Hingga Malam Hari Rumah Kita Masih Didatangi Warga | Makassar Today
Connect with us

Politik

Hingga Malam Hari Rumah Kita Masih Didatangi Warga

Published

on

MAKASSAR- Sejumlah warga di Makassar berbondong-bondong mendatangi Rumah Kita di Jl Hertasning, Makassar, selama dua hari terakhir.

Khusus Rabu (13/12/2017) hari ini misalnya, sejak pagi hingga malam ini, warga masih terus berdatangan menyerahkan KTP, sekaligus mengisi surat pernyataan dukungan ke pasangan yang dikenal komitmen, tegas dan merakyat tersebut.

Berdasarkan pantauan, antusias warga datang mengumpulkan foto copy KTPnya sekaligus mengisi form kesediaan mendukung, selain datang berombongan, juga tidak sedikit yang datang sendiri-sendiri.

“Ini panggilan nurani. Saya kumpulkan KTP sebagai kecintaan dan dukungan saya ke IYL-Cakka. Ini saya lakukan secara sukarela,” kata Hamziah, warga asal Tallo saat ditemui di Rumah Kita Jalan Hertasning Makassar.


Perempuan paru bayah itu menuturkan, meskipun ia bukan tokoh atau pejabat, tapi dukungannya tak bisa dibeli. Ia bahkan, siap menyosialisasikan IYL-Cakka di lingkungan tempat tinggalnya.

Selain Hamziah, warga asal Tamalatea, Yusuf M, juga mengaku sengaja datang ke rumah kita menyerahkan KTPnya sebagai bentuk support, dan dukungan ke pasangan yang punya perhatian terhadap pendidikan dan aksi kemanusiaan.

“Tadi saya baca di media kalau ada pihak yang sengaja ingin mengganggu IYL-Cakka. Saya datang ke sini bersama warga lain untuk menyatakan, bahwa rakyat bersama IYL-Cakka,” papar Yusuf yang mengaku bekerja sebagai kuli bangunan.

Sekadar diketahui, meski tahapan verifikasi faktual sudah berjalan, namun dukungan dan penyerahan KTP ke Tim IYL-Cakka seolah tak ada hentinya. (*)

Advertisement
Comments

Politik

Agus Akui Akses Publik di CPI Masih Berpolemik

Published

on

By

Makassartoday.com – Sesi tanya jawab pada debat kedua antarkandidat Pilgub Sulsel berlangsung menarik dan banyak kejutan. Termasuk soal pertanyaan Cagub Sulsel, Nurdin Halid (NH) terkait proyek Center Point of Indonesia (CPI) kepada Agus Arifin Nu’mang, cagub paslon nomor urut dua yang juga mantan wakil gubernur.

NH menanyakan soal akses publik di Pantai Losari, khususnya di CPI, kini yang hanya bisa dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke atas. Tidak seperti dahulu, masyarakat bebas bersantai, nyaman, di mana saja di Losari.

Menjawab pertanyaan tersebut, Agus mengakui bahwa proyek CPI di wilayah Pantai Losari, Makassar, hingga kini masih berpolemik. “Masih berpolemik, saya yakin karena proyek ini belum selesai,” jawab Agus saat debat yang berlangsung di Jakarta, Kamis malam (19/4/2018).


“Jika saya sebagai gubernur saya akan menagih ke perusahaan tersebut soal akses publik ke CPI,” lanjut Agus yang diketahui sebagai wakil Syahrul Yasin Limpo, gubernur yang baru saja berakhir masa jabatannya.

Merespons jawaban Agus, NH mengatakan bahwa pemerintah provinsi sebetulnya tak perlu menghabiskan Rp 500 miliar hanya untuk membangun gedung bertingkat-tingkat, seperti yang ada di CPI, sementara hak masyarakat terkait akses publik terenggut.

“Lebih baik uang sebanyak itu untuk menghadirkan lapangan bertaraf internasional di daerah-daerah. Masyarakat bisa saling bersilaturahmi, olahraga, khususnya pemuda juga makin maju,” tutur NH. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler