Lagi, Danny Pomanto Salam Punggawa | Makassar Today
Connect with us

Politik

Lagi, Danny Pomanto Salam Punggawa

Published

on

Makassartoday.com – Petahana Pilkada Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto semakin akrab dengan Salam Punggawa atau salam yang diidentikkan dengan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Pilgub Sulsel.

Danny yang tak lain wali kota Makassar, kembali melakukan salam punggawa saat menghadiri resepsi pernikahan di Ballroom Clarion Makassar, Sabtu (13/01/2018) malam.

Secara kebetulan, seorang pemuda yang menghampirinya untuk berfoto bersama merupakan warga asal Gowa. Saat mengetahui jika warga itu berasal dari kabupaten tetangganya, Danny langsung mengajak Salam Punggawa.


“Ayo kita salam punggawa,” ajak Danny sembari disambut antusias oleh pemuda itu sambil momen kebersamaan ini diabadikan lewat kamera.

Diberbagai kesempatan, Danny memang secara terang terangan melakukan Salam Punggawa. Termasuk saat deklarasi bersama pasangannya Indira Mulyasari, belum lama ini.

Danny mengakui, ia bersama IYL Cakka merupakan seperjuangan. Apalagi sama-sama maju lewat jalur perseorangan atau indepeden. Tak salah, jika mereka saling mendukung.

Selain itu, Danny maupun Ichsan berulangkali bertatap muka. Termasuk saat makan bersama di salah satu restoran di Makassar setelah keduanya memasukkan berkas dukungan independen KPU. (*)

Advertisement
Comments

Politik

Agus Akui Akses Publik di CPI Masih Berpolemik

Published

on

By

Makassartoday.com – Sesi tanya jawab pada debat kedua antarkandidat Pilgub Sulsel berlangsung menarik dan banyak kejutan. Termasuk soal pertanyaan Cagub Sulsel, Nurdin Halid (NH) terkait proyek Center Point of Indonesia (CPI) kepada Agus Arifin Nu’mang, cagub paslon nomor urut dua yang juga mantan wakil gubernur.

NH menanyakan soal akses publik di Pantai Losari, khususnya di CPI, kini yang hanya bisa dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke atas. Tidak seperti dahulu, masyarakat bebas bersantai, nyaman, di mana saja di Losari.

Menjawab pertanyaan tersebut, Agus mengakui bahwa proyek CPI di wilayah Pantai Losari, Makassar, hingga kini masih berpolemik. “Masih berpolemik, saya yakin karena proyek ini belum selesai,” jawab Agus saat debat yang berlangsung di Jakarta, Kamis malam (19/4/2018).


“Jika saya sebagai gubernur saya akan menagih ke perusahaan tersebut soal akses publik ke CPI,” lanjut Agus yang diketahui sebagai wakil Syahrul Yasin Limpo, gubernur yang baru saja berakhir masa jabatannya.

Merespons jawaban Agus, NH mengatakan bahwa pemerintah provinsi sebetulnya tak perlu menghabiskan Rp 500 miliar hanya untuk membangun gedung bertingkat-tingkat, seperti yang ada di CPI, sementara hak masyarakat terkait akses publik terenggut.

“Lebih baik uang sebanyak itu untuk menghadirkan lapangan bertaraf internasional di daerah-daerah. Masyarakat bisa saling bersilaturahmi, olahraga, khususnya pemuda juga makin maju,” tutur NH. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler