Perempuan PKS Sulsel Bantu Korban Banjir di Momentum Hari Ibu | Makassar Today
Connect with us

Politik

Perempuan PKS Sulsel Bantu Korban Banjir di Momentum Hari Ibu

Published

on

Makassartoday.com – Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Sulsel mengunjungi lokasi banjir di Kelurahan Paccerakang, Makassar (22/12/17). Kunjungan tersebut dilakukan di dua titik banjir, yakni wilayah Mangga Tiga dan Buka Mata.

Dalam kunjungannya, BPKK didampingi tim relawan DPRa PKS Biringkanaya yang telah mendirikan posko relawan sejak kemarin.

Ketua BPKK PKS Sulsel, Susy Smita Pattisahusiwa, bersama rombongan berkesempatan melihat secara langsung beberapa lorong yang terjebak banjir sambil berbagi nasi bungkus. Rombongan BPKK juga membawa bantuan sembako untuk dapur umum.


Susy Smita mengatakan, kunjungan tersebut dalam rangka berkhidmat kepada masyarakat sekitar dan secara khusus pula sebagai agenda kunjungan di Hari Ibu.

“Kami turun ke lokasi untuk melihat secara langsung lokasi banjir dan membawa bantuan. Ini wujud khidmat kami di Hari Ibu,” jelasnya.

Susy berharap akan lebih banyak lagi masyarakat yang tergerak untuk memberikan bantuan kepada korban banjir tersebut.

“Warga di lokasi ini sangat membutuhkan uluran tangan kita. Semoga pada momentum Hari Ibu ini, bukan hanya perempuan PKS yang tergerak membantu, tapi juga ibu dan ananda putri lainnya di luar sana,” ungkap Susy. (Eky)

Advertisement
Comments

Politik

Agus Akui Akses Publik di CPI Masih Berpolemik

Published

on

By

Makassartoday.com – Sesi tanya jawab pada debat kedua antarkandidat Pilgub Sulsel berlangsung menarik dan banyak kejutan. Termasuk soal pertanyaan Cagub Sulsel, Nurdin Halid (NH) terkait proyek Center Point of Indonesia (CPI) kepada Agus Arifin Nu’mang, cagub paslon nomor urut dua yang juga mantan wakil gubernur.

NH menanyakan soal akses publik di Pantai Losari, khususnya di CPI, kini yang hanya bisa dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke atas. Tidak seperti dahulu, masyarakat bebas bersantai, nyaman, di mana saja di Losari.

Menjawab pertanyaan tersebut, Agus mengakui bahwa proyek CPI di wilayah Pantai Losari, Makassar, hingga kini masih berpolemik. “Masih berpolemik, saya yakin karena proyek ini belum selesai,” jawab Agus saat debat yang berlangsung di Jakarta, Kamis malam (19/4/2018).


“Jika saya sebagai gubernur saya akan menagih ke perusahaan tersebut soal akses publik ke CPI,” lanjut Agus yang diketahui sebagai wakil Syahrul Yasin Limpo, gubernur yang baru saja berakhir masa jabatannya.

Merespons jawaban Agus, NH mengatakan bahwa pemerintah provinsi sebetulnya tak perlu menghabiskan Rp 500 miliar hanya untuk membangun gedung bertingkat-tingkat, seperti yang ada di CPI, sementara hak masyarakat terkait akses publik terenggut.

“Lebih baik uang sebanyak itu untuk menghadirkan lapangan bertaraf internasional di daerah-daerah. Masyarakat bisa saling bersilaturahmi, olahraga, khususnya pemuda juga makin maju,” tutur NH. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler