212 Ribu Orang Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan di California Selatan | Makassar Today
Connect with us

Internasional

212 Ribu Orang Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan di California Selatan

Published

on

CALIFORNIA – Kebakaran hutan dahsyat yang menghanguskan California Selatan, Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari terakhir belum juga padam. Sejauh ini satu orang tewas dan sekitar 10 orang lainnya termasuk empat petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka.

Yang mengenaskan, lebih dari 50 ekor kuda pacuan yang terjebak di kandang mereka, mati karena kebakaran ini.

Korban tewas pertama dalam kebakaran yang melanda sejak pekan ini, diidentifikasi sebagai seorang wanita bernama Virginia Pesola (70). Pesola ditemukan tewas di dalam mobilnya, yang berada di jalur evakuasi dekat lokasi kebakaran hutan yang dijuluki ‘Thomas Fire’ pada Rabu (6/12/2017) waktu setempat. Pesola diyakini tewas dalam kecelakaan saat dirinya mengungsi ke tempat aman.

Kantor pemeriksa medis Ventura County menyatakan penyebab kematian Pesola adalah luka benturan parah, kemudian terlalu banyak mengisap asap kebakaran dan sejumlah cedera akibat panas api. Pemeriksa medis Christopher Young menyebut, Pesola mengalami kecelakaan mobil di Santa Paula usai menghirup asap kebakaran terlalu banyak dan mengalami luka bakar.

Enam titik api besar terus berkobar di sejumlah wilayah berbeda di California bagian selatan, mulai dari San Diego yang dekat Pasifik hingga ke Santa Barbara County. Setidaknya 8.700 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan yang meluas dengan cepat ini.

Nyaris 700 bangunan hancur akibat kebakaran hutan ini, dengan 212 ribu orang terpaksa mengungsi dari rumah masing-masing. Aliran listrik ke ribuan rumah warga terputus akibat kebakaran. Otoritas setempat menyebut enam warga dan empat petugas pemadam mengalami luka-luka.

Pada Sabtu (9/12) waktu setempat, petugas pemadam mengalami tekanan lebih besar setelah angin Santa Ana yang kencang dan kering datang mendekat dan berpotensi memperburuk situasi. Angin Santa Ana diperkirakan bisa berhembus hingga 88 kilometer per jam.

“(Angin Santa Ana) Berpotensi membuat api yang kini masih berkobar, berisiko semakin menyebar luas,” ucap juru bicara Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California, Lynne Tolmachoff.

Berkobar selama lima hari terakhir, Thomas Fire dan lima titik api lainnya dilaporkan telah menghanguskan area seluas 64 ribu hektare. Dari angka itu, Thomas Fire yang merupakan titik api paling besar dilaporkan menghanguskan area seluas 57 ribu hektare.


Advertisement
loading...
Comments

Internasional

Muslim Bakal jadi Kelompok Agama Terbesar Kedua di AS

Published

on

By

Makassartoday.com – Komunitas Muslim diperkirakan akan menjadi kelompok agama terbesar kedua di Amerika Serikat (AS) setelah umat Kristen pada tahun 2040. Angka data perkiraan ini merupakan hasil penelitian Pew Research Center.

Menurut penelitian tersebut, pada tahun 2017 ada 3,45 juta Muslim yang tinggal di AS. Jumlah itu mewakili sekitar 1,1 persen dari total populasi di negeri Paman Sam.

Saat ini, umat Yahudi melebihi jumlah umat Muslim sebagai kelompok agama terbesar kedua di AS. Namun diperkirakan akan berubah pada tahun 2040. ”Karena populasi Muslim AS akan tumbuh lebih cepat daripada populasi Yahudi di negara ini,” bunyi laporan Pew Research Center.

Menurut penelitian tersebut, umat Muslim Amerika akan berjumlah 8,1 juta atau 2,1 persen dari populasi pada tahun 2050.

Masih menurut data riset tersebut, jumlah pemeluk Islam di AS telah berkembang pada angka sekitar 100.000 per tahun karena migrasi umat Islam dan tingkat kesuburan lebih tinggi di kalangan Muslim Amerika. Data itu diperoleh dari riset demografis dan survei.

”Sejak perkiraan pertama kami (2007) jumlah populasi Muslim Amerika telah berkembang pesat,” lanjut laporan tersebut, yang dilansir Al Jazeera, Jumat (5/1/2018).

Sejauh ini, umat Kristen menjadi populasi terbesar di AS, yakni mewakili 71 persen populasi.


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...