Alasan Fredrich Mundur dari Tim Pengacara Setya Novanto | Makassar Today
Connect with us

Nasional

Alasan Fredrich Mundur dari Tim Pengacara Setya Novanto

Published

on

JAKARTA – Fredrich Yunadi memutuskan mundur dari tim kuasa hukum Setya Novanto. Selain Fredrich, Otto Hasibuan juga mengaku mundur karena ada pengacara lain yang akan menangani yaitu Maqdir Ismail.

“Sekarang yang masuk kan jadi kuasa hukum kan selain saya kan Pak Otto, saya yang ngajak, tahu-tahu sekarang kan masuk Maqdir. Kemarin kita bicara sama Pak SN (Setya Novanto) dengan adanya Maqdir. Kita memberitahukan, ‘Pak satu kapal kan nggak boleh 2 kapten, kalau 2 kapten, yang satu maunya kanan, yang satu maunya kiri, kapalnya tenggelam,’ kan gitu kan,” ucap Fredrich ketika dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (8/12/2017).

“Jadi saya bilang gimana, ya udah kalau begitu kita mundur, gitu aja,” imbuh Fredrich.

Dia mengaku tidak ada masalah dengan Novanto. Namun menurut Fredrich, dia tetap menangani perkara terkait Novanto di Bareskrim.

“Nggak ada masalah. Saya sama Pak SN nggak ada masalah,” ucap Fredrich.

Sebelumnya, Otto menyampaikan keputusannya untuk mundur tim kuasa hukum Novanto. Otto beralasan tidak ada kata sepakat antara dirinya dengan Novanto terkait penanganan kasus yang membelit Novanto.

“Dalam perjalanannya, di antara kami dengan Setya Novanto, saya melihat belum ada kesepakatan ya. Tidak ada kesepakatan yang jelas tentang tata cara penanganan satu perkara,” ucap Otto.

“Sehingga kalau tidak ada kesepakatan yang pasti dan jelas tentang suatu perkara, tata caranya, maka itu dapat menjadi kerugian bagi dia dan saya,” imbuh Otto.

Padahal, minggu depan tepatnya Kamis, 13 Desember 2017, Novanto akan menghadapi sidang pokok perkaranya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Selain itu, praperadilan Novanto juga masih berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). (Sumber: detik.com)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Nasional

Pemilu 2019, Demokrat Target 15 Persen Suara

Published

on

By

Makassartoday.com – Ketua Komando Satuan Kerja Bersama (Kogasma) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan, partai bintang mercy menargetkan 15 persen suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Artinya, naik lima persen dibanding “pesta demokrasi” 2014.

“Kita berharap bisa terjadi peningkatan signifikan. Paling tidak 15 persen. Lebih tinggi, lebih bagus lagi tentunya,” ujarnya dilasir dari rilis.id, Minggu (18/2/2018).

Jebolan Akademi Militer (Akmil) 2000 ini menambahkan, perlu kerja keras semua kader untuk merealisasikan target tersebut.

“Kita akan fokus pada upaya meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat, dan semua tokoh-tokoh serta figur-figur yang ada di partai kita,” tandas AHY.

Demorkat menjadi satu dari 14 partai politik peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Pada pengundian nomor urut, partai besutan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mendapatkan nomor urut 14. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler