Danny-SYL Pantau Harga dan Stok Beras | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Danny-SYL Pantau Harga dan Stok Beras

Published

on

Makassartosay.com – Terkait harga beras yang melonjak tinggi, memaksa Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kepala Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Dirjen Kementan) Sumarjo Gatot Irianto, Kepala Bulog Divisi Regional Sulawesi Selatan, Lusiana Gobel dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto melakukan operasi pasar di sejumlah pasar utama, di Kota Makassar, Sabtu (13/1/2017).

Sesampainya di lokasi, SYL yang didampingi Danny Pomanto langsung menyapa para pedagang dan menanyakan ketersediaan stok beras.


“Cukupkan stoknya? Tidak ada masalah toh dengan harganya? Dan Harganya paling tinggi Rp8.000, ada juga Rp7.500,” ucap SYL di pasar pabaeng-baeng.

Selain itu, rombongan tersebut juga meninjau gudang Bulog Divre Sulsel. Operasi pasar dan kunjungan ke gudang Bulog ini untuk mengetahui perkembangan harga dan stok beras di Sulsel. Dari tinjauan tersebut, diketahui, Ketersediaan beras di Bulog Divre Sulsel mencapai 82.000 ton. Dan Stok beras ini cukup untuk ketahanan 20 bulan ke depan. (*)

Advertisement
Comments

Sulsel

Ikut Bopong Jenazah Nenek Nurung, Kapolres Gowa Tuai Pujian

Published

on

By

Makassartoday.com – Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga ikut terlihat membopong jenazah nenek Dg Nurung dari RSUD Syekh Yusuf, tempatnya dirawat menuju rumah duka, Kamis (19/04/2018) pukul 16.00 Wita.

Almarhuma Dg Nurung, istri dari Dg Ramang, sosok pasangan lansia yang viral di media sosial. Dg Nurung usia diumur 90 tahun setelah sejak lama hidup bersama suami dalam kondisi yang memperihatinkan.

Nenek Nurung bersama suaminya selama
ini menetap di sebuah rumah tak layak huni di wilayah Manggarupi, Kelurahan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Tanpa waktu yang lama, Kapolres Gowa memerintahkan personelnya untuk melakukan pengawalan mobil jenazah ke rumah duka dan juga ikut membantu mengangkat jenazah.

“Saya sangat prihatin dengan pasangan Kakek dan Nenek ini yang mana di masa tuanya hanya berdua dengan hidup yang begitu memprihatinkan. Namun saya juga sangat terharu, bahkan sampai ajal menjemput Nenek Nurung, Daeng Ramang sang suami masih tetap setia mendampingi istrinya,” tandas AKBP Shinto Silitonga.

Sebelumnya, Kapolres Gowa juga menyempatkan menjenguk Nenek Nurung di rumah sakit sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Kapolres juga mengaku salut dengan Dg Ramang yang terlihat setia menemani isteri tercinta selama dirawat di rumah sakit.


Diketahui, sepasang lansia ini tidak memiliki tanda pengenal, KTP, dan tidak memiliki KIS ataupun BPJS Kesehatan.

Usai menjenguk, Kapolres Gowa menjelaskan perihal penyebab nenek Nurung dibawa ke RS Syekh Yusuf 

“Menurut keterangan yang saya dapat di dalam nenek hendak mengambil beras, tapi kemudian terjatuh, dan si kakek yang mendengar kabar istrinya terjatuh langsung ke TKP menjemput nenek dengan naik bentor, dan kondisi nenek Nurung tampak belum stabil, ada lebam di mata kanannya,” jelas Kapolres.

Ia pun mengatakan Dg Ramang juga sedang dalam pemulihan, karena ada sedikit masalah pada penglihatannya.

Sebelum meninggalkan Rumah Sakit, Kapolres Gowa memberikan bantuan untuk meringankan beban sang kakek dan nenek yang sedang mengalami kesusahan.

Sejumlah warga yang menyaksikan pengawalan personel Polres Gowa atas jenazah nenek malang itu mendapat reaksi positif dari warga setempat.

“Jarang-jarang ada perwira polisi mau turun langsung angkat jenazah warga miskin. Bagus memang ini Kapolres ta’,” ujar salah seorang warga. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler