Terciduk! 3 Pelaku Pemerkosaan Gadis 15 Tahun di Pinrang | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Terciduk! 3 Pelaku Pemerkosaan Gadis 15 Tahun di Pinrang

Published

on

Makassartoday.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Pinrang membekuk tiga pria yang diduga sebagai pelaku pemerkosaan gadis 15 tahun di Desa Makkawaru, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulsel.

Ketiga pelaku diamankan saat bersembunyi di Desa Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Kamis (11/1/2018) sekitar dini hari.

Penangkapan ketiganya didasari LP/17/I/2018/SPKT/PSSL/Res Pinrang, tanggal 11 Januari 2018 disertai surat perintah penagkapan,
Nomor Sp. Kap /03/I/ 2018/ Reskrim, Sp. Kap /04/I/ 2018/ Reskrim, serta Nomor Sp. Kap /05/I/ 2018/ Reskrim.

Adapun empat pelaku tersebut, yakni H aias T (25), peofesi sopir, B alaias A (23), pengangguran serta R alias D (35), profesi petani.

“Pelaku berteman diduga membawa korban ke area perkebunan dan di tempat tersebut, pelaku berteman diduga melakukan pemerkosaan terhadap diri korban secara bergantian,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

Sementara hasil interogasi terhadap pelaku membenarkan perbuatannya telah melakukan pemerkosaan secara bergantian terhadap korban di area perkebunan.

“Ketiga pelaku dibawa saat ini sudah ada di Mapolres Pinrang guna proses hukum lebih lanjut,” tutup Dicky. (Askay Khan)


Advertisement
loading...
Comments

Hukum & Kriminal

Tak Hanya Siswi SMK, Gadis 16 Tahun Ini Juga Mengaku Pernah Diperkosa BS!

Published

on

By

Makassartoday.com – Masih ingat kasus siswi SMK di Makassar yang melahirkan di dalam toilet berinisial AL?. BS (20) pemuda yang diamankan polisi lantaran diduga sebagai pelaku pemerkosaan AL kini menghadapi kasus yang sama.

Seorang gadis berusia 16 asal Kabupaten Enrekang, Sulsel, sebut saja Bunga (samaran) juga mengaku menjadi korban BS. Hal itu diungkapkan Bunga saat melayangkan laporan ke Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar.

“Kami menerima laporan dari gadis ini yang mengaku sebagai korban BS. Korban mengaku diminta melayani pelaku secara paksa di lokasi yang sama dengan korban sebelumnya,” kata Kadis PPPA Makassar, Tendri Andi Pallalo, Senin (22/1/2018).

Tenri menambahkan, akibat perbuatan BS, Bunga tak hanya mengalami trauma namun juga terancam hamil lantaran sudah tiga bulan tak datang bulan. Adapun perbuatan BS menurut pengakuan Bunga terjadi sejak awal Oktober 2016 dan terakhir pada 17 Januari 2018.

“Korban mengaku sudah tiga bulan tidak haid. Korban menyebutkan bahwa perlakuan pelaku dilakukan lebih dari satu kali. Korban saat ini mengalami tekanan batin akibat mengalami kekerasan seksual,” sambung Tenri.

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar guna dilakukan penyelidikan.

Gadis lugu yang sebelumnya menetap di Makassar, tak jauh dari rumah kakak pelaku itu rencananya akan dikembalikan ke pihak keluarga di Kabupaten Enrekang usai proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Dilansir sebelumnya, BS yang berprofesi sebagai kernet angkot dan beralamat di Jl Rajawali 1, Lr 9, Makassar, diciduk polisi saat tengah makan di warung coto Jl Gagak, Makassar, Sabtu (20/1/2018) dini hari.

Dari informasi pihak kepolisian disebutkan bahwa BS telah mengakui perbuatannya dan telah melakukan hubungan suami istri terhadap korban secara paksa di rumah kaka pelaku di Jl Rajawali. BS juga diketahui berstatus residivis kasus yang sama dan pernah menjalani masa hukuman atas kasus pencucian dengan kekerasan (Curas). (Hajji Taruna)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...