Pinrang dan Makassar Rebut Emas di Kategori Speed Pra Porda Panjat Tebing | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sports

Pinrang dan Makassar Rebut Emas di Kategori Speed Pra Porda Panjat Tebing

Published

on

SINJAI – Babak kualifikasi cabang olahraga (Cabor) panjat tebing di Pra Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sinjai 2017 untuk kategori speed classic di nomor perorangan putra dan putri akhirnya menemukan para juara yang diganjar tiket berkompetisi di Porda XVI Pinrang 2018 mendatang.

Atlet speed putra dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pinrang Gilang Alif Ramadhan berhasil meraih medali emas setelah menang tipis dari atlet Pangkep Rahmat Usman yang meraih medali perak.

Sementara medali perunggu diraih oleh Muhammad Khaddafi, atlet dari Makasar. Ia sukses mengalukan medali itu setelah mengalahkan Zulqadri, atlet tuan rumah Sinjai.

Sementara di nomor speed putri, atlet Makassar Alivany Khadikah berhasil merebut emas. Ia menang tipis dari saingan terberatnya di nomor ini, yakni Nurul Magfirah dari Pangkep dan posisi ketiga diraih oleh Syamsinar yang juga dari Pangkep setelah menang head to head dengan atlet Pinrang Suriani

alterntif text

Hingga hari ke tiga, Minggu (17/12/2017), Pra Porda panjat tebing sudah mempertandingkan beberapa kategori yaitu boulder nomor campuran beregu, boulder perorangan putra dan putri, serta nomor lead perorangan putra dan putri.

Walau hampir semua kategori masih didominasi oleh atlet Pangkep, Makassar, Sinjai, Bone dan Palopo namun peluang semua kontingen masih sangat terbuka lebar peluangnya untuk merebut tiket ke Porda XVI 2018 di Pinrang.

Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulsel Andjar Wijaya mengatakan melihat potensi dan semangat 197 atlet dari 18 kabupaten/ kota se Sulsel ini, peluang masing masing kontingen untuk membawa timnya ke Porda Pinrang sangatlah besar.

“Sebaran atlet yang merata di masing-masing kontingen menunjukkan harapan besar untuk bangkitnya panjat tebing Sulsel,” kata salah satu founder terbentuknya FPTI Sulsel pada 1989 ini. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending