Polda Sulsel Siap Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Dana Bimtek Dewan Enrekang | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Polda Sulsel Siap Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Dana Bimtek Dewan Enrekang

Published

on

MAKASSAR – Belasan orang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (AMPAK) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan Km 16, Makassar, Kamis (14/12/2017) siang tadi.

Unjuk rasa AMPAK mendesak pihak Polda Sulsel mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknik (Bimtek) di DPRD Kabupaten Enrekang.

Bayu selaku Jenderal Lapangan AMPAK mengungkapkan, bahwa aksi ini digelar untuk “menenolak lupa” terkait penanganan kasus korupsi dana Bimtek DPRD Kabupaten Enrekang.

“Ada beberapa penanganan kasus yang selama ini kami nilai tidak berjalan baik, diantaranya kasus dugaan korupsi dana Bimtek DPRD Enrekang serta kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Pratama di Sudu, Kecamatan Alla. Untuk itu kami mendesak Polda agar serius dalam menangani kasus-kasus korupsi di daerah kami,” tegasnya.

Setelah menyampaikan orasi, 15 orang perwakilan dari pengujuk rasa diterima di ruang SPKT oleh Kanit I Tripikor Ditreskrim Polda Sulsel, Kompol Sutomo.

Sutomo menyampaikan jika pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan akhir bulan Desember 2017 perkaranya akan dikirim ke Kejati Sulsel.

“Akhir bulan ini sudah kita limpahkan untuk kasus dana Bimtek. Kalau kasus lain itu saat ini sudah ditangani pihak Kejari setempat jadi teman-teman bisa berkoordinasi ke sana,” tutup Sutomo.

Usai menerima penejelasan pihak Polda Sulsel, para pengunjuk rasa kemudian meninggalkan Mapolda dengan tertib. Namun mereka berjanji akan kembali menggelar aksi serupa bila mana penanganan kasus yang mereka aspirasikan tak berjalan sesuai harapan. (Askay Khan)


Advertisement
loading...
Comments

Hukum & Kriminal

Dipicu Dendam Lama, 2 Warga Bulukumba Duel Berdarah di Jalan

Published

on

By

Makassartoday.com – Diduga sejak lama menyimpan dendam, dua orang warga di Dusun Batumenteng, Desa Bontobaji, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, terlibat duel berdarah, Selasa.(23/1/2018) malam.

Kedua warga ini diketahui bernama Baso bin Sainuddin (33) serta Rasak bin Battong (40). Keduanya adalah warga Dusun Lembang Kahu, Desa Bontobaji, Kecamatan Kajang, Kabuoaten Bulukumba.

Informasi dihimpun dari pihak kepolisian bahwa keduanya saling serang menggunakan senjata tajam saat bertemu di ruas jalan. Akibat kejadian ini, Rasak tewas dengan luka tikaman di bagian perut. Sementara Baso harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka tikaman juga di bagian perut.

“Menurut keterangan dari saksi bahwa korban dan pelaku berpapasan di jalan sekitar pukul 22.30 WITA, dimana pelaku dan korban mempunyai permasalahan sebelumnya,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani. (Hajji Taruna)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...