Penjelasan KPU Makassar di Hari Ketiga Verifikasi Faktual | Makassar Today
Connect with us

Politik

Penjelasan KPU Makassar di Hari Ketiga Verifikasi Faktual

Published

on

MAKASSAR – Proses verifikasi faktual bapaslon perseorangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) sudah memasuki hari ketiga, Kamis (14/12/2017).

Tak seperti dua hari sebelumnya, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar mengaku tak lagi menerima informasi dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) perihal kehadiran saksi parpol dalam tahapan ini.

“Hari ketiga ini sudah tidak ada informasi soal itu. Kalau pun ada harusnya mereka bisa memahami aturannya,” tegas Komisioner KPU Makassar, Andi Shaifuddin dikonfirmasi MakassarToday.com.

Shaifuddin menjelaskan, parpol, masyarakat, tim atau apapun namanya sama-sama memiliki hak untuk mengontrol, namun tidak sampai mengganggu tahapan dan mekanisme kerja penyelenggara.

“Artinya kaau ada yang salah dari kerja kerja PPS, informasikan ke Panwas. Inilah mekanismenya, karena jika setiap kali PPS menemui warga lalu ada pihak-pihak yang selalu mendebat atau mengintervensi, maka itulah yang disebut mengganggu tahapan,” jelas Shaifuddin.

Dia menambahkan, bahwa tahapan verifikasi faktual adalah hal yang sederhana, yakni tinggal mencocokkan betul atau tidaknya dukungan dari warga.

“Kalau diakui benar maka di MS-kan (Memenuhi Syarat) jika tdk diakui maka TMS (Tidak Memenuhi Syarat), itu saja.
Jika ada yang keberatan karena KTP dan dukungannya dipalsukan silahkan keberatannya ke Panwas,” kata Shaifuddin.

Selanjutnya Shaifuddin mengaku di hari ketiga proses verifikasi faktual pihaknya tak menemukan kendala yang berarti.

“Hanya ada beberapa pendukung yang saat didatangi tidak berada di tempat. Tapi tidak banyak. Kalau belum juga bisa ditemui maka tim bapaslon bisa membantu menghadirkan, jika tidak juga maka bicara melalu video call jalan terakhir,” kuncinya.

Terpisah Juru Bicara sekaligus Ketua Tim Pendataan DIAmi, Abdul Haris Awie membenarkan ada beberapa pendukung yang tak berada di tempat saat proses verifikasi faktual oleh pihak PPS.

“Itu bisa saja dan masih ada waktu lain untuk ditemui,” singkat Awie via WhatsApp.

Sekedar diketahui proses verifikasi faktual bapaslon perseorangan oleh KPU berjalan sejak 12 Desember 2017 dan akan berakhir pada 25 Desember 2017 nanti. (Rusdi)


Advertisement
loading...
Comments

NEWS

Pesan Damai Indira ke Warga Makassar!

Published

on

By

Makassartoday.com – Menjalani rutinitas sebagai seorang wakil rakyat sudah menjadi kebiasaan seorang Indira Mulyasari Paramastuti. Bertatap muka dan mendengar aspirasi warga menjadi keharusan yang tak bisa terpisahkan.

Wakil Ketua DPRD Makassar itu kembali melakukan hal yang sama, seusai menjalankan tugasnya mengikuti rapat paripurna, pada Selasa (23/1/2018) sore.

Politisi cantik ini menghadiri undangan silaturrahmi warga Kelurahan Barang Baru. Di kediaman salah satu tokoh masyarakat, Ustadz Kadir, Indira disambut ramah ratusan ibu-ibu pengajian.

Dalam testimoninya saat menerima kedatangan ibu tiga orang anak itu, Ustadz Kadir begitu berterima kasih kepada Indira yang telah menyempatkan untuk bersua, sekaligus tak bisa menutupi rasa harunya.

“Tidak ada yang istimewa dari kami Ibu Wakil. Tapi kami punya ketulusan yang tinggi sama seperti ketulusan Ibu datang ke tempat kami,” ucap Ketua BKBM Baji Bicara itu dengan mata berkaca-kaca.

Rasa haru juga tak bisa disimpan oleh Indira. Baginya, penyambutan warga ialah sebuah kebahagiaan dan kebanggaan.

“Saya merasa terhormat menjadi undangan dari keluarga besar BKBM Baji Bicara. BKBM Baji Bicara pasti representasi dari warga Barang Baru yang baik dalam bertutur. Jika tutur kata sudah bagus, pasti kita inginkan juga Makassar memiliki pemimpin yang Baji kerjanya, Baji hasilnya dan Baji wakil walikotanya,” tutur wanita berpostur 173 cm itu yang disambut meriah.

Selalu Calon Wali Wali Kota yang mendampingi petahana, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, tak lupa Indira menyampaikan, agar silaturrahmi antara warga tetap dijalin dengan baik. Meski memasuki tahun politik, Indira menegaskan, kerukunan dan kebersamaan antar warga ialah hal utama.

“Beda pilihan boleh tapi tetap ki berteman,” seru Indira yang disambut teriakan “DIAmi! Oppo ki Walikotaku”.

Di ujung sambutannya, duet yang berjuluk DIAmi itu meminta restu kepada warga Barang Baru, untuk didoakan dan diberi dukungan untuk menjadikan Makassar ke depan lebih baik lagi.

“Insya Allah di Pilwali mendatang, saya akan maju mendampingi bapak Walikota ta saat ini. Kami berdua maju lewat jalur independen yang kekuatan terbesarnya lahir dari keinginan warga Makassar. Saya yakin dukungan masyarakat Makassar yang mengantarkan kami maju akan ikut pula membawa kami menjadi pemenang di Pilwalkot Makassar mendatang,” tutup Indira. (Yud)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...