membantah itu, tapi pelaku tetap kita proses terkait pemilikan sajam,” tutup Kapolsek. (Hajjj Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Bukannya Salat Tarawih, 2 Remaja Ini Malah Nyabu di Pinggir Jalan

Published

on

By

Makassartoday.com – Dua orang pemuda yang merupakan warga Jl Abubakar Lambogo (Ablam), Kota Makassar, Sulsel, terciduk polisi tengah menggunakan Narkotika jenis sabu.

Dua pelaku masing-masing lelaki AI (24t), sopir serta lelaki DA (19), tukang antar galon diciduk oleh Patmor/Patko Sabhara Polres Gowa yang sedang melaksanakan patroli di Jl Tun Abd Razak, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (19/5/2018) pukul 20.30 Wita.

Polisi juga mengamankan barang bukti tas berwarna coklat berisikan 11 bungkusan sachet warna bening, dimana 10 sachet tersebut sudah kosong dan 1 sache lagi berisi serbuk kristal putih yang diduga sabu, serta 1 botol air mineral yang tutupnya sudah dilubangi bersama 2 buah pipet.

“Pengungkapan kasus ini berawal saat petugas hendak melaksanakan pengamanan salat tarawih di Masjid Chenghoo sambil berpatroli, namun saat melintas di Jl Tun Abd Razak, petugas melihat 1 unit mobil pick up berwarna hitam berhenti di tempat gelap, sehingga petugas langsung memeriksa kendaraan tersebut,” jelas Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Minggu (20/5/2018).

Setelah diinterogasi, pelaku mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut, didapatkan dengan cara dibeli dari seorang lelaki berinisial C, yang merupakan warga Kota Makassar.

Selanjutnya, kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Gowa guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

2 Perampok Indomaret Ponre Bulukumba Didor Polisi

Published

on

By

Makassartoday.com – Erwin Bakri (24) serta Sultan Arif (18) tumbang bersimbah darah setelah dihadiahi timah panas petugas. Kedua pelaku perampokan di Indomaret Ponre, Jl Sultan Dg Raja, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, dilumpuhkan lantaran melakukan perlawanan saat penangkapan, Sabtu (19/5/2018) sekitar pkl 18.00 Wita.

Kedua pelaku sebelumnya terdeteksi oleh Unit Reskrim Polres Bulukumba dipimpin Iptu Deki Marizaldi, berada di Lingkungan Cabodo, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

“Kedua pelaku berhasil kita deteksi dari hasil penyelidikan di TKP dan keterangan sejumlah saksi. Dalam aksi perampokan, satu pelaku bertugas sebagai eksekutor yang juga menyebabkan salah seorang kasir Indomaret mengalami pendarahan dan pingsan. Sementara satu pelaku lain bertugas sebagai joki,” jelas Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Deki Marizaldi dalam keterangan tertulisnya.

Para pelaku diamankan berdasarkan LP/63/V/2018/Sek Gantarang. Kedua pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan dan dilakukan interogasi lawal terhadap pelaku dan mengakui perbuatannya.

“Pada saat kedua tersangka di minta untuk menunjukkan TKP serta barang buktinya keduanya mencoba untuk melakukan perlawanan dan mencoba merebut senjata api anggota, kemudian memberikan tembakan peringatan berkali-kali, namum yang bersangkutan tidak mengindahkan selanjutnya atas kesigapan petugas dilakukan tembakan terarah serta terukur ke arah kaki pelaku,” sambungnya.

Adapun barang bukti yang diamankan, 1 unit sepeda motor jenis Jupiter Z warna merah, 2 lembar jaket yang digunakan saat beraksi, 1 buah helm, 1 lembar jok motor warna merah muda, 7 lembar uang kertas pecahan Rp100 ribu rupiah, 1 lembar buku tabungan bank BNI, 2 buah dompet serta 1 tas samping.

“Untuk sementara kedua pelaku diamankan di Mapolsek Gantaran untuk selanjutnya diserahkan ke Mapolres Bulukumba guna proses lebih lanjut,” kuncinya. (Rusdi)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya