KOHATI Bahas Emansipasi Perempuan di Era Milenial | Makassar Today
Connect with us

Komunitas

KOHATI Bahas Emansipasi Perempuan di Era Milenial

Published

on

MAKASSAR – Korps Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Wati atau KOHATI, Komisariat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) menggelar dialog bersama ratusan mahasiswa se-Kota Makassar di Rogar Cafe, Jl Saripah Raya, Senin (18/12/2017).

KOHATI adalah badan khusus HMI yang bertugas membina, mengembangkan dan meningkatkan potensi HMI-Wati dalam wacana serta dinamika gerakan keperempuanan.

Ketua Umum HMI Komisariat FKM UMI, Muhammad Syadat membenarkan hal ini saat ditemui usai kegiatan berlangsung.

“Kegiatan ini adalah salah satu cara untuk memperjuangakan emansipasi perempuan di tengah era milenial,” ujarnya.

Mengangkat tema “Meneliti Diskriminasi Pada Perempuan dalam Perspektif Kesehatan Dan Sosial”, dialog KOHATI FKM UMI turut menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti Ilham.

“Setelah dialog ini, kita semua diharapkan mampu memperjuangkan hak perempuan dari diskriminasi khususnya perspektif kesehatan dan sosial,” jelas Yuli Rahayu selaku ketua panitia. (rls)


Advertisement
loading...
Comments

Komunitas

Danny Ingin MTC Jadi Contoh Perilaku Tertib Berlalulintas

Published

on

By

Makassartoday.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengajak MTC (Makassar Tiger Club) tour keliling Makassar.

Ajakan itu disampaikan Danny saat mengukuhkan Badan Pengurus MTC Periode 2017-2019 di Baruga Anging Mammiri, Jumat (19/1/2018).

“Kita tour keliling Makassar sekali seminggu atau dua minggu sekali. Ramai – ramai,” ajak Danny.

Tur keliling Makassar dimaksudkan tidak sekedar konvoi mengitari kota. Tour itu juga memberikan edukasi etika berlalulintas di jalan umum. Misalnya, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor berupa SIM dan STNK.

Kelengkapan kendaraan motor lainnya, seperti kaca spion, lampu sign, dan lampu stop juga kelengkapan pengendara seperti helm. Danny berharap, MTC dapat memberikan contoh perilaku tertib lalu – lintas bagi pengguna jalan yang lain.

Tertib lalu lintas kata Danny, harus dibudayakan di tengah – tengah masyarakat, apalagi jumlah pengendara motor baik roda dua ataupun empat terbilang besar di Makassar.

Tak jarang, kemacetan yang panjang juga diakibatkan oleh perilaku pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan lalu lintas. Contoh kecilnya, pengendara kerap menerobos traffic light saat lampu berwarna merah.

Lazim pula dijumpai, pengendara menghentikan kendaraan saat lampu berwarna merah di lajur yang mengharuskan berbelok kiri langsung.

Perilaku seperti inilah yang membutuhkan edukasi sehingga pengendara bisa menyadari sangat penting menghargai hak pengguna jalan yang lain.

“Perilaku tertib lalu lintas akan menghindarkan kita dari resiko kecelakaan di jalan raya,” ingat Danny.

Selain memberikan edukasi tertib lalu – lintas, Danny juga berharap MTC dapat mengisi ruang – ruang kreatifitas di Makassar dengan menggelar berbagai kegiatan positif. (*)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...