Lagi, Polairud Polda Sulsel Amankan Pelaku Ilegal Fishing | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Lagi, Polairud Polda Sulsel Amankan Pelaku Ilegal Fishing

Published

on

Makassartoday.com – Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Sulsel kembali mengamankan pelaku ilagal fishing di perairan Pangkep, Sulsel, Jumat (5/1/2018) pagi.

Pelaku diketahui seorang nelayan bernama M Darwis (21) alamat Pulau Barrang Caddi, Kabupaten Pangkep. Pelaku melakukan aktivitas ilegal fishing dengan menggunakan potasium sianida (bius ikan) sejak Kamis (4/1/2018).

“Pelaku menggunakan potasium sianida atau bius ikan pada perairan Pangkep, posisi lintang 04°40’000″ S – Bujur 119°09’000″, sekitar zona inti konservasi kapoposan Pulau Suranti, Sulsel,” jelas Dir Polairud Polda Sulsel, Kombes Pol Purwoko Yudianto.

Adapun barang bukti yang disita antaralain, perahu tanpa nama, 2 botol bekas vixal diduga 6 berisi potasium sianida, 1 botol bekas aqua 1,5 diduga berisi potasium sianida, 2 ons diduga potasium sianida, 1 unit kompressor, 1 roll selang dan 1 set sepatu katak, 1 kaca mata selam dan 1buah regulator dan 1 ekor ikan kerapu hidup.

Di lokasi yang sama, Polairud juga memeriksa sebuah kapal tanpa nama melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan potasium
sianida atas tersangka, Tajudin (34), alamat Pulau Karanrang, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Dari tangan Tajuddin, polisi juga menyita 1 perahu tanpa nama, 4 botol potasium sianida, 1 unit konpressor, 1 set sepatu katak dan 1 buah kaca mata selam, 1 buah regulator dan 1 roll selang serta 2 ekor ikan kerapu hidup.

Baca Juga : Polairud Sulsel Tetapkan 3 Tersangka Kasus Ilegal Fishing di Perairan Pangkep

“Kedua nelayan ini diduga melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan potasium sianida (bius ikan) di wilayah pengelolaan perikanan negara RI, sebagaimana dimaksud dalam pasal 84 ayat (1) sub 85 UU 45 thn 2009 tentang perobahan atas UU no 31 thn 2004,” jelas Purwoko Yudianto. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Maling Ponsel Kos-kosan Dibekuk!

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Resmob Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Panakkukaang menggulung seorang tersangka kasus pencucian di salah satu indekos di Jl Penjernihan, Kelurahan Tallo, beberapa waktu lalu.

Tim gabungan dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Haryanto Siga mengamankan tersangka saat tengah berada di belakang Pasar Tello, Jumat (22/6/2018) malam.

Tersangka diketahui bernama Ardiansyah alias Ardi (33), wiraswasta, alamat Jl Abd Sirua, Makassar. Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti hasil curian 1 unit ponsel Samsung Galaxy Mega warna putih di dalam kamar tersangka.

“Tersangka mengakui perbuatannya dan membenarkan bahwa ponsel yang ditemukan di kamar tersangka adalah milik korban,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi.

Sebelumnya tersangka melakukan aksi pencurian ponsel dengan modus berpura-pura menanyakan rumah kos kepada anak korban. Memanfaatkan situasi lengang, tersangka kemudian melakukan aksinya mengambil ponsel yang tersimpan di atas meja, lalu melarikan diri. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Sempat Buron, Pelaku Curas di Cendrawasih Dicokok Petugas

Published

on

By

Makassartoday.com – Hati-hati menggunakan ponsel di pinggir jalan. Pasalnya, aksi perampasan ponsel terhadap pengguna jalan di Makassar mulai marak.

Seperti yang dialami seorang wanita bernama Winni Arlina Sari di Jl Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulsel.
Korban yang saat itu tengah menggunakan ponsel dihampiri dua orang pelaku berboncengan sepeda motor.

Usai melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mamajang 12 Februari lalu, pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Mamajang dipimpin Panit II Ipda Syamsul Bahri.

“Satu pelaku bernama Mustaqim alias Aking berhasil dibekuk, Jumat malam tadi. Pelaku diamankan
saat berada di Jl Landak Baru,” terang Ipda Syamsul Bahri, Jumat (21/6/2018).

Aking dihadapan polisi membenarkan perbuatannya terhadap korban. Dalam aksinya, Aking ditemani oleh rekannya yang saat ini masih buron.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti bukti 1 buah ponsel milik korban serta sepeda motor Yamaha Soul DD 2013 SZ yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kini Aking sudah mendekam di sel Mapolsek Mamajang berdasarkan
Laporan Polisi : LP/ 66/II/2018, tanggal 12 Februari 2018, Restabes Makassar/ Sek Mamajang tentang tindak pidana pencucian dengan kekerasan (curas). (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Bayi Belum Seminggu Ditemukan di Ujung Landasan Bandara

Published

on

By

Makassartoday.com – Warga Dusun Palisi, Kelurahan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulsel, dihebohkan dengan penemuan bayi di pos satpam jalan masuk ujung landasan Bandara Sulthan Hasanuddin, Jumat (22/6/2018) sekitar pukul 09.00 Wita.

Bayi laki- laki diduga berusia belum seminggu ditemukan dalam kondisi masih hidup. Bayi pertama kali ditemukan oleh Sudirman (29), yang bekerja sebagai buruh bangunan bersama lima orang tukang ojek yang stamplas menunggu penumpang di landasan pacuh.

Menurut keterangan saksi, bahwa bayi tersebut belum beberapa lama berada ditinggalkan di lokasi oleh ibu kandungnya. Saat ditemukan, sang bayi terlihat masih dalam keadaan tertidur.

“Kami sedang nongkrong di pos satpam, saat itu kami lihat ada tas kain warna kehitaman yang di atas meja dalam pos satpam, karena penasaran maka kami mengecek tas itu dan ternyata di dalam tas ada berisi seorang anak bayi laki-laki yang sedang terbungkus kain sarung dalam keadaan tertidur,” beber Sudirman.

Dalam tas itu, saksi juga menemukan selembar foto 4X6 berwarna yang diduga gambar milik ibu kandung dari si bayi. Atas kejadian itu, istri Sudirman yang memang dihubungi kemudian datang dan membawa bayi tersebut ke kantor polisi untuk selanjutnya dititip di Puskesmas Mandai dan dilakukan perawatan.

Kasus masih dalam penyelidikan pihak Polres Maros. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya